Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Baskoro Endrawan

Like to push the door even when it clearly says to "pull" You could call selengkapnya

Kitab Suci Itu Hanya Sekumpulan Kata, Selebihnya Tidak Ada

OPINI | 30 December 2012 | 02:24 Dibaca: 480   Komentar: 0   6

Anda tidak sedang salah membaca judul.

Kitab kitab suci yang berasal dari agama apapun, atau keyakinan manapun sebetulnya hanya berisikan sekumpulan kata kata. Kalimat yang terangkum antara satu dengan lainnya. Selebihnya? Tidak ada apa apanya sama sekali.

Hanya sebuah buku. Yang tidak ada maknanya sama sekali Sekalipun apabila sebagian besar orang di muka bumi ini mengklaim bahwa kitab sucinya adalah yang paling benar dan turun dari wahyu Sang Pencipta sekalipun.

Dia adalah benda mati. Yang walaupun dikemas dalam sampul yang dibuat sedemikian menariknya, tetap saja benda mati. Yang seringkali kita berikan tempat yang ‘terbaik’. Disusun sedemikian rupa secara teratur dan menarik mata disamping buku buku umum lainnya di rak buku kita.

Dijadikan sebuah ‘kelayakan ornamen’ cerminan agamis. Terlihat lusuh karena sering dibaca, dirayakan secara komunal saat tuntas membacanya.  Padahal sejatinya, kalimat kalimat tersebut telah gagal mengutarakan pesan, saat yang membaca pun tidak mau mempergunakan hatinya.

Hati, itu kunci dari kitab kitab suci tadi. Boleh boleh saja anda berbangga hati. Saat sanggup menghafal bait demi bait dari isi yang terdapat di kitab suci tadi. Tapi jangan salah, kemampuan menghafal itu masih berkaitan dengan otak. Belum sampai ke hati.

Banyak. sederetan orang yang mengklaim hafal luar kepala isi dari kitab kitab suci tadi. Ironisnya, semakin sedikit yang mempergunakan hati saat pengamalannya.

Lupakanlah otak. Pergunakan hati. Itu kalau masih mau, kitab kitab suci yang sejatinya sarat mengandung makna, tidak lagi hanya jadi sekumpulan kata kata.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | | 01 September 2014 | 14:02

Karet Loom Bands Picu Kanker …

Isti | | 01 September 2014 | 20:48

Manajemen Pergerakan dan Arah Perjuangan …

Jamesallan Rarung | | 01 September 2014 | 22:12

Florence …

Rahab Ganendra | | 01 September 2014 | 19:09

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 13:48


TRENDING ARTICLES

Ratu Atut [Hanya] Divonis 4 Tahun Penjara! …

Mike Reyssent | 12 jam lalu

Ratu Atut Divonis Empat Tahun Namun Terselip …

Pebriano Bagindo | 12 jam lalu

Katanya Supercarnya 5, Setelah yang Bodong …

Ifani | 12 jam lalu

Benarkah Soimah Walk Out di IMB Akibat …

Teguh Hariawan | 13 jam lalu

Kisah Nyata “Orang Vietnam Jadi …

Tjiptadinata Effend... | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: