Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Ahmad Taufiq

Berminat di bidang pendidikan, sejarah, ekonomi politik, sastra dan revolusi. Frustasi jadi mahasiswa. Belajar jadi selengkapnya

Pesan Sunan Kalijogo

OPINI | 04 August 2012 | 06:43 Dibaca: 482   Komentar: 0   0

“Anglaras ilineng banyu, angeli ananging ora keli.”

Itulah yang tampak saat aku duduk di teras depan masjid UIN Suka, Jogja. Ucapan Sunan Kalijogo itu artinya kurang lebih mengajak kita untuk menyelaraskan diri dengan arus zaman, tapi jangan sampai terhanyut dalam arus itu.

Memang, terkadang kita temui orang-orang yang maunya hanya ngelawan arus, tapi lebih sering kelelahan dan mati di tengah jalan, atau minimal berbalik arah sebab tak kuat menahan arus. Tipe yang kedua adalah mereka yang sejak awal selalu cari aman, cari enaknya saja. Tipikal yang seperti ini susah untuk dijadikan pelopor. Dan Sunan Kalijogo jauh-jauh hari sudah berpesan pada kita, bahwa zaman memang tidak bisa ditentang. Tapi kita harus punya prinsip, punya pijakan. Sebab dengan itu, kita tidak bakal kebingungan menentukan arah.

Orang yang tak punya tujuan yang jelas, adalah orang yang tidak sadar posisinya ada dimana, hidupnya untuk apa, apa yang harus dilakukan, mengapa sesuatu harus dilakukan dan untuk apa. Ia hanya ikut saja maunya arus. Atau ia menjadi naif. Mengharapkan perubahan atas realita sosial yang menurutnya hancur, lalu dengan serta-merta ia frontal melawan arus itu, dan akhirnya hanya dua, menyerah kelelahan, atau mati.

Alangkah indahnya pesan Sunan Kalijogo itu kalau kita bisa jalankan.

04/08/12

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 3 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 3 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 4 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 10 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Inovasi, Kunci Indonesia Jaya …

Anugrah Balwa | 8 jam lalu

Hak Prerogatif Presiden dan Wakil Presiden, …

Hendi Setiawan | 8 jam lalu

Sakitnya Tuh di Sini, Pak Jokowi… …

Firda Puri Agustine | 8 jam lalu

Kebohongan Itu Slalu Ada! …

Wira Dharma Purwalo... | 8 jam lalu

Rethinking McDonald’s, Opportunity …

Yudhi Hertanto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: