Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Soraya Hariyani

Mahasiswi Ilmu Perpustakaan dan Informasi FIB UI

Ketika Masyarakat Berkerudung Dianggap Seksi

OPINI | 27 March 2013 | 10:59 Dibaca: 349   Komentar: 0   0

Masih segar dalam ingatan saya ketika sebuah search engine menmpilkan komentar dari para lelaki tentang pendapat mereka terhadap wanita. Ya, semakin maju zaman semakin banyak keingintahuan terhadap sesuatu hal, apalagi tentang wanita. Makhluk indah ini, yang disebut sebagai objek oleh mereka mendapatkan banyak komentar. Berbagai variasi komentar seperti dari sudut pandang kecantikan, pola perilaku, hobi sampai dengan keseksian. Menurut mereka hal-hal seperti ini yang membuat wanita terlihat lebih berbeda.

Bicara tentang keseksian tentunya tidak jauh dari fisik. Ya, jika mau jujur ukuran keseksian tentu lebih banyak memakan porsi seputar tubuh alih-alih perilaku. So, sebagai seorang wanita tentu saya tertarik mendengarkan komen mereka. dan salah satunya tentang keseksian seorang wanita berjilbab dan hey, mari kita coba cermati apa kata mereka tentang ini.

“Cewek berkerudung itu bikin penasaran. Makanya seksi aja”

Simpel, sederhana dan menghina. Begitu maksud saya.

Why?

Yah, sebagai seorang perempuan (dan berkerudung), komen ini seperti menyudutkan perempuan dari sudut pandang yang hanya melihat luarnya saja tanpa mau memahami apa dan bagaimana serta kenapa.

Jadi, masih sesederhana itukah pemikiran mereka? atau sebagian mereka? Tentu ini ada sebab dan akibatnya. Sebabnya jelas dari pengaruh lingkungan, media dan pada akhirnya menjadikan mereka berhipotesis ria (termasuk dalam hal ini saya rasa). Akibatnya tentu keluar komentar2 miring yang menurut saya tidak etis bila dilontarkan kepada mereka yang berjilbab. Belum lagi diposting oleh sebuah search engine yang notabene mendapat pengguna yang cukup banyak.

Semoga dari tulisan ini kita dapat lebih mencermati berbagai hal yang ada di sekitar kita.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

5 Kompasianer Beropini tentang Paspampres …

Kompasiana | | 02 September 2014 | 15:41

Keuntungan-keuntungan dari Kasus Florence …

Andreas Ab | | 02 September 2014 | 12:43

Mengapa Plagiarisme Disebut Korupsi? …

Himawan Pradipta | | 02 September 2014 | 11:59

Menyaksikan Sinta Obong di Yogyakarta …

Bugi Sumirat | | 02 September 2014 | 12:19

Inilah Pemenang Lomba Kompetisi Blog ACC! …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 12:25


TRENDING ARTICLES

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 4 jam lalu

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 6 jam lalu

Halusinasi dan Penyebabnya, serta Cara …

Tjiptadinata Effend... | 7 jam lalu

Vonis Ratu Atut Pamer Kekuatan Mafia Hukum …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

3 Langkah Menjadi Orang Terkenal …

Seneng Utami | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: