
Dibaca: 97
Komentar: 4
Nihil
Jangan mencari penghiburan selain dari Tuhan, karena anda tidak akan pernah terpuaskan. Banyak orang yang mengupayakan penghiburan untuk jiwa mereka yang lesu dari berbagai hal, mulai dari berburu gadget terbaru hingga bergaul dengan orang-orang yang dirasa “seru.” Tapi hal-hal seperti itu takkan pernah memuaskan jiwa kita.
Sebagian orang menyangka, bahwa berbagai aktivitas keagamaan adalah sumber penghiburan bagi jiwa yang penat. Tapi, agama tidak akan pernah juga memuaskan, serohani apapun kelihatannya, bahkan yang konon disebut mujizat! Tak sedikit orang-orang yang pertama kalinya merasa dipuaskan dengan berbagai kata mutiara ataupun mujizat-mujizat, namun lambat laun, jiwanya kembali penat. Mohon dicatat, hal ini bukan berarti saya menganjurkan anda untuk menjauhi aktivitas-aktivitas keagamaan, melainkan menjauhkan diri dari motivasi yang kurang tepat dalam menjalankannya.
Lalu, seperti apakah penghiburan yang sejati–yang dari Tuhan–itu? Sederhana saja. Penghiburan–dan semua hal yang dikaruniakan Tuhan–selalu meluap, selalu mengalir ke luar. Jika anda benar-benar mendapatkan penghiburan dari Tuhan sendiri, anda pasti mampu menghibur orang-orang di sekeliling anda. Demikian pula halnya dengan cinta kasih. Jika cinta kasih yang anda miliki benar-benar berasal dari Tuhan, anda pasti bisa mengasihi semua orang–bahkan mereka yang memusuhi anda.
Kalau Tuhan adalah Sumber dari segala sesuatu, maka apapun yang diberikanNya kepada kita pasti tak mungkin berkurang, melainkan justru memancar terus menerus dari dalam jiwa kita, meluber sampai ke orang-orang di sekeliling kita. Penghiburan dariNya akan senantiasa cukup, bahkan berlimpah-limpah, memampukan kita untuk memberikan penghiburan kepada orang lain lagi. Inilah penghiburan yang sejati.