Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Ahmad Taufiq

Berminat di bidang pendidikan, sejarah, ekonomi politik, sastra dan revolusi. Frustasi jadi mahasiswa. Belajar jadi selengkapnya

Pesan Sunan Kalijogo

OPINI | 04 August 2012 | 06:43    Dibaca: 560   Komentar: 0   0

“Anglaras ilineng banyu, angeli ananging ora keli.”

Itulah yang tampak saat aku duduk di teras depan masjid UIN Suka, Jogja. Ucapan Sunan Kalijogo itu artinya kurang lebih mengajak kita untuk menyelaraskan diri dengan arus zaman, tapi jangan sampai terhanyut dalam arus itu.

Memang, terkadang kita temui orang-orang yang maunya hanya ngelawan arus, tapi lebih sering kelelahan dan mati di tengah jalan, atau minimal berbalik arah sebab tak kuat menahan arus. Tipe yang kedua adalah mereka yang sejak awal selalu cari aman, cari enaknya saja. Tipikal yang seperti ini susah untuk dijadikan pelopor. Dan Sunan Kalijogo jauh-jauh hari sudah berpesan pada kita, bahwa zaman memang tidak bisa ditentang. Tapi kita harus punya prinsip, punya pijakan. Sebab dengan itu, kita tidak bakal kebingungan menentukan arah.

Orang yang tak punya tujuan yang jelas, adalah orang yang tidak sadar posisinya ada dimana, hidupnya untuk apa, apa yang harus dilakukan, mengapa sesuatu harus dilakukan dan untuk apa. Ia hanya ikut saja maunya arus. Atau ia menjadi naif. Mengharapkan perubahan atas realita sosial yang menurutnya hancur, lalu dengan serta-merta ia frontal melawan arus itu, dan akhirnya hanya dua, menyerah kelelahan, atau mati.

Alangkah indahnya pesan Sunan Kalijogo itu kalau kita bisa jalankan.

04/08/12

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jumpa Singkat Pasar Malam di Sampit …

S Aji | | 26 May 2015 | 00:25

Lulus S-1 Tanpa Skripsi, Solusi atau Awal …

Faris Saputra Dewa | | 26 May 2015 | 02:17

Wall Garden Kebun Sayur Orang Kota …

Mahaji Noesa | | 25 May 2015 | 22:21

Kereta Malam …

Tasch Taufan | | 24 May 2015 | 14:33

Cara Cerdas Mengkritik Tulisan Orang Lain …

Muhammad Armand | | 25 May 2015 | 21:41


TRENDING ARTICLES

Beras Plastik, Anomali Jokowi, dan Strategi …

Ninoy N Karundeng | 10 jam lalu

Mengapa Seorang Pepih Nugraha Bisa Diundang …

Pepih Nugraha | 10 jam lalu

Meluruskan Opini Publik yang Keliru: Wakil …

Himam Miladi | 11 jam lalu

Wibawa Bupati Subang Ojang Sohandi, Jeblok! …

Jadiah Upati | 13 jam lalu

Saat Timnas Menanti Deadline FIFA, Thailand …

Achmad Suwefi | 19 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: