Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Gunawan Eswe

Insan biasa yg mencoba berbagi hal2 melingkupi kita walaupun kecil namun insyaAllah ada manfaatnya.....

Rencana Allah Itu Indah …. SubhanAllah

OPINI | 08 April 2013 | 05:37 Dibaca: 190   Komentar: 0   0

Bismillahirohmanirohim. Jika kita sabar dan menerima apa yang terjadi pada kita, insyaAllah itu yang terbaik dari Tuhan kepada kita. Contohnya adalah kejadian pada diri saya yang tidak jadi bagian dari kecelakaan yang menimpa teman-teman kami, sepulang dari dinas dari luar kota, menginap dua malam. Sedianya aku yang rencananya ikut tim tersebut. Tapi entah apa yang terjadi, aku ternyata tidak jadi diajak ikut, dan justru teman baru di kantor yang ikut perjalanan dinas tersebut. Namanya Yudi.

Sampai suatu malam (sehabis Isya) aku menerima SMS sbb:

“Mas Gunawan apa kabar? Ini Yudi,”

“Alhamdulillah msh Islam dan sehat…pa kabar Yud?”

“Kena kecelakaan mas, aku”

“Musibah”

(karena memang belum ada nama kontak, aku jadi bertanya-tanya….bener gak ya kabar ini?)

“Maaf ini Yudi yg mana?”

“Yudi XXXX….whuaaaa ngga di save hiks,,,”

“Ada 2 Yudi dr XXXX..sori aku ganti hp…address ga bisa ditrsfr”

“Oww Yudi yg baru joint pak…hehehe”

Aku langsung telepon. Memastikan. Ternyata benar adanya, teman-teman terlibat tabrakan beruntun di jalan tol. Namun alhamdulillah, keadaannya tidak ada yang terluka. Hanya mereka pada shock berat.

Dari kejadian ini saya berpikir mendalam. Saat saya tidak jadi diajak serta sebenarnya saya bertanya-tanya dalam hati. Kenapa? Dan mengapa tidak ada seorang teman yang menginformasikan bahwa saya tidak jadi diajak ikut serta? Semua diam. Sepertinya saya dilupakan. Namun demikian, saya menyalami mereka yang akan melakukan perjalanan dinas ke luar kota tersebut saat akan berangkat. Hingga kabar kecelakaan itu saya terima.

Saya akhirnya sadar dan meyakini bahwa ini adalah bentuk anugerah Allah yang harus disyukuri.  Saya bisa menikmati hari libur bersama keluarga (perjalanan dinas itu dilakukan saat hari libur). Bersyukur pula karena teman-teman ternyata tidak mendapat luka yang serius.

Apa yang terjadi pada kita saat ini, bagaimana pun itu. Mari kita syukuri. Yakini itu adalah yang terbaik dari Allah subhanahuwata’ala.  Rencana Allah itu indah, dan kita tidak mampu untuk mengetahui sebelum terjadi…..

Semoga menginspirasi…..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Berburu Gaharu di Hutan Perbatasan …

Dodi Mawardi | | 29 November 2014 | 11:18

Jokowi Tegas Soal Ilegal Fishing, …

Sahroha Lumbanraja | | 29 November 2014 | 12:10

Menjadikan Produk Litbang Tuan Rumah di …

Ben Baharuddin Nur | | 29 November 2014 | 13:02

Kartu Kredit: Perlu atau Tidak? …

Wahyu Indra Sukma | | 29 November 2014 | 05:44

Ikuti Blog Competition ”Warna Warni Indah …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 10:50


TRENDING ARTICLES

Jangan Tekan Ahok Lagi …

Mike Reyssent | 6 jam lalu

Ibu Vicky Prasetyo Ancam Telanjang di …

Arief Firhanusa | 6 jam lalu

Pak Jokowi, Dimanakah Kini “Politik …

Rahmad Agus Koto | 7 jam lalu

Ketika Jonru Murka #KJM …

Alan Budiman | 10 jam lalu

Anak Madrasah Juara 1 Olimpiade Indonesia …

Ahmad Imam Satriya | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Pulau Penyengat, Pulaunya Masjid Raya Sultan …

Akhmad Sujadi | 8 jam lalu

Gerdema: Saatnya Desa Mandiri, Saatnya Desa …

Amelya I. Fatma R. | 8 jam lalu

Selingkuh …

Mamang Haerudin | 8 jam lalu

Miskonsepsi: Fasilitator Pendidikan vs Orang …

Zuhda Mila Fitriana | 8 jam lalu

Analisis Dua Cerita Ulang Imajinatif: Asal …

Astari Kelana Hanin... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: