Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Ludfi

Pencinta NKRI dg Pancasila sbg dasar Negara. Cinta damai dalam jalinan persaudaran sebangsa dan setanah selengkapnya

Agama yang Benar Adalah Satu

OPINI | 24 April 2013 | 21:36 Dibaca: 817   Komentar: 57   4

Agama yang benar adalah satu, tapi yang mengaku agamanya (agama yang dipeluknya) yang benar adalah banyak, adalah lebih dari satu.

Bagaimana mungkin agama yang benar lebih dari satu, sebab Tuhan yang benar adalah juga satu . Yang adalah Tuhan yang benar itu memberikan tuntunan-Nya adalah dengan agama yang satu saja , tidak dengan macam-macam agama.

Namun pula, pada masing-masing pemeluk agama mengaku atau meyakini bahwa agama  yang dipeluknya adalah benar atau yang benar ; adalah boleh-boleh saja, adalah sah - sah saja; karena namanya keyakinan namanya pilihan atau namanya yang dianggap benar adalah terserah dirinya, terserah masing-masing orang.

Tapi menjadi tidak benar adalah jika berpendapat atau berkeyakinan bahwa semua agama itu adalah benar, bahwa semua agama yang banyak macam dianut dan banyak orang menjadi penganutnya adalah semua benar. Nah ini pendapat atau pemikiran yang menurut saya adalah tidak benar. Kiranya lebih tepat jika berpendapat kalau semua agama itu baik (dalam tanda petik “Bukan benar” tapi “baik”). Saya mengatakan baik, karena pada dasarnya agama - agama itu menuntun pada perilaku yang baik, memberi ajaran pada yang mengarah hal  kebaikan dalam kontek kehidupan sosial bermasyarakat; atau memberi ajaran atau tuntunan yang dipandang baik atau benar menurut pandangannya, menurut keyakinannya.

Jadi bagaimana kesimpulannya ?

1. ya, agama yang benar adalah satu. Satu yang benar karena Tuhan Yang Maha Kuasa Pencipta alam semesta adalah SATU adanya.

2. Dan yang mengaku agamanya yang benar (bukan paling benar) ya benar pengakuan itu; ya sah saja tentang keyakinannya itu  menurut komunitasnya. Atau menurut pemeluk agama lain ya benarlah pengakuannya itu jika memang dipandang benar olehnya.

3. Lalu kalau agama adalah hanya satu yang benar, bukan semua benar ; apakah tidak boleh ada banyak agama? yaa…. bagaimana yaa….? . Kalau dalam negara yang memperbolehkan adanya rakyatnya, masyarakatnya dengan memeluk berbagai macam agama, adalah tidak persoalan akan adanya banyak macam agama, adanya banyak macam pemeluk agama. Seperti negara kita Indonesia, adalah memberi kebebasan dalam memeluk agama yang memang disyahkan adanya di Indonesia ini. Negara Indonesia berdasarkan Pancasila, jadi yang penting beragama.

4. Kalau menurut Tuhan yang menurunkan agama yang benar itu, bagaimana dengan adanya agama yang tidak benar? . Nah …ini tergantung pada Tuhan yang diimaninya, yang diimani sebagai yang benar.

Misalnya bagi agama Islam, yang adalah Allah Tuhannya, maka tentang adanya agama selain islam tentang adanya pemeluk agama selain islam adalah untuk kehidupan dimuka bumi ini untuk kehidupan di dunia ini  Tuhan Allah membebaskan akan pilihannya, membebaskan umat manusia beragama apapun, tidak ada paksaan dalam beragama. Namun Tuhan kelak memberikan pengadilan-Nya pada kehidupan di akhirat, kehidupan setelah kematian, kehidupan setelah Kiamat. Mengapa demikian ? Ya karena Tuhan Allah sudah memberikan tuntunan, menurunkan ajaran-Nya tentang agama yang benar, memberikan tuntunan melalui utusan-nya yaitu Rasulullah.

Bagimana menurut Tuhan yang diyakini bagi pemeluk agama lain…?, barang kali sama demikian atau bisa tidak sama seperti demikian itu.

up to you….., laah…

salam damai dalam persaudaraan sebangsa dan setanah air, sesama umat manusia.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jokowi Jadi Presiden dengan 70,99 Juta Suara …

Politik14 | | 22 July 2014 | 18:33

Prabowo Mundur dan Tolak Hasil Pilpres Tidak …

Yusril Ihza Mahendr... | | 22 July 2014 | 17:27

Timnas U-23 dan Prestasi di Asian Games …

Achmad Suwefi | | 22 July 2014 | 13:14

Sindrom Mbak Hana & Mas Bram …

Ulfa Rahmatania | | 22 July 2014 | 14:24

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Jokowi Beri 8 Milliar untuk Facebook! …

Tukang Marketing | 12 jam lalu

Selamat Datang Bapak Presiden Republik …

Ahmadi | 13 jam lalu

Perlukah THR untuk Para Asisten Rumah …

Yunita Sidauruk | 14 jam lalu

Jangan Keluar dari Pekerjaan karena Emosi …

Enny Soepardjono | 14 jam lalu

Catatan Tercecer Pasca Pilpres 2014 (8) …

Armin Mustamin Topu... | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: