Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Ajinatha

Kaum Proletar buruh para Kapitalis yang kebetulan saja hobby menulis..

Tanda-tanda Kekuasaan Tuhan

OPINI | 23 September 2012 | 13:50 Dibaca: 288   Komentar: 14   4

Kadang situasi dan kondisi berubah begitu cepat sesuai dengan kehendakNya, itulah tandanya manusia tidak berkuasa atas apa pun bahkan atas dirinya sendiri. Tidak ada daya manusia untuk mendahului KehendakNya, selain dari sekedar berencana. Manusia bisa saja merekayasa apa pun, tapi tidak akan bisa merekayasa KehendakNya.

Namun sifat sombongnya  manusia kadang menganggap bisa melakukan apa pun dengan kepintaran dan kecerdikannya, tapi sesungguhnya itu adalah hawa nafsu dan bukanlah kendali akal sehatnya. Hal yang demikianlah yang membuat manusia dalam kerugian, karena apa yang dilakukan hanya akan mendatangkan kemudharatan, baik bagi dirinya mau pun bagi orang lain.

Inilah yang baru kita saksikan dalam Pilkada DKI Jakarta, betapa manusia dikuasai nafsu dan keinginan berkuasa tanpa pernah peduli Kekuasaan Tuhan Yang Berkuasa, sehingga dengan nafsunya mereka merekayasa segala sesuatu untuk meraih kemenangan, sehingga mereka lupa kalau mereka sedang merugi, karena mereka lupa Kalau Tuhan menyaksikan perbuatan mereka.

Sepintar apa pun mereka berencana, namun Tuhan tidaklah menghendaki mereka, dan pada kenyataannya mereka menerima kekalahan. Padahal Tuhan sudah memperlihatkan Tanda-tanda Kekuasaannya, tapi kenyataannya mereka tetap saja tidak bisa menerima kekalahan tersebut. Dan itu artinya mereka pun tidak mengakui Kekuasaan dan Kehendaknya, mereka kembali membuat rencana baru untuk membatalkan Pilkada DKI, dengan berbagai cara menggugatnya ke Mahkamah Konstitusi.

Kita pun akan melihat kebenaran yang sesungguhnya, apakah yang mereka lakukan adalah sebuah kebenaaran, dan Pilkada DKI Jakarta sudah melanggar aturan perundang-undangan, dan apa sebetulnya yang sedang mereka gugat, apakah Tuhan pun meridhoi gugatan mereka. Kalau saja kita mengembalikan segala sesuatunya pada Kekuasaan Tuhan yang Maha berkuasa, tentu kita akan senantiasa ikhlas menerima ketetapanNya.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kontroversi Panjat Pinang dan Serunya …

Kompasiana | | 02 September 2014 | 11:15

Si Gagah yang Terlelap …

Findraw | | 03 September 2014 | 09:17

Ini Nilai Ujian Kuliah Politik Pertanian …

Felix | | 03 September 2014 | 08:39

Oase untuk Anak Indonesia …

Agung Han | | 03 September 2014 | 08:10

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Oposisi Recehan …

Yasril Faqot | 3 jam lalu

Ini Nilai Ujian Kuliah Politik Pertanian …

Felix | 5 jam lalu

Florence Sihombing Disorot Dunia …

Iswanto Junior | 7 jam lalu

Manuver Hatta Rajasa dan Soliditas Koalisi …

Jusman Dalle | 8 jam lalu

Awasi Jokowi, Kita Bukan Kerbau Dungu …

Mas Wahyu | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Transparansi Pengadaan Alutsista di TNI …

Putra Perkasa | 8 jam lalu

Kontroversi Panjat Pinang dan Serunya …

Kompasiana | 8 jam lalu

Ala Backpacker menuju Negri di Atas Awan …

Wilda Hikmalia | 8 jam lalu

Krisis Kesetiaan …

Blasius Mengkaka | 9 jam lalu

Hadiah Istimewa Dari Pepih Nugraha …

Tur Muzi | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: