Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Indra Aban Pribadi

Belajar untuk menyampaikan rasa di otak, walaupun itu tidak enak dibaca dan dirasakan. Salam ...

Arti sebuah Kegilaan

OPINI | 23 April 2012 | 05:25 Dibaca: 125   Komentar: 0   0

Hidup di dunia ini kalau tidak gila, pasti tidak dapat bagian ….

Tapi haruskah kita gila untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan???? tentu semua orang menjawab fifty-fifty, tergantung, … dll.

Saya berfikir apakah filosofi “Gila” itu harus dan perlu???  Saya juga bingung menafsirkannya karena sudah terlalu sering merenung atau saya yang “goblok“.

Memang kegilaan itu bukan saja akibat tingkah laku kita, tetapi harus melekat diatas dasar pemikiran manusia itu sendiri, sebagai contoh:  Pejabat yang harus memperbaiki kinerja organisasi haruslah mempunyai visi dan misi, Pengusaha untuk bisa eksis di bidang usaha yang digelutinya harus punya banyak ide. Itu contoh yang bagus….

Tapi lihatlah negara kita ….. terlalu banyak berfikir hingga sampai gila beneran, dari Presiden yang gila pencitraan, pejabat yang gila atas pujian, anggota DPR yang gila buat UU dan kunjungan ke luar negeri, dan juga rakyatnya yang gila mikir sembako naik terus dan UMR yang belum naik-naik (ini sudah gila beneran).

Kita terlalu sering melihat di TV, bahwa negara kita sudah seperti tempat berkumpulnya tempat korupsi, prostitusi, narkotika, teroris, hingga dunia lain. Sudah hebat negara kita ini, hingga sudah bisa menafsirkan arti “gila” yang sebenar-benarnya, sampai tempat para jin-jin berkumpul didatangi untuk ikut-ikut tantangan pula ….

Apakah ini sudah tanda-tanda negara memang gila?

Mulai merenung lagi… mudah-mudahan saya tidak gila memikirkannya

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bergembira Bersama Anak-anak Suku Bajo …

Akhmad Sujadi | | 17 September 2014 | 05:23

Nangkring dan Test Ride Bareng Yamaha R25, …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 06:48

Jokowi Menghapus Kemenag atau Mengubah …

Ilyani Sudardjat | | 17 September 2014 | 13:53

Menempatkan Sagu Tidak Hanya sebagai Makanan …

Evha Uaga | | 16 September 2014 | 19:53

5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam …

Hendra Makgawinata | | 17 September 2014 | 19:50


TRENDING ARTICLES

Ternyata Gak Gampang Ya, Pak Jokowi …

Heno Bharata | 9 jam lalu

Bangganya Pakai Sandal Jepit Seharga 239 …

Jonatan Sara | 10 jam lalu

Invasi Tahu Gejrot …

Teberatu | 11 jam lalu

Percayalah, Jadi PNS Itu Takdir! …

Muslihudin El Hasan... | 13 jam lalu

Yang Dikritik Cuma Jumlah Menteri dan Jatah …

Gatot Swandito | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Hakuna Matata, Selamat Malam …

Den Bhaghoese | 8 jam lalu

Embun Api …

Rahab Ganendra | 8 jam lalu

Hati-Hati Menggunakan Kamera Saku Digital …

Abebah Adi | 8 jam lalu

Hati Kedua …

Joshua Lie | 8 jam lalu

[Fiksi Fantasi] Kalung Lonceng Raja Lori - …

Ghumi | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: