Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Hengki Hendrawan

bersama hengkimedia, kita jalin kebersamaan

inilah aku, dan inilah kekuranganku.

FIKSI | 05 March 2012 | 08:17 Dibaca: 508   Komentar: 4   0

inilah aku, dan inilah kekuranganku.
kata kata seperti itu mungkin bisa membuat jenuh jika kita sebutkan kepada pacar kita. namun tanpa kita sadari, ternyata kata kata tersebut mampu melambangkan betapa merendah dan menghargainya kita.
dalam kata tersebut sebenarnya memiliki makna yang cukup untuk menggugah.
maknanya adalah.
inilah aku yang apa adanya diriku tanpa ingin melebih lebihkan, mengunggul unggulkan, berbangga, dan sombong.
sementara tujuannya adalah membuat kita sebagai orang yang mendengar, bisa menerima, mencintai, menyayangi, dan bahkan memahami apa yang seharusnya kita sadari.
inilah aku, dan inilah kekuranganku.
aku lemah, aku tak berdaya, dan aku tak punya apa apa!
namun aku punya cinta yang menguatkan aku, aku punya sayang yang menyadarkan aku, dan aku punya kamu yang menyemangatiku.

motivasi dalam diri kita bukanlah untuk orang lain, melainkan untuk diri kita sendiri.
dengan kata lain, jangan pernah malu untuk mengatakan “inilah aku, dan inilah kekuranganku” kepada orang yang kita cintai.
karna dengan itulah mereka akan belajar mengerti, menyayangi, mencintai, dan memahami kita jauh dari kekurangan kita, bukan dari kelebihan kita.

salam spirit.
hengki hendrawan febriansyah
(R. Febri indra permadi)

Tags: catatanku

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pak Jokowi, Bapak Lihat Ini di Perbatasan? …

Fariastuti Djafar | | 30 January 2015 | 05:51

Saat Mega Mengajarkan “Ini Budi” kepada …

Zainudin Zen | | 30 January 2015 | 10:34

Rasionalitas PDIP yang Jungkir Balik …

Mochamad Syafei | | 30 January 2015 | 09:56

Kampanye Antirokok di Saudi …

Mariam Umm | | 30 January 2015 | 02:26

Ketika Istri Kecanduan Gadget …

Cahyadi Takariawan | | 30 January 2015 | 08:15


TRENDING ARTICLES

Menebak Strategi dan Langkah Presiden …

Harry Purnomo | 7 jam lalu

Jokowi dan Lobi Trisakti; Lepasnya …

Imam Kodri | 8 jam lalu

BG “Pembukaan” Pro JK, …

Hendrik Riyanto | 8 jam lalu

Gaya Kepemimpinan Jokowi vs Rakyat …

Christian Kelvianto | 12 jam lalu

Mengapa Pak JK Kehilangan Panggung? …

Anis Kurniawan | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: