Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Justkrisma

Seorang pengemban kehidupan dalam dunia ini. Dan menjadikan menulis sebuah insparasi kehidupan bagi anak cucu selengkapnya

Sebuah Kata Bijak dalam Lingkungan Keluarga

OPINI | 31 October 2012 | 19:42 Dibaca: 1292   Komentar: 0   0

Kata bijak bila diambil dari kamusbesar.com berarti selalu menggunakan akal budinya serta pandai berkata-kata. Jika hal tersebut dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari jika ada orang yang selalu berkata dengan akal budinya berarti dia bijak. Dalam berkembangannya bijak sangat berarti dalam menyikapi sesuatu hal baik atau buruknya harus disikapi secara bijak.

Tidak mudah memang untuk menjadi seorang yang bijak; baik bijak dalam bertutur kata ataupun menyikapi hal yang terjadi di sekitar kita. Apalagi kita bijak dengan lingkungan keluarga, itu hal yang sulit. Karena keluarga adalah sebuah ‘rumah’ di dalamnya harus teduh, nyaman dan bernuansa positif. Dan kebijakan dalam sebuah keluarga sangat diperlukan sebagai penopang keluarga agar tetap terasa teduh.

1351687131513094499

ilustrasi/sakeena.net

Belajar menjadi bijak di dalam keluarga juga tidak mudah, bukan dilihat dari segi umur ataupun kepribadian, menjadi bijak melampau serentetan pengalaman kehidupan dari kesuksesan hingga kegagalan baik dari segi karir, keuangan, pendidikan, dll. Karena dengan senang susahnya kita dalam mengarungi kehidupan ini, kemampuan kita menganalisa/menyikapi suatu permasalahan di dalam keluarga akan menjadikan kita lebih baik dalam bersikap dan bertutur kata sehingga menjadikan kita lebih bijak.

Sudahkah kita menjadi bijak bagi keluarga kita ? Saya sendiri saja belum bisa melakukan ini secara baik menurut pandangan saya, namun mungkin menurut pandangan orang lain sudah. Karena memang sulit sekali menjadi bijak di dalam sebuah keluarga, namun hal ini tidak menghalangi saya untuk lebih bijak lagi di kemudian hari dengan pengalaman-pengalaman kehidupan di masa yang akan datang yang sudah direncanakan secara baik olehNya.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tertangkapnya Polisi Narkoba di Malaysia, …

Febrialdi | | 01 September 2014 | 06:37

Menjelajahi Museum di Malam Hari …

Teberatu | | 01 September 2014 | 07:57

Memahami Etnografi sebagai Modal Jadi Anak …

Pebriano Bagindo | | 01 September 2014 | 06:19

Kompas TV Ramaikan Persaingan Siaran Sepak …

Choirul Huda | | 01 September 2014 | 05:50

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

BBM Bersubsidi, Menyakiti Rakyat, Jujurkah …

Yunas Windra | 5 jam lalu

Rekayasa Acara Televisi, Demi Apa? …

Agung Han | 6 jam lalu

Salon Cimey; Acara Apaan Sih? …

Ikrom Zain | 6 jam lalu

Bayern Munich Akan Disomasi Jokowi? …

Daniel Setiawan | 7 jam lalu

Kisah Ekslusive Tentang Soe Hok Gie …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | 8 jam lalu

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | 8 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 8 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 8 jam lalu

‘Royal Delft Blue’ : Keramik …

Christie Damayanti | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: