Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Hengki Hendrawan

bersama hengkimedia, kita jalin kebersamaan

inilah aku, dan inilah kekuranganku.

FIKSI | 05 March 2012 | 08:17 Dibaca: 504   Komentar: 4   0

inilah aku, dan inilah kekuranganku.
kata kata seperti itu mungkin bisa membuat jenuh jika kita sebutkan kepada pacar kita. namun tanpa kita sadari, ternyata kata kata tersebut mampu melambangkan betapa merendah dan menghargainya kita.
dalam kata tersebut sebenarnya memiliki makna yang cukup untuk menggugah.
maknanya adalah.
inilah aku yang apa adanya diriku tanpa ingin melebih lebihkan, mengunggul unggulkan, berbangga, dan sombong.
sementara tujuannya adalah membuat kita sebagai orang yang mendengar, bisa menerima, mencintai, menyayangi, dan bahkan memahami apa yang seharusnya kita sadari.
inilah aku, dan inilah kekuranganku.
aku lemah, aku tak berdaya, dan aku tak punya apa apa!
namun aku punya cinta yang menguatkan aku, aku punya sayang yang menyadarkan aku, dan aku punya kamu yang menyemangatiku.

motivasi dalam diri kita bukanlah untuk orang lain, melainkan untuk diri kita sendiri.
dengan kata lain, jangan pernah malu untuk mengatakan “inilah aku, dan inilah kekuranganku” kepada orang yang kita cintai.
karna dengan itulah mereka akan belajar mengerti, menyayangi, mencintai, dan memahami kita jauh dari kekurangan kita, bukan dari kelebihan kita.

salam spirit.
hengki hendrawan febriansyah
(R. Febri indra permadi)

Tags: catatanku

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Andai Masyarakat Tangerang Selatan Sadar, …

Ngesti Setyo Moerni | | 28 November 2014 | 17:27

Dari (Catatan Harian) Kompasiana ke (Sudut …

Lizz | | 28 November 2014 | 16:22

Kampret Jebul: Rumah …

Kampretos | | 28 November 2014 | 15:50

Saran untuk Ahok Cegah Petaka Akibat 100 …

Tjiptadinata Effend... | | 28 November 2014 | 15:30

“Share Your Dreams” dengan Paket …

Kompasiana | | 26 November 2014 | 11:24


TRENDING ARTICLES

Indonesia VS Laos 5-1: Panggung Evan Dimas …

Palti Hutabarat | 3 jam lalu

Timnas Menang Besar ( Penyesalan Alfred …

Suci Handayani | 3 jam lalu

Terima Kasih Evan Dimas… …

Rusmin Sopian | 5 jam lalu

Kongkalikong Dokter dengan Perusahaan Obat …

Wahyu Triasmara | 10 jam lalu

Hampir Saja Saya Termakan Rayuan Banci …

Muslihudin El Hasan... | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Ketika Cacat Kusta Turun ke Jalan …

Dyah Indira | 7 jam lalu

Sayin’ “I Love to Die” …

Rahmi Selviani | 7 jam lalu

SBY Mulai Iri Kepada Presiden Jokowi? …

Jimmy Haryanto | 8 jam lalu

Ratapan Bunga Ilalang …

Doni Bastian | 8 jam lalu

Mulut, Mata, Telinga dan Manusia …

Muhamad Rifki Maula... | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: