Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Gordi

Alumnus STF Driyarkara, Jakarta 2012, simak pengalamannya di http://gordyafri.blogspot.com dan http://gordyafri2011.blogspot.com selengkapnya

Belajar Sabar Lewat Tanam Rumput

OPINI | 01 May 2013 | 16:06 Dibaca: 152   Komentar: 6   0

Siang tadi, saya bincang-bincang dengan seorang sahabat. Dia sedang menanam rumput. Dia menamam di tanah yang sudah digembur. Tanah itu pun lembut dan mudah dicangkul.

Tanah itu sebelumnya penuh dengan rumput liar. Rumput yang mengganggu rumputnya. Rumput pengganggu inilah yang dibasmi sebelumnya. Kelak, rumput yang ditanam ini tampak hijau dan tidak diganggu oleh rumput lain.

Katanya, kalau ada rumput pengganggu, rumput yang ditanam itu akan mati. Selain karena rumput pengganggu, ada juga ulat tanah berwarna putih. Makhluk inilah yang memakan akar rumput.

Pekerjaan ini menuntut kesabaran. Kesabaran ternyata tidak mudah. Butuh usaha yang tekun. Tak henti, sahabat saya ini membasmi rumput liar dan ulat putih.

Demi kehidupan rumput, sahabat saya ini giat berjuang dengan sabar. Hidup memang butuh perjuangan. Tak jarang dalam perjuangan itu, timbul rasa putus asa dan kurang sabar. Tidak betah antri di jalan, di warung, di tempat belanja, dan sebagainya. Kesabaran ternyata butuh perjuangan. Dalam hidup mutlak ada kesabaran. Kalau tidak, hidup tidak bertahan lama, bak rumput yang akarnya dimakan ulat putih.

Salam sabar di sore ini.

PA, 1/5/13
Gordi

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemeriksaan di Bandara Sydney Ekstra Ketat …

Tjiptadinata Effend... | | 20 November 2014 | 18:49

Ayo! Berswasembada Pangan Mandiri dari …

Luce Rahma | | 20 November 2014 | 20:23

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40

Monas Kurang Diminati Turis Asing, Kenapa? …

Seneng Utami | | 20 November 2014 | 18:55

Belum Dapat Konfirmasi e-Ticket …

Kompasiana | | 16 November 2014 | 00:48


TRENDING ARTICLES

Islah DPR, Pramono Anung, Ahok, Adian …

Ninoy N Karundeng | 6 jam lalu

Putra Kandias, Kini Ramai Dibully Karena …

Djarwopapua | 7 jam lalu

Ahok, Gubernur Istimewa Jakarta …

Rusmin Sopian | 7 jam lalu

Keberanian Seseorang Bernama Jokowi …

Y Banu | 7 jam lalu

Kesalahan Jokowi Menaikan BBM …

Gunawan | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Kenapa Timnas Selalu Kalah? (Part 2) …

Bayu Teguh | 7 jam lalu

Guru Hebat Pasti Bisa Menulis …

Muthiah Alhasany | 7 jam lalu

Manfaat Tersembunyi Dari Menulis yang Jarang …

Erwin Alwazir | 7 jam lalu

Kepak Sayap Guru Berkendara Aksara …

Ang Tek Khun | 8 jam lalu

Pintu Hatiku Telah Terkunci …

Doni Bastian | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: