Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Taupik Hermansyah

Essence of Financial Science is "Balance" and Essence of Marketing Science is "Relationship"

The “X” Factor Pendakwah

OPINI | 29 April 2013 | 08:08 Dibaca: 610   Komentar: 1   0

Bismillah
The “X” Factor Pendakwah
Ahmad Dhani pernah bilang pada acaranya, apa yang disebut dengan “X” factor?
Yaitu seseorang hanya berdiri di depan panggung dan para penyimaknya langsung terpesona..inilah faktor ‘X” tersebut
Sekarang mari kita lihat fenomena yang ada di Indonesia, para pendakwah yang mempesona tersebut, digemari, disukai, bahkan hanya dengan senyumnya saja itu membuat para jamaah merasa adem, merasa seperti mendapat angin syurga katanya. Sekali lagi hal ini adalah positif, meskipun sebenarnya umat jauh lebih memerlukan ilmu yang lebih banyak lagi.

Seorang tokoh mengatakan bahwa untuk berdakwah dengan masyarakat awam itu sangat-sangat memerlukan faktor daya tarik, karena masyarakat lebih memilih yang menarik ketimbang yang bermanfaat untuknya.
Sedangkan untuk masyarakat yang telah terbiasa dengan kajian-kajian Sunnah, membuka kitab-kitab sunnah, maka faktor daya tarik tersebut menjadi bukan faktor yang utama, bagi mereka yang terutama adalah sedalam apa ilmu pendakwah yang berdiri di depan tersebut..
Insya Allah generasi kedepan kita akan lebih tertarik dengan ilmu dibandingkan pesona yang membawakannya, namun memang tanpa menafikan pesona, karena itu adalah manusiawi.
Wallahu A’lam bishawab

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Foto: Slamet, Raksasa dari Pulau Jawa …

Hendra Wardhana | | 17 September 2014 | 12:29

Referendum Skotlandia, Aktivis Papua Merdeka …

Wonenuka Sampari | | 17 September 2014 | 13:07

Anggota BPK, Jabatan Karier atau Politik? …

Galumbang Sitinjak | | 17 September 2014 | 13:37

Etika Meng-counter Tulisan di Kompasiana …

Samandayu | | 16 September 2014 | 19:16

Setujukah Anda jika Kementerian Agama …

Kompasiana | | 16 September 2014 | 21:00


TRENDING ARTICLES

Percayalah, Jadi PNS Itu Takdir! …

Muslihudin El Hasan... | 5 jam lalu

Yang Dikritik Cuma Jumlah Menteri dan Jatah …

Gatot Swandito | 5 jam lalu

Sebuah Drama di Akhir Perjalanan Studi …

Hanafi Hanafi | 6 jam lalu

Di Airport, Udah Salah Ngotot …

Ifani | 7 jam lalu

Pak Ridwan! Contoh Family Sunday di Sydney …

Isk_harun | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Kenaikan LPG 12 Kg Sebagai Sarana Berbagi …

Bai Ruindra | 7 jam lalu

Mesut Oezil: Playmaker tanpa Dukungan …

Agung Wicaksono | 7 jam lalu

Komunitas Membuka Pintu Rejeki …

Lazismu Pusat | 8 jam lalu

Jogjakarta, 17 September 2014 …

Ahmad Robitul Wafa | 8 jam lalu

Ternyata Gak Gampang Ya, Pak Jokowi …

Heno Bharata | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: