Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Katedrarajawen

"Merindukan Pencerahan Hidup Melalui Dalam Keheningan Menulis" ______________________________ Saat berkarya, kau adalah seruling yang melalui hatinya bisikan selengkapnya

Jimat

OPINI | 07 April 2012 | 01:21 Dibaca: 853   Komentar: 18   1

Sesungguhnya di dalam setiap diri kita memiliki JIMAT yang paling berharga. Tidak usah dicari ke mana-mana. Hanya butuh lahirnya kesadaran!

#
Apakah Anda memiliki JIMAT? Coba periksa dompet Anda! Sudah? Apakah ada tersimpan JIMAT? Tidak ada? Atau di ikat pinggang dan di tangan? Jangan-jangan ada tertanam tersembunyi di bawa kulit?
JIMAT. Nama atau benda yang sudah teramat akrab di masyarakat kita. Waktu saya bekerja di sebuah kampung daerah Tangerang-Banten.

Saya menemukan kebanyakan masyarakatnya memiliki JIMAT. Baik yang tersimpan di dompet, ikat pinggang maupun dipakai di jari. Berupa cincin berhias batu.

Padahal memiliki JIMAT itu banyak pantangannya. Misalnya saat masuk ke WC mesti dilepas.

Banyak bentuk JIMAT yang kita ketahui. Bisa berupa selembar kertas yang ditulis huruf, angka atau simbol. Batu, baju, kayu, atau benda lainnya yang diisi energi tertentu atau metafisika oleh orang yang ahli/spiritualis. Bisa juga berupa susuk yang ditanam pada bagian tubuh tertentu.

Dengan demikian bentuk tersebut memiliki kekuatan supranatural atau sifat gaib. Energi metafisika tergantung kehendaki pemiliknya.

Bisa untuk penglaris, menarik perhatian lawan jenis, tampak berwibawa, dan kebal. Bisa juga untuk menolak bala dan penyakit.

JIMAT. Kita tidak memungkiri memang memiliki kekuatan tertentu. Apabila tidak tentu usaha paranormal yang khusus menyediakan JIMAT sudah bangkrut.

Tetapi pada jaman yang maju ini, usaha per-JIMAT-an justru laris manis. Bahkan sudah terang-terangan ditawarkan melalui berbagai media.

Penggemar JIMAT ini bisa dari tukang becak sampai pejabat tinggi. Bahkan yang sudah intelektual bergelar profesor.

Mengapa kita begitu yakin dan percaya dengan JIMAT? Fenomena apakah ini? Apakah ketidakpercayaan pada kekuatan yang ada di dalam diri sendiri?

Saya tidak ingin membahas soal haram atau tidak memakai JIMAT. Apakah musryk atau halal? Semua itu adalah urusan pribadi.

Pada tulisan ini saya hanya ingin mengatakan, bahwa dalam setiap diri kita. Sesungguhnya Tuhan telah menanamkan sebuah JIMAT yang sangat teramat berharga.

Apakah itu?

JIMAT sakti bin mandraguna itu bernama HATI NURANI. Itulah JIMAT yang sesungguhnya yang mesti kita rawat dan sakralkan. Dijaga siang malam agar sinar Ilahinya selalu memancar terang benderang mengusir kekotoran batin.

Hati Nurani adalah JIMAT yang akan membuat kita menjadi manusia yang sesungguhnya. Paling masyur dan kaya serta mulia sampai selama-lamanya.

Pada akhir tulisan ini, agar tidak munafik. Saya mesti mengakui, bahwa saya memiliki satu JIMAT yang selalu tersimpan di kantong celana atau berada dalam genggaman. Namanya telepon seluler atau ponsel!

Lumayan sakti untuk memantau perkembangan dunia dan berkunjung ke dunia maya. Tapi pantangannya tidak boleh digunakan untuk berselingkuh!
Bukan karena akan kehilangan kesaktiannya. Tapi akan membuat kehilangan muka. Nah, Loh?!

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Produk Indonesia di Tengah Konflik Rusia dan …

Syaripudin Zuhri | | 02 September 2014 | 08:42

Koalisi Merah-Putih Terus Berjuang Kalahkan …

Musni Umar | | 02 September 2014 | 06:45

Serunya Berantas Calo Tiket KA …

Akhmad Sujadi | | 02 September 2014 | 05:55

Tepatkah Memutuskan Jurusan di Kelas X? …

Cucum Suminar | | 01 September 2014 | 23:08

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 13:48


TRENDING ARTICLES

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 1 jam lalu

Halusinasi dan Penyebabnya, serta Cara …

Tjiptadinata Effend... | 3 jam lalu

Vonis Ratu Atut Pamer Kekuatan Mafia Hukum …

Ninoy N Karundeng | 4 jam lalu

3 Langkah Menjadi Orang Terkenal …

Seneng Utami | 6 jam lalu

Koalisi Merah Putih di Ujung Tanduk …

Galaxi2014 | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Yakitori, Sate ala Jepang Yang Menggoyang …

Weedy Koshino | 8 jam lalu

Sebuah Cinta Berusia 60 Tahun dari …

Harris Maulana | 8 jam lalu

Yohanes Surya Intan Terabaikan …

Alobatnic | 8 jam lalu

Mengukur Kepolisian RI Dari Kuching …

Abah Pitung | 8 jam lalu

Xiaomi RedMi 1S “Hajar” Semua Brand …

Andra Nuryadi | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: