Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Ludfi

Pencinta NKRI dg Pancasila sbg dasar Negara. Cinta damai dalam jalinan persaudaran sebangsa dan setanah selengkapnya

Agama yang Benar Adalah Satu

OPINI | 24 April 2013 | 21:36 Dibaca: 827   Komentar: 57   4

Agama yang benar adalah satu, tapi yang mengaku agamanya (agama yang dipeluknya) yang benar adalah banyak, adalah lebih dari satu.

Bagaimana mungkin agama yang benar lebih dari satu, sebab Tuhan yang benar adalah juga satu . Yang adalah Tuhan yang benar itu memberikan tuntunan-Nya adalah dengan agama yang satu saja , tidak dengan macam-macam agama.

Namun pula, pada masing-masing pemeluk agama mengaku atau meyakini bahwa agama  yang dipeluknya adalah benar atau yang benar ; adalah boleh-boleh saja, adalah sah - sah saja; karena namanya keyakinan namanya pilihan atau namanya yang dianggap benar adalah terserah dirinya, terserah masing-masing orang.

Tapi menjadi tidak benar adalah jika berpendapat atau berkeyakinan bahwa semua agama itu adalah benar, bahwa semua agama yang banyak macam dianut dan banyak orang menjadi penganutnya adalah semua benar. Nah ini pendapat atau pemikiran yang menurut saya adalah tidak benar. Kiranya lebih tepat jika berpendapat kalau semua agama itu baik (dalam tanda petik “Bukan benar” tapi “baik”). Saya mengatakan baik, karena pada dasarnya agama - agama itu menuntun pada perilaku yang baik, memberi ajaran pada yang mengarah hal  kebaikan dalam kontek kehidupan sosial bermasyarakat; atau memberi ajaran atau tuntunan yang dipandang baik atau benar menurut pandangannya, menurut keyakinannya.

Jadi bagaimana kesimpulannya ?

1. ya, agama yang benar adalah satu. Satu yang benar karena Tuhan Yang Maha Kuasa Pencipta alam semesta adalah SATU adanya.

2. Dan yang mengaku agamanya yang benar (bukan paling benar) ya benar pengakuan itu; ya sah saja tentang keyakinannya itu  menurut komunitasnya. Atau menurut pemeluk agama lain ya benarlah pengakuannya itu jika memang dipandang benar olehnya.

3. Lalu kalau agama adalah hanya satu yang benar, bukan semua benar ; apakah tidak boleh ada banyak agama? yaa…. bagaimana yaa….? . Kalau dalam negara yang memperbolehkan adanya rakyatnya, masyarakatnya dengan memeluk berbagai macam agama, adalah tidak persoalan akan adanya banyak macam agama, adanya banyak macam pemeluk agama. Seperti negara kita Indonesia, adalah memberi kebebasan dalam memeluk agama yang memang disyahkan adanya di Indonesia ini. Negara Indonesia berdasarkan Pancasila, jadi yang penting beragama.

4. Kalau menurut Tuhan yang menurunkan agama yang benar itu, bagaimana dengan adanya agama yang tidak benar? . Nah …ini tergantung pada Tuhan yang diimaninya, yang diimani sebagai yang benar.

Misalnya bagi agama Islam, yang adalah Allah Tuhannya, maka tentang adanya agama selain islam tentang adanya pemeluk agama selain islam adalah untuk kehidupan dimuka bumi ini untuk kehidupan di dunia ini  Tuhan Allah membebaskan akan pilihannya, membebaskan umat manusia beragama apapun, tidak ada paksaan dalam beragama. Namun Tuhan kelak memberikan pengadilan-Nya pada kehidupan di akhirat, kehidupan setelah kematian, kehidupan setelah Kiamat. Mengapa demikian ? Ya karena Tuhan Allah sudah memberikan tuntunan, menurunkan ajaran-Nya tentang agama yang benar, memberikan tuntunan melalui utusan-nya yaitu Rasulullah.

Bagimana menurut Tuhan yang diyakini bagi pemeluk agama lain…?, barang kali sama demikian atau bisa tidak sama seperti demikian itu.

up to you….., laah…

salam damai dalam persaudaraan sebangsa dan setanah air, sesama umat manusia.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Masril Koto Bantah Pemberitaan di …

Muhammad Ridwan | | 23 September 2014 | 20:25

Tanggapan Rhenaldi Kasali lewat Twitter …

Febrialdi | | 23 September 2014 | 20:40

“Tom and Jerry” Memang Layak …

Irvan Sjafari | | 23 September 2014 | 21:26

Kota Istanbul Wajib Dikunjungi setelah Tanah …

Ita Dk | | 23 September 2014 | 15:34

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Habis Sudah, Sok Jagonya Udar Pristono …

Opa Jappy | 5 jam lalu

Jangan Sampai Ada Kesan Anis Matta (PKS) …

Daniel H.t. | 5 jam lalu

Mengapa Ahok Ditolak FPI? …

Heri Purnomo | 8 jam lalu

Apa Salahnya Ahok, Dimusuhi oleh Sekelompok? …

Kwee Minglie | 9 jam lalu

Join dengan Pacar, Siswi SMA Ini Tanpa Dosa …

Arief Firhanusa | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Modern atau Kampungan? …

Alfarizi | 9 jam lalu

Wayang Listrik dalam Panggung Teater …

Trie Yas | 9 jam lalu

Tolong, Jangan Rebutan Jersey Suarez! …

Rizal Marajo | 9 jam lalu

Kenapa Harus Wanita yang Jadi Objek Kalian?? …

Dilis Indah | 10 jam lalu

‘86’ Hati-hati Melanggar Hukum Anda …

Sahroha Lumbanraja | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: