Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Gunawan Eswe

Insan biasa yg mencoba berbagi hal2 melingkupi kita walaupun kecil namun insyaAllah ada manfaatnya.....

Rencana Allah Itu Indah …. SubhanAllah

OPINI | 08 April 2013 | 05:37 Dibaca: 179   Komentar: 0   0

Bismillahirohmanirohim. Jika kita sabar dan menerima apa yang terjadi pada kita, insyaAllah itu yang terbaik dari Tuhan kepada kita. Contohnya adalah kejadian pada diri saya yang tidak jadi bagian dari kecelakaan yang menimpa teman-teman kami, sepulang dari dinas dari luar kota, menginap dua malam. Sedianya aku yang rencananya ikut tim tersebut. Tapi entah apa yang terjadi, aku ternyata tidak jadi diajak ikut, dan justru teman baru di kantor yang ikut perjalanan dinas tersebut. Namanya Yudi.

Sampai suatu malam (sehabis Isya) aku menerima SMS sbb:

“Mas Gunawan apa kabar? Ini Yudi,”

“Alhamdulillah msh Islam dan sehat…pa kabar Yud?”

“Kena kecelakaan mas, aku”

“Musibah”

(karena memang belum ada nama kontak, aku jadi bertanya-tanya….bener gak ya kabar ini?)

“Maaf ini Yudi yg mana?”

“Yudi XXXX….whuaaaa ngga di save hiks,,,”

“Ada 2 Yudi dr XXXX..sori aku ganti hp…address ga bisa ditrsfr”

“Oww Yudi yg baru joint pak…hehehe”

Aku langsung telepon. Memastikan. Ternyata benar adanya, teman-teman terlibat tabrakan beruntun di jalan tol. Namun alhamdulillah, keadaannya tidak ada yang terluka. Hanya mereka pada shock berat.

Dari kejadian ini saya berpikir mendalam. Saat saya tidak jadi diajak serta sebenarnya saya bertanya-tanya dalam hati. Kenapa? Dan mengapa tidak ada seorang teman yang menginformasikan bahwa saya tidak jadi diajak ikut serta? Semua diam. Sepertinya saya dilupakan. Namun demikian, saya menyalami mereka yang akan melakukan perjalanan dinas ke luar kota tersebut saat akan berangkat. Hingga kabar kecelakaan itu saya terima.

Saya akhirnya sadar dan meyakini bahwa ini adalah bentuk anugerah Allah yang harus disyukuri.  Saya bisa menikmati hari libur bersama keluarga (perjalanan dinas itu dilakukan saat hari libur). Bersyukur pula karena teman-teman ternyata tidak mendapat luka yang serius.

Apa yang terjadi pada kita saat ini, bagaimana pun itu. Mari kita syukuri. Yakini itu adalah yang terbaik dari Allah subhanahuwata’ala.  Rencana Allah itu indah, dan kita tidak mampu untuk mengetahui sebelum terjadi…..

Semoga menginspirasi…..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Generasi ‘Selfie’: Bisakah Diandalkan? …

Fandi Sido | | 17 April 2014 | 11:02

Introspeksi Pascapemilu (Kado buat Caleg …

Nurjanah Nitura | | 17 April 2014 | 11:14

Tahan Nafas di Kereta Gantung Ngong Ping …

Eddy Roesdiono | | 17 April 2014 | 15:42

Parkir Sebabkan PAD Bocor …

Eta Rahayu | | 17 April 2014 | 14:54

Inilah Pemenang Kompasiana - ISIC 2014 Blog …

Kompasiana | | 17 April 2014 | 15:52


TRENDING ARTICLES

Meski Tak Punya Ijin, JIS Berani Menolak …

Ira Oemar | 14 jam lalu

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 22 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 22 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 22 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 23 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: