Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Afnizar Hasan

Saya seorang hamba Allah yang senang membaca juga menulis pengalaman-pengalaman yang mungkin bermanfaat untuk diri selengkapnya

“Hidayah Allah”

OPINI | 07 June 2012 | 12:45 Dibaca: 2374   Komentar: 2   2

Hidayah adalah petunjuk dari Allah yang diberikan oleh hambanya dengan berbagai cara, ada yang dikasih hidayah, melalui mata, pendengaran juga perasaan, tapi semua itu tidak terlepas dari ilmu yang harus di pelajari dan dihayati dengan sungguh-sungguh.

Fiman Allah dalam Al-Qur’an surat Az-zumar ayat 23 : “Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al-Qur’an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang (maksudnya hukum-hukum, pelajaran dan kisah-kisah diulang-ulang menyebutnya dalam AL-Qur’an supaya lebih kuat pengaruhnya dan lebih meresap), gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki Nya, Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka tidak ada seorangpun, pemberi petunjuk baginya.

Semua manusia sebenarnya telah diberikan oleh Allah berupaya Hidayah , bagi orang-orang yang mau berpikir dan merasakan berapa banyak nikmat yang telah diberikan oleh Allah, kepadanya tapi kebanyakan manusia tidak bisa merasakan kenikmatan itu karena didalam hatinya terdapat bermacam-macam penyakit terutama, kesombongan, kemalasan dan selalu melakukan dosa-dosa , sehingga hati nya menjadi buta , seperti Firman Allah didalam AL-Qur’an surat “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka jahannam kebanyakan dari jin dan manusia , mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi)tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah) dan mereka mempunyai telinga (tetapi)tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah), Mereka itu sebagai binatang ternak , bahkan mereka lebih sesat lagi, mereka itulah orang-orang yang lalai” ( Al-Qur’an surat Al-A’raf ayat 179).

Semoga Allah memberikan kita keinginan untuk belajar dan memahami ajaran agama Islam dengan benar agar hidayah itu tidak pergi dari diri dan hati kita dan semoga kita termasuk hamba Allah yang selalu di beri rahmat oleh Nya sampai akhir hayat , kita , Aamiin.

Tags: filsafat

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Melihat Peternakan Nyamuk di Loka Litbang …

Nurlaila Yusuf | | 18 December 2014 | 14:47

Meteorisme, Penyakit Hitler yang …

Gustaaf Kusno | | 18 December 2014 | 12:20

Kompasiana Drive&Ride: “Tantangan …

Kompasiana | | 16 December 2014 | 17:35

Rangkuman Foto: Menyusuri Monumen Penting di …

Bisurjadi | | 18 December 2014 | 14:42

Ikuti Blog Competition ”Warna Warni Indah …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 10:50


TRENDING ARTICLES

Seleb yang Satu Ini Sepertinya Belum Layak …

Adjat R. Sudradjat | 8 jam lalu

Konyolnya Dokumen Hoax Kementerian BUMN Ini …

Gatot Swandito | 9 jam lalu

Menyoal Boleh Tidaknya Ucapkan “Selamat …

Dihar Dakir | 10 jam lalu

Presiden Jokowi Mesti Kita Nasehati …

Thamrin Sonata | 12 jam lalu

Pilot Cantik, Menawan, dan Berhijab …

Axtea 99 | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: