Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

M. Iqbal Irfany

Musafir dalam random-walk kehidupan. Tinggal dan studi di Jerman. @iqbalirfany (twitter)

Bismillahi tawakkaltu

REP | 29 March 2012 | 02:26 Dibaca: 2767   Komentar: 0   0

Bismillahi tawakkaltu ‘alallah la hawla wala quwwata illa billah:
Dengan menyebut nama Tuhan, aku bertawakkal kepadaNya. Tiada daya dan kekuatan selainNya.

Wa maa min daabbatin fil ardhi illaa ‘alallahi rizquha:
Tiada satupun makhluk melata di bumi kecuali Allah lah penanggung rizkinya.

Bismillah
Tawakkaltu
‘Alallah

Wa man yattaqillaha yaj’al lahu makhraja, wayarzuqhu min haitsu la yahtasib:
Dan barangsiapa yang bertaqwa (merasa takut, malu, pasrah, berharap) hanya pada Tuhan, maka Ia akan menggelarkan jalan keluar baginya; dan Dia akan memberikan rizqi (karunia, kehormatan, harga diri, ketenangan jiwa) dari jalan yang sama sekali tak diduga.

Persistensi, komitmen meretas mekanisme Tuhan.

Minallah, ilallah, billah, fillah…
Minallah; dari Tuhan kita berasal
Ilallah; kepadaNya kita pasti kembali
Billah, bismillah; dengan asma-Nya, meretas mekanisme-Nya, ridha atas jalan-Nya…
Fillah; senatiasa berada dalam mekanisme-Nya, bersenyawa denganNya, ruang hampa surga tak berkesudahan…

Lihat dan buktikan!

Bismillah
Tawakkaltu
‘alaLlah!!!!

Demi Allah, Tuhan sekalian alam!
Ia menyuruh kita ikhlas
Ia menyuruh kita hidup tanpa tendensi
Ia menyuruh kita menyeru
Ia menyuruh kita tak menggerutu
Ia menyuruh kita jadi provokator kebaikan, pengacau sistematisnya kebatilan
Ia menyuruh kita berfaidah
Khairun-naas anfa’uhum linnas:
Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya

Tuhan…
Bismika
Aku mencoba komitmen jalan ini
Mencoba bermanfaat
Walau dengan sumberdaya yang sebersit
Tak lena kanan kiri, kaul para pencuri mimpi, hujatan para provokator kenikmatan semu, hinaan para pemabuk, hardikan para penghasut, injakan para penjilat

Walau hanya pulang bawa tumpukan kertas-kertas pengetahuan, kitab-kitab tebal, gigabyte file-file investigasi negeri carut marut, akal yang dipaksa terasah! Isi kepala dan dada terus berusaha hanya terisi nurani
Insya Allah

“Wamal hayatud-dunya illa mataa’ul ghurur”
Dan sejatinya kehidupan dunia adalah tipuan yang melenakan!
Ia ibarat bayangan: dikejar takkan terkejar, dihiraukan balik mengerjar. Biarkan, maka Tuhan akan beri kekuatan. Allahu akbar.

Bismika
Aku serahkan segalanya padaMu
Aku pasrahkan jiwa, raga, keluarga padaMu
Mencoba menuju jalan Sang Nabi dan Para Kekasih
Serahkan pada mekanismeMu
Setelah itu: terserah apapun ketentuanMu
Rela terus mencoba, berusaha terus menerus menjadi kekasihMu: Ridha
Dan karena Engkau tak sedikitpun berbuat dzalim pada hambaNya

Bismika
la hawla wa la quwwata illa billah

Published August 30th, 2010 in Hidup dan kehidupan, Spiritual

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Menjelajah Pulau Karang Terbesar di …

Dizzman | | 31 October 2014 | 22:32

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | | 31 October 2014 | 08:42

Hati Bersih dan Niat Lurus Awal Kesuksesan …

Agung Soni | | 01 November 2014 | 00:03

Rayakan Ultah Ke-24 JNE bersama Kompasiana …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 12:53


TRENDING ARTICLES

Susi Mania! …

Indria Salim | 6 jam lalu

Gadis-Gadis berlagak ‘Murahan’ di Panah …

Sahroha Lumbanraja | 9 jam lalu

Pramugari Cantik Pesawat Presiden Theresia …

Febrialdi | 10 jam lalu

Kerusakan Demokrasi di DPR, MK Harus Ikut …

Daniel H.t. | 12 jam lalu

Dari Pepih Nugraha Untuk Seneng Utami …

Seneng | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Sengkuni dan Nilai Keikhlasan Berpolitik …

Efendi Rustam | 10 jam lalu

Wakatobi, Potongan Surga yang Jatuh ke Bumi …

Arif Rahman | 10 jam lalu

Danau Poso, Keelokannya Melahirkan Rindu …

Jafar G Bua | 11 jam lalu

Politik Saling Sandera …

Salman Darwis | 12 jam lalu

Bank Papua, Sponsor Tunggal ISL Musim Depan …

Djarwopapua | 12 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: