Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Reza Wahyu

Seorang Manager di Bank BUMN. Hobi membaca dan menulis. Minat di bidang Marketing, Motivasi, dan selengkapnya

Kunci Kebahagiaan

OPINI | 15 August 2012 | 14:10 Dibaca: 217   Komentar: 4   0

Kunci kebahagiaan adalah cinta…
Sungguh menyenangkan ketika kita dicintai, tapi jauh lebih membahagiakan saat kita
mencintai…
Kala kita jatuh cinta, makan terong serasa makan steak!
Segalanya jadi indah dan menyenangkan.
Cinta pertama, kelahiran anak kesatu, mencintai keluarga, semua yang membuat kita
mencintai setulus hati akan memberikan kebahagiaan.
Mencintai membawa kesejahteraan, kekuatan, dan kebahagiaan..
Tapi mengapa kita tidak selalu mencintai sepanjang waktu kepada siapapun?
Karena kita takut. Kita takut ditolak.
Mencintai membutuhkan keberanian.
Berani untuk ikhlas.
Untuk mencintai setulus hati. Tanpa pamrih.
Tanpa keikhlasan kita tak bisa mencintai dengan setulusnya. Sepenuh hati mencintai
membutuhkan keikhlasan.
Dan keikhlasan membutuhkan cinta.
Jadi satu lingkaran yang sempuna. Mencintai-ikhlas-cinta..
Lalu dimanakah titik awalnya kalau cinta dan keikhlasan adalah lingkaran yang tak
terputus?
Mulailah dari lingkaran terkecil.
Belajar mencintai sesuatu atau seseorang yang mudah untuk dicintai dengan setulus
hati, dengan ikhlas.
Cintai anak bayi. Rasakan perasaan jatuh cinta. Bersyukur pada hal-hal yang
sederhana.
Tumbuhkan rasa cinta yang telah terpercik ini menjadi berkobar.
Kembangkan percikan cinta-ikhlas menjadi kobaran cinta-ikhlas.
Besarkan lingkaran cinta-ikhlas menjadi melingkupi diri sendiri. Teman dan keluarga.
Sesama dan bumi.
Bahkan besarkan terus lingkaran cinta-ikhlas hingga musuh-musuh kita.
Perluas lingkaran cinta-ikhlas kita sehingga tidak ada satu pun berada di luar
lingkaran ini.
Dan kita akan temukan, di dalam lingkaran ini; kebahagiaan sejati…

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pengalaman Masa Kecil Membuat Ahok Jadi …

Hendra Wardhana | | 23 November 2014 | 22:44

Pungutan di Sekolah: Komite Sekolah Punya …

Herlina Butar-butar | | 23 November 2014 | 22:08

Masyarakat Kampung Ini Belum Mengenal KIS, …

Muhammad | | 23 November 2014 | 22:43

Saliman, Buruh Biasa yang Cepat Tangkap …

Topik Irawan | | 23 November 2014 | 16:44

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11


TRENDING ARTICLES

Menampar SBY dengan Kebijakan Jokowi …

Sowi Muhammad | 14 jam lalu

Dengan Interpelasi, Jokowi Tidak Bisa …

Ibnu Purna | 15 jam lalu

Rangkuman Liputan Acara Kompasianival Akbar …

Tjiptadinata Effend... | 15 jam lalu

Kenaikan Harga BBM, Pandangan di Kalangan …

Indartomatnur | 16 jam lalu

Pak Jokowi Rasa Surya Paloh …

Bedjo Slamet | 19 jam lalu


HIGHLIGHT

[Cerbung] Cygnus #1 …

Lizz | 10 jam lalu

Transformasi UU Perkawinan, Menuju Pengakuan …

Ferril Irham Muzaki | 10 jam lalu

Jaringan Buruh Migran Indonesia di Hong Kong …

Ida Royani | 10 jam lalu

Musni Umar: Bunuh Diri Lengserkan Presiden …

Musni Umar | 11 jam lalu

Melihat Wajah Ayah …

Deiny Setiyawan | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: