Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Nosha Gusti Nugraha

melihat situasi dan tulis

Keberhasilan Dimulai Dari Pemimpin yang Adil

OPINI | 14 June 2012 | 13:28 Dibaca: 385   Komentar: 0   0

Keadilan adalah suatu sifat yang berfungsi untuk menjadikan seseorang dan kelompok mendapatkan hak dan kewajibannya dengan kuantitas yang cukup dan menghasilkan kualitas yang baik. oleh karena itu keadilan sudah seharusnya kita jaga agar tidak terjadi perselisihan antar kelompok. manusia atau golongan. Manusia yang adil dalam kehidupan akan dihargai oleh golongannya/kelompoknya. Tentunya keadilan akan dimiliki oleh seseorang yang bijak . dengan sifat bijak tersebut akan menghasilkan keputusan yang adil sesuai dengan kondisi dan permasalahan. Kualitas yang diperoleh dari sifat adil adalah kesejahteraan , kepuasan dan juga kebahagiaan . dengan demikian suatu kelompok akan mendapat kepuasan dan tidak tercerai berai. Tentunya di butuhkan hukum yang dipegang teguh oleh kelompoknya. Karena dengan kuatnya hukum keadilan akan berjalan dengan baik. orang yang melanggar hukum tentunya diadili dengan tegas tanpa memandang status orang tersebut. Seorang pemimpin yang adil memiliki pemikiran yang luas untuk memimpin . mereka akan membangun lingkungannya dengan baik dan tegas. Dia tidak akan mementingkan kelompoknya , melainkan untuk seluruh anggota/rakyatnya. Di butuhkan ketegasan dalam melaksankan hukum yang adil. Karena jika tidak tegas akan membahayakan kelompok tersebut. Hukum akan di permainkan dan di ubah demi kepentingan kelompok tertentu. Tentunya keadilan dapat diperoleh jika seorang pemimpin dan rakyatnya memiliki nilai-nilai budaya yang tinggi. Budaya baik yang di pegang teguh akan mempengaruhi ide-ide yang dapat mengubah lingkungan menjadi lebih baik. sehebat apapun kecerdasaan , kekuatan suatu kelompok namun jika tidak memiliki nilai-nilai budaya yang kuat maka mereka tidak akan adil dalam memimpin negara sehingga tidak tercapainya tujuan suatu negara untuk sejahtera. Ini merupakan suatu kekhawatiran bagi bangsa yang memiliki potensi untuk maju tetapi terhambat oleh pemimpin yang tidak adil. Dibutuhkan keadilan untuk segala organisasi untuk memperoleh tujuannya . semua itu dapat terwujud apabila seorang pemimpin memiliki ketegasan , kekuatan dan kepercayaan oleh rakyatnya . unsur-unsur agar seorang pemimpin mendapatkan kepercayaan di peroleh adalah kewibawaan, bijaksana, jujur dan adil. Jika semua itu dimiliki oleh seorang pemimpin, rakyat akan mencontoh pemimpin tersebut dan mematuhi hukum yang ada karena hukum yang ada sudah terasa adil oleh rakyat. Karakter pemimpin tersebut sudah jarang di temukan. Karena memang keadilan, kejujuran dan tegas menjadi langka ketika hukum dan politik digunakan untuk kepentingan kelompok/partai politik. Sebuah pembangunan tidak merata menyebabkan kecemburuan social dan setiap rakyat merasa bahwa tidak ada keadilan dalam lingkungannya . maka akan terjadi tindakan kriminalitas dalam kehidupan bermasyarakat menjadikan situasi tidak kondusif. keadilan juga sudah jarang dalam kehidupan sehari-hari bahkan dalam lingkungan masyarakat , ekonomi bahkan dalam kehidupan pendidikan. meskipun hukum sudah dibangun namun tetap saja tidak dapat berjalan dengan baik dikarenakan kurang tegasnya penegak hukum yang ada pada lingkuagan tersebut. Masih banyak oknum penegak hukum yang kurang bertanggung jawab dan tidak adil dalam mengadili orang yang bersalah. Tentunya perlu peran masyarakat dan pemerintah dalam mewujudkan lingkungan masyarakat yang adil. Peran penting kita dalam memahami dan mementingkan kepentingan bersama dibandingkan kelompok. peran memiliki sifat jujur dalam bertindak, memiliki sifat bijaksana dan mampu dalam memberikan kebijakan dengan alasan yang logis. Memiliki kewibawaan , sifat organisasi yang transparan terhadap anggotanya dan memiliki kemampuan dalam bidangnya sebagai pemimpin. Memiliki sifat yang tegas dan berwibawa sebagai pemimpin .Pemimpin inilah yang diharapkan kita semua , oleh sebab itu generasi muda sudah seharusnya dilatih mental dan karakternya agar memiliki jiwa pemimpin.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | | 01 September 2014 | 14:02

Karet Loom Bands Picu Kanker …

Isti | | 01 September 2014 | 20:48

Manajemen Pergerakan dan Arah Perjuangan …

Jamesallan Rarung | | 01 September 2014 | 22:12

Florence …

Rahab Ganendra | | 01 September 2014 | 19:09

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 13:48


TRENDING ARTICLES

Pak Jokowi, Saya Jenuh Bernegara …

Felix | 11 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 12 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 12 jam lalu

Ini Pilihan Jokowi tentang Harga BBM …

Be. Setiawan | 13 jam lalu

Ahok Dukung, Pasti Menang …

Pakfigo Saja | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Walikota Kota Bogor Bima Arya Sugiarto …

Hakeem Elfaisal | 8 jam lalu

Guru (di) Indonesia …

Inne Ria Abidin | 8 jam lalu

“Remember Me” …

Ruby Astari | 8 jam lalu

Subsidi BBM: Menguntungkan atau Malah …

Ian Wong | 9 jam lalu

Dua Oknum Anggota POLRI Terancam Hukum …

Imam Muhayat | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: