Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Bhtrg

Aku adalah satu diantara mereka dan kamu. Aku hanya bagian dari yang tidak terpisahkan diantara selengkapnya

Menjadi Anak Iblis atau Menjadi Anak Allah?

REP | 31 May 2013 | 07:30 Dibaca: 218   Komentar: 0   1

13699600811937362195

Apa Kata Alkitab?

Allah adalah TUHAN bagi seluruh manusia dan juga bagi setan/iblis. Karena ALLAH menciptakan segala yang ada disegala dimensi, baik dimesi yang konkrit dan abstract. Dalam logika Alkitab/Bible, dalam hal ini manusia dalam dimensinya yang memilki roh, jiwa dan tubuh merupakan sebuah keistimewaan sebagai ciptaan ALLAH. Manusia diberikan kekuasaan untuk mengusai bumi ini seperti yang telah disampaikan kepada ADAM. Namun disisi lain manusia juga dapat menyalahkan kekuasaan yang diberikan ALLAH pada manusia.

Dari sisi alkitab, manusia dapat dipengaruhi kekuatan lain yang dapat mengakibatkan manusia mengalami keanehan, contohnya pada kejadian di Markus 7: 25 seorang anak perempuan yang kerasukan roh jahat. 26. Ibunya datang kepada Yesus untuk mengusir setan itu. 29 Maka kata Yesus kepada perempuan itu: ”Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu. 30. Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar.

Dalam poin dikitab Markus tersebut dapat diketahui bahwa SATAN dapat mengusai/berada dalam tubuh manusia. Padahal manusia yang digambarkan diatas TIDAK BERSEKUTU DAN TIDAK MEMNYEMBAH SATAN ITU. Disanalah dapat dipelajari bahwa setan memilki kuasa untuk menaklukkan manusia. LALU BAGAIMANA DENGAN YANG SENGAJA MENYEMBAH SATAN?

Tawaran IBLIS

Iblis menawarkan kekuasaan bahkan agar sama dengan ALLAH sang pencipta seperti yang ditawarkannya kepada HAWA. Kejadian 3:4  Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati, 3:5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.”

Alkitab menerangkan apa saja tawaran dari iblis ketika Yesus mendapat percobaan:

Matius 4:3-4 mencobai dari KEBUTUHAN ON TIME kita akan berkat TUHAN yang kita miliki pribadi lepas pribadi dalam hal ini sebagai ANAK ALLAH dicobai untuk menunjukkan kuasa yang ada pada-NYA. Disatu sisi menunjukkan kesombongan kita dalam memenuhi kebutuhan/keperluan kita.  Namun jawab YESUS, bahwa hidup ini bukan masalah makan/roti saja namun setiap Firman dari TUHAN dalam arti makanan ROHANI.

Iblis mencobai kita untuk melakukan perbuatan diluar akal sehat manusia, diluar logika manusia bahkan menguji kita melalui iman kita. Ketika iblis meminta menjatuhkan tubuhnya dari bubungan bait Allah dengan logika bahwa karena Yesus anak ALLAH maka Ia akan otomatis memerintahkan Malaikat untuk menatang Yesus sebelum menyentuh tanah dan terluka (Mat 4: 5-6). Terkadang demikianlah kita diyakinkan oleh iblis bahwa kita dapat melakukan hal-hal yang tidak pantas sekalipun dengan garansi bahwa TUHAN akan menyelamatkan kita walaupun apa yang terjadi.

Namun Yesus berkata: Jangan engkau mencobai TUHAN ALLAHMU (7)

Iblis menawarkan segala hal kepada manusia jika menyembahnya. Iblis memilki kuasa untuk menaklukkan bumi ini dengan cara-cara iblis. Manusia yang menyembah iblis dapat menguasai dunia ini karena iblis menjanjikan kekayaan/PESUGIHAN, harga diri/PELET, DUKUN/Ahli ramal, Kuat/ilmu kebal dll. Tetapi harus menyembah kepada iblis. Iblislah yang menjadi tuhannya. Ayat di bawah menegaskan bahwa segala-suatunya seharusnya bersumber dari ALLAH dan ALLAHlah yang layak disembah.

4:8. Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, 9. dan berkata kepada-Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.” 10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”

Dari kedua contoh diatas dapat dikatakan bahwa SATAN dapat berkomunikasi dengan YESUS yang adalah manusia walaupun disisi lain Dia adalah ANAK ALLAH. Contoh itu menyadarkan kita bahwa SETAN juga memilki kuasa untuk mengusai manusia. Lalu bagaimana kuasa penyembah SETAN?

Alkitab menyatakan bahwa setan/iblis juga dapat berkamuflase seolah-olah atas nama TUHAN. Tuhan-tuhan local dalam roh-roh penyembahan yang kita kenal selama ini dapat terus berlanjut hingga sekarang itu karena kuasa setan/iblis itu memang nyata.  Mengapa  demikian? Karena pada awalnya mereka juga memilki kuasa yang diberikan TUHAN pada ciptaanya yang melakukan penyimpangan.  Wahyu 12:7       Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, 12:8 tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga. 12:9 Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.

Lalu seperti yang tertulis didalam  Yakobus 2:19   Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setanpun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar. Dalam arti bahwa para setan juga mengenal dengan baik ALLAH ITU.

Oleh karena itu jika manusia menyembah TUHAN dan ada Tuhan dihati kita maka kita adalah ANAK-ANAK ALLAH  lalu bagaimana dengan mereka yang menyembah roh-roh local, roh gaib dari alam-alam roh yang tidak terdefenisikan itu?  Tentunya mereka membangun rohnya dan bersekutu secara roh-roh dengan iblis/setan tersebut dan mereka adalah ANAK-ANAK IBLIS/SETAN.

Dalam hal ini kita dapat melihat dari BUAH-BUAHnya, jika mereka adalah anak-anak TUHAN maka akan menghasilkan buah-buah ROHANI yang sesuai dengan kehendak TUHAN yang damai dan sukacita.

Jika mereka adalah anak-anak IBLIS maka yang mereka hasilkan adalah buah-buah iblis, melakukan perbuatan perbuatan dosa seperti yang tertulis dalam KITAB, mereka  menyembah berhala, melakuakn PERZINAHAN, menciptakan huru-hara dalam keluarga, misalnya anak membenci orang tuanya, melakukan tindakan yang tidak bermoral dan mengangap wajar hal-hal yang tidak wajar.

Contoh yang terjadi belakangan seorang kakek tua mengawini banyak istri bahkan sangat muda, sehingga orang tua sang anak yang tidak setuju dalam perkawinan itu menjadi lawan bagi sang anak. Anak tidak lagi menghormati orang tua. Merebut istri orang, menwarkan hubungan seks dengan uang.Kehidupan yang tidak wajar dengan saling campur TANPA ADA RASA BERSALAH dan berdosa dan mengangap semua wajar. Semua itu adalah buah-buah iblis. Iblis yang telah didefenisikan dalam Alkitab yang memberikan kuasa, kenikmatan dan ketegaan tanpa merasa malu.

Tapi ingatlah apa kata Alkitab, siapa yang engkau sembah itulah yang akan menjadi hakimmu. Ini adalah ayat dimana jika beresekutu dengan setan maka setannlah yang menjadi HAKIM mereka. Luk 11:19 Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu. (Perkataan Yesus sendiri).

Bagaimana cara setan meghakimi mereka?  Secara dunia akan mendapatkan tumbal bagi sesembahannya, karena mereka mengabdi kepada setan/iblis sehingga mereka berdosa kepada TUHAN dan upah dosa itu adalah MAUT.

Rm 6:23a sebab upah dosa ialah maut. Wajar saja jika kita melihat banyak hal-hal yang aneh diseputaran kehidupan manusia karena persekutuan mereka dengan setan/iblis menghasilkan dosa dan dosa itu mengahasilkan maut.

Hal penghakiman akhir zaman maka Alkitab dengan tegas menerangkan hal ini:

2:4 Sebab jikalau Allah tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman;

Yudas 6: 1:6        Dan bahwa Ia menahan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka, tetapi yang meninggalkan tempat kediaman mereka, dengan belenggu abadi di dalam dunia kekelaman sampai penghakiman pada hari besar,

Untuk itulah diperlukan pengenalan akan TUHAN secara benar sehingga kita tidak mudah untuk terombang ambing dengan roh-roh sesat, gaib dan sebagainya.

Ayub 33:4 Roh  Allah telah membuat aku,  dan nafas Yang Mahakuasa  membuat aku hidup.

Galatia 5:25        Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,

Roma 8:2 Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.

Ibrani 9:14 betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia,supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 6 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 8 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 9 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 10 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 7 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 8 jam lalu

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | 8 jam lalu

Resiko Terlalu Banyak Informasi Diri di …

Opa Jappy | 9 jam lalu

Ketika Sayang Dijadikan Sebuah Alasan Untuk …

Fairusyifa Dara | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: