Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Emy Kusuma

aku, hidupku, dan semangatku.. love parents

dasar-dasar filsafat

REP | 13 December 2012 | 20:49 Dibaca: 5462   Komentar: 0   0

Dasar-dasar Filsafat dan Hubungan Filsafat dengan Ilmu

· Pengertian Filsafat

1. Secara etimologis, dapat diartikan bahwa filsafat adalah cinta pada kebijaksanaan.

2. Secara semantik , filsafat adalah pengetahuan yang mempelajari hakikat segala yang ada dan yang mungkin ada sedalam-dalamnya yang dilakukan secara radikal dan menyeluruh.

· Peran Filsafat

1. Berfilsafat adalah berpikir radikal (sampai ke akar-akarnya), menyeluruh, dan mendasar. Jadi,  peran filsafat tidak hanya menjawab pertanyaan yang muncul dalam kehidupan, tetapi justru mempersoalkan jawaban yang diberikan.

2. Dapat dikatakan bahawa dengan belajar filsafat semakin menjadikan orang mampu untuk menangani berbagai pertanyaan mendasar manusia yang tidak terletak dalam wewenang metode ilmu-ilmu khusus.

· Ciri-ciri Filsafat

1. Bersifat menyeluruh : berpikir secara luas, tidak membatasi diri dan tidak hanya meninjau dari satu sudut pandang saja.

2. Bersifat mendasar : berpikir secara mendalam dari hal-hal yang kecil sampai yang tidak tampak.

3. Bersifat Spekulatif : hasil pemikiran yang didapat kemudian dijadikan  dasar pemikiran selanjutnya untuk mencari atau mendapat  pengetahuan yang baru.

4. Bersifat Universal : berpikir secara umum dalam mencari kebenaran, dari kebenaran untuk kebenaran tentang segala sesuatu yang dipermasalahkan.

· Objek Filsafat

1. Objek material merupakan tinjauan penelitian.

2. Objek formal merupakan sudut pandang dari bahan penelitian.

· Pengertian Filsafat Ilmu

Penyelidikan tentang ciri-ciri pengetahuan ilmiah dan cara-cara untuk memperolehn fakta-fakta yang terkait di dalamnya.

· Hubungan Filsafat dengan Ilmu

Ilmu mengkaji hal-hal yang bersifat empiris dan dapat dibuktikan. Sedangkan, filsafat mencoba mencari jawaban terhadap masalah-masalah yang tidak bisa dijawab oleh ilmu dan jawabannya bersifat spekulatif.

Ini berarti, apa yang tidak bisa dijawab oleh ilmu, maka filsafat berupaya mencari jawabannya, bahkan ilmu itu sendiri bisa dijadikan objek kajian filsafat. Namun demikian, filsafat dan ilmu mempunyai kesamaan dalam menghadapi objek kajiannya yakni berfikir reflektif dan sistematis, meski dengan titik tekan pendekatan yang berbeda.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Superman Dianggap Dewa (Palsu) dan Bakal …

Suka Ngeblog | | 21 April 2015 | 14:38

Gerakan Non-Tunai dan Peluang Kota Cerdas …

Ratih Purnamasari | | 30 March 2015 | 06:43

Citra Cantik Indonesia Blog Competition: …

Kompasiana | | 21 April 2015 | 11:39

“Belajar Agama Kok Sama Budayawan, Cak …

Robbi Gandamana | | 21 April 2015 | 12:08

[JNE BALI] Kompasiana Blogshop & …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 15:11


TRENDING ARTICLES

Kebenaran Universal Tidak Akan Mampu …

Abu Hisyam | 15 jam lalu

PSSI Beku, FIFA Tunggu Pemerintah Tegakkan …

Zen Muttaqin | 16 jam lalu

Dinasehati Presiden, Ahok Terus Serang …

Rizal Amri | 16 jam lalu

Ismi Riza Juara X Factor 2015? …

Alan Budiman | 17 jam lalu

Kisruh PSSI Jilid III …

Andra Flea | 18 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: