Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Masa Depan yang Merdeka adalah Hak Semua Orang

OPINI | 13 February 2013 | 00:48 Dibaca: 156   Komentar: 0   0

Hal yang terjadi saat ini dan tidak terbantahkan oleh siapapun di negeri ini sehingga menghasilkan “kemerdekaan yang semu” dan minimnya tingkat Moralitas HAMPIR 100 % terjadi….RENUNGKANLAH !!!

KARAKTER I

Anak - Belajar Utk Belajar & Belajar - PINTAR ( Minim Karakter ) - Selalu Dilarang - Keterbatasan Berfikir - Tertutup - Takut Terhadap Resiko - Dewasa -Tipe Pekerja - Egois - Tidak Menghargai - Saling Menyalahkan - Pasif - Pembohong - Pembangkang - Selalu Main2 - Tidak tulus - Tidak Peduli - Selalu Mengeluh - Cenderung Menjadi KORUPTOR - Kaya - Tidak bermanfaat ( Tdk Berkah) - Was2 - Dicaci Maki - Minim Kebahagiaan - Kemerdekaan yang semu ( hidup berpura-pura ) Alias MENTAL TEMPE ( Budaya Penjajah dan Dijajah )

Hal Yang Belum terjadi saat ini Mugkin Hanya beberapa Persen dapat dihitung dengan jari padahal hal seperti inilah yang seharusnya diharapkan oleh generasi penerus bahkan hanya kurang dari 5 % merasakannya ( Dengan Notabane nya Negara yang terkaya Sumber Daya Manusia Dan Alamnya Didunia ) Apakah ini yang kita Nikmati dan Rasakan…..? Ternyata TIDAK sama sekali RENUNGKANLAH !!

KARAKTER II

Anak - Bermain Utk Belajar & Bermain - Bebas Berfikir - Terbuka - Kreatif - CERDAS ( Kaya Karakter) - Berani Resiko - Dewasa - Tipe Pencipta Pekerjaan - Bijak - Jujur - Menghargai - Intropeksi diri - Selalu Belajar Dari Salah - Tulus - Peduli - Haram Korupsi - Kaya RAya - Berkah - Bermanfaat - Cendikiawan - Disegani & Dihormati - Bersyukur - Manfaat -

100 % Bahagia & Merdeka Hak Semua Orang. ( Budaya Yang Harus Dlaksanakan SEKARANG JUGA )

Catatan :

Terutama untuk para orang tua dan khususnya orang tua saya sendiri khususnya, cukuplah smoga selalu hidup dengan tenang didunia ini karna telah mendidik kami hingga dewasa dan tidaklah lupa ucapkan terima kasih dan doa saya akan selalu menyertai kalian semua, dan semoga panjang umur dan Bahagia untuk kalian semua, Amiin

Tetapi saatnyalah saya memberikan penghargaan terhadap diri saya dan kasih Kepada Allah SWT, memang agak terlambat untuk sadar terhadap hal - hal yang terjadi pada diri saya khususnya dan terjadi pula budaya yang terjadi dalam hidup ini,tanpa kita sadari hal tersebut sudah menjadi darah & daging semua orang dan Menjadi budaya yang turun temurun terjadi ,dan ternyata kita terjebak pada Budaya yang terjadi pada KARAKTER I

Dan tidak sedikitpun untuk menyalahkan siapapun hal yang terjadi saat ini di NEGERIKU TANAH AIR TERCINTA, tapi saya merasa terdorong untuk merenungkan hal yang terjadi pada budaya yg terdapat pada KARAKTER I tsb dan terdorong pula untuk merubahnya sedikit demi sedikit dari diri saya dan menjadi HARGA MATI untuk saya dan juga sedikit demi sedikit saya terapkan untuk memulai merubah Budaya KARAKTER I untuk menjadi Budaya pada KARAKTER II yang terutama untk Istri dan Putri saya tercinta.Walaupun berat tapi saya menjamin hal ini tidak akan sia-sia,atas Ijin NYA.

Dan ijinkan saya juga kepada kawan-kawan untuk Merendah diri kepada kalian semua, mungkin saya adalah salah satu manusia yang ingin sekali bertekad merubah budaya yang terjadi saat ini dan menghangatkan daging dan darah yang hampir membusuk dinegeri Ini. Kenapa hal tersebut saya lakukan ? …Karena saya sangat prihatin terhadap hal2 yg sudah terjadi dinegeri ini karena sudah menjadi Budaya yang terjadi pada Karakter I, Niat dan keinginan saya bukan untuk apa apa, tetap ijinkanlah niat baik saya untuk mengajak Para pembaca semua untuk merenung sedikit terhadap hal yang terjadi pada kita, orang tua kita, keturunan kita, bahkan tanpa rasa malu hingga sampai para penjabat2 ,wakil rakyat, dan pemerintah NEGERI kita, apakah PANTAS yang kita dapatkan sekarang?…..Pasti Kita Berharap Untuk Tidak Pantas….,

Apakah hanya harapan yang hanya kita punya ? tentu bukan harapan saja yang kita punya melainkan tindakan2 yang mendasarlah yang dibutuhkan Yaitu Mengubah Budaya2 Didikan kita Pribadi,Didikan terhadap anak,dan didikan terhadap orang2 yang kita sayangi untuk menjadi budaya didikan Karakter II.

Pasti pula mungkin kalian bertanya tanya untuk apa saya melakukan ini ,kenapa tidak meneruskan yang ada saja…Yap !!! Setiap orang punya hak untuk menjalani hidupnya, setiap orang2 atas hak & hak, pertanyaan saya adalah apakah kita sudah merdeka akan hak tersebut…….??? ternyata saya menjamin untuk kalian semua bahkan nyawa saya taruhannya,bahwa sesungguhnya yang terjadi pada hak cuma menjadi retorika belaka,melainkan jauh sekali hak atas kemerdekaan yang kita maksud,tanpa dipungkiri kita selalu terhanyut oleh hal2 yang mudah, hal2 yang instan, dan hal2 tanpa kita sadari sendiri menjadikan hak berwujud menjadi beban,dan dengan keterpaksaan yang dihasilkan…apakah kalian membantah,,,,silahkan jika perlu dibantah….apakah kalian setuju …silahkan jika tidak setuju, Tetapi sudah Harga MATI untuk Saya.

Baiklah saya sangat mengakui bahwa hampir 95 % penduduk Indonesia PINTAR, Bahkan tidak sedikit pula Yg mendapatkan beasiswa sampai keluar negeri,dan banyak pula yang disegani karna kepintarannya oleh dunia,tetapi disinilah sayangnya hampir 95 % penduduk kita Pintar - Pintar tetapi hanya 5 % bahkan Kurang dari 5 % yang memiliki kecerdasan,disinilah maksud saya.Karna hampir 95 % pula kita selalu terbawa oleh budaya2 pada KARAKTER I tersebut”’yang berujung KEMERDEKAAN HAK YANG SEMU, apakah masa depan seperti ini yang diharapkan…Pastilah Bukan,tetapi yang terjadi sudah seperti ini ,kita mau apa…yaa yang dapat kita lakukan adalah Mengubah dan mengubah hal hal yang kecil,terutama pada anak2 kita, agar mereka bisa Menjamin Masa Depan Yang Merdeka dengan mengarahkan bukan memaksa,dengan kebijaksanaan bukan keegoisan kita sebagai orang tua, dengan kasih sayang bukan pemanjaan,dengan kiblat KARAKTER II yang kita terapkan…saya menjamin sekali lagi,,,..Pastilah & semoga terwujud MASA DEPAN YANG MERDEKA untuk Hak semua Orang.

Do,a saya Kita bisa saling mendoakan, Smoga Hal ini menjadi bahan renungan dan Terlaksana dengan baik by Proses dengan kesabaran ,Dengan Mewujudkan Niat Baik Pasti ada Jalan, Yang Penting Kita mau Bertindak dan Ber akibat utk mempertanggungjawabkannya.Salam sukses buat semua Terima Kasih ,.By Bobby ( Founder Tiirtin Salon Mode & Tsearch Oblong www.tsearch.digi-crea.com)

Nb : PINTAR tidak berarti Cerdas ( KARAKTER I )

CERDAS sudah pastii PINTAR ( KARAKTER II )

Hal - Hal mendasar yang harus kita lakukan :

  • Ubah kebiasaan mengeluh…bahwa tanpa disadari solusi pada setiap masalah kita sudah ada jawabannya pada diri kita sendiri. (suka INTROPEKSI)
  • Suka Berdo’a
  • Jadikan anak sebagai sahabat bagi orang tua ( Memberikan pengarahan dan mengajarkan anak cara belajar bermain yang baik) Memberikan pengalihan situasi yang disukai anak,sehingga anak akan terhindar pada situasi pertama,contohnya pada hal - hal yang berbahaya,jika memaksa… biarkan saja tetapi masih dengan pengawasan / pengarahan yang penting tidak DILARANG, jika terjadi sesuatu pada anak, maka anak akan tahu resikonya, dan pasti anak tersebut akan belajar dari resiko tersebut dan tidak mengulanginya lagi,( berlaku pada anak yang dibawah 5 tahun,karna masa emas perkembangan otak anak terjadi pada umur 3 tahun, karna anak adalah peniru yang terbaik di DUNIA ,disinilah KARAKTER akan terbentuk ) Buktikan Sendiri dan Bandingkan dengan anak yang lain.
  • Kerja Keras
  • Untuk yang belum menikah ato blm punya anak,cobalah melakukan hal pada poin 1,2,4 & 5 secara konsisten,sabar, secara otomatis pasti akan terasa hasilnya.
  • Hindarkan Face ceMberut pada siapa pun,terrutama pada anak.Tidak membentak Walaupun baik buat orang tua ( sifat egois & Otoriter ), Jika tidak sengaja melakukannya ,Segeralah meminta maaf pada anak, jika tidak segera meminta maaf dan terus menerus dilakukan dengan keegoisan maka tanpa kita sadari anak akan terbentuk rasa pendiam( menjadi dendam dgn sendirinya)dan jika kelak dewasa maka akan berontak,pembangkang dan suka berbohong,yang lebih parah suka melawan orang tua,karna anak juga Manusia yang memiliki hati,” ANAK BAGAI KERTAS PUTIH”Sampai disini dulu smoga bermanfaat……… God Blass U All

SULIT BUKAN BERARTI TIDAK BISA DILAKUKAN

TIDAK ADA JAWABAN YANG MUDAH TAPI MASIH ADA JAWABAN YANG SEDERHANA

Salam

Co FOUNDER D’TiirTin Salon Mode ( Bussines Personal / Familly )

Founder Tsearch Oblong www.tsearch.digi-crea.com) with Friend

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 4 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 5 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 7 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 8 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Ketika Sayang Dijadikan Sebuah Alasan Untuk …

Fairusyifa Dara | 7 jam lalu

Semarak Pesta Rakyat Situ Bungur (Bingkai …

Agung Han | 8 jam lalu

Kenapa Lebih PD Dengan Bahasa Asing Dari …

Seneng | 8 jam lalu

Car Free Day Bukan Solusi …

Nitami Adistya Putr... | 9 jam lalu

ATM Susu …

Gaganawati | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: