Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Firman Pratama

Seorang pakar pikiran dan praktisi pendidikan yang membuat dua buah metode dahsyat yaitu Alpha Telepati selengkapnya

Ilmu untuk Penglaris Usaha

OPINI | 18 June 2013 | 10:32 Dibaca: 754   Komentar: 0   1

Ilmu penglaris adalah dua kata yang banyak dicari orang untuk membuat dagangan atau usahanya laku, bahkan sampai diperjuangkan dengan cara apapun juga untuk memiliki ilmu ini. Hanya sayangnya pemahamannya mereka tentang Ilmu penglaris yang salah, mengapa saya katakan salah? Ya tentu saja, sebab mereka mempelajari ilmu ini dengan cara-cara yang aneh misal dengan puasa, mandi kembang dan ritual tumbal serta sejenisnya. Tentu saja ini berlaku di Indonesia, sebab cara-cara seperti ini sudah berlaku sejak dulu nenek moyang kita. Coba deh dilihat, bukankah yang namanya “sesajen” itu adalah warisan nenek moyang kita dan itu menjadi budaya. Sebenarnya apa makna dari sesajen yang digunakan dalam mempelajari ilmu penglaris itu? Bahkan sesajennya ditaruh didepan, dipojok warung/toko, entah itu berupa bunga atau bahkan saya pernah melihat ada sebuah toko yang menaruh sesajen berupa makanan bertingkat, ketika saya iseng bertanya “untuk apa itu?’, mereka menjawab untuk penunggu pasar ini agar membuat rame tokonya.

Lalu saya bertanya lagi, “apa iya penunggu pasar ini mau makan itu bu?”. Ibu itu pun menjawab “ya mas, yang dimakan itu bukan fisiknya tapi saripatinya buktinya kalau sudah sore maka rasa makanan itu hambar”. Terus saya jawab, “oh..itu bu buktinya kalau dimana saripatinya, bukannya semua makanan kalau ibu taruh kena angin bebas maka pasti menguap semua aroma dan rasanya, apalagi dari pagi sampai sore”.

Tapi, itulah fakta di Indonesia yang masih begitu mencintai hal-hal yang mistis padahal sudah ada penjelasa ilmiahnya. Makanan apapun apalagi yang beraroma kuat, ketika dibiarkan terbuka dan terkena angin maka akan terjadi penguapan bagian cairnya, otomatis aroma dan cita rasa juga menguap sehingga mengakibatkan rasa menjadi berkurang. Hal ini adalah proses fisika dan kimia biasa yang bisa dipelajari bukan karena ada makhluk halus yang memakan saripatinya, memang ketika itu dialami oleh nenek moyang jaman dahulu sangatlah wajar sebab pada saat itu belum ada ilmu pengetahuan seperti jaman sekarang. Seharunya jika kita sudah mengenal ilmu fisika, biologi dan kimia harus dilihat dulu dari bidang keilmuan itu bukannya langsung mem-bypass pikiran dengan mengatakan jika hal tersebut dilakukan oleh makhluk halus.

Ilmu Penglaris Usaha, jika saya melihat dari sudut sisi ilmiah maka hal ini bisa kita pelajari. Sebab yang namanya ilmu pasti dipelajari, tapi sebelum mempelajarinya mari kita sepakati bahwa yang namanya ILMU itu adalah ILMU, bukan ILMU itu sesuatu yang MISTIS. Ilmu penglaris Usaha kita samakan posisinya sebagai ILMU Fisika atau ILMU Lainnya, sebab namanya juga ILMU. Jadi setiap orang bisa mempelajarinya, dan pasti bisa jika serius dan mau menerima. Sama halnya dengan belajar ilmu Fisika, semua orang bisa kan belajar, syaratnya mendengarkan guru yang mengajar, mengerjakan tugasnya dan menerima ilmu itu seutuhnya.

Penglaris Usaha, adalah membuat banyak orang datang ke tempat usaha kita. Pertanyaan saya, apakah yang membuat orang itu datang ke tempat kita? Karena melihat ada sesuatu yang akan dia dapatkan ditempat usaha kita (warung,toko,bisnis apapun). Apakah anda sudah memberikan nilai lebih kepada usaha anda? Salah cara untuk Melariskan usaha adalah dengan memperbaiki kualitas diri si pemilik usaha itu, memperbaiki diri artinya memperbaiki pola pikir, memperbaiki semua data yang ada di pikiran bawah sadar. Sebab pikiran bawah sadar memegang peranan 90% terhadap perkembangan diri dan usaha anda. Jika pikiran bawah sadar anda sudah terlatih untuk menerima banyak pelanggan, maka otomatis usaha anda akan ramai dan keuntungan berlipat.

Seperti kisah seorang alumni pelatihan saya yang memiliki banyak counter aroma terapi, dia mengatakan bahwa banyak cabang counter-counternya yang rugi, saat di kelas pelatihan maka dilakukanlah proses modifikasi pikiran bawah sadar dari bapak ini. Setelah data di pikiran bawah sadarnya siap untuk menjadi untung (profit) maka counternya yang awalnya merugi, berikut pesan yang dikirimkan beliau melalui BBM (blackberry messenger) saya.

http://firmanpratama.files.wordpress.com/2013/01/bukti_alumni_pelatihan_amc.jpg?w=351&h=468

Semua kembali ke diri kita, ke diri anda sebagai pemilik usaha. Jika diri kita sudah siap untuk menerima keuntungan dan omzet berlipat, maka hal itu pasti datang. Namun jika anda belum siap, maka tentu hal itu tidak menghampiri anda, maka anda harus menaikkan potensi diri, menaikkan kekuatan pikiran bawah sadar seperti bapak dion yang memiliki counter dari yang awalnya merugi menjadi untung.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jokowi Jadi Presiden dengan 70,99 Juta Suara …

Politik14 | | 22 July 2014 | 18:33

Prabowo Mundur dan Tolak Hasil Pilpres Tidak …

Yusril Ihza Mahendr... | | 22 July 2014 | 17:27

Mudik? Optimalkan Smartphone Anda! …

Sahroha Lumbanraja | | 23 July 2014 | 02:49

Apakah Rumah Tangga Anda dalam Ancaman? …

Agustinus Sipayung | | 23 July 2014 | 01:10

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: