Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Muhammad Iqbal

menyukai sastra, musik , kesenian , dan khususnya seni beladiri. jatuh cinta dengan alam dan keindahan seisinya.

Filsafat Tao 1

ENG | 06 February 2012 | 17:51 Dibaca: 295   Komentar: 1   0

1. Tao berarti cara/bagaimana

Tao berarti bagaimana/cara:bagaimana/cara sesuatu terjadi,bagaimana sesuatu bekerja. Tao adalah prinsip tunggal yang mendasari semua ciptaan. Tao adalah tuhan.

Tao tidak dapat didefinisikan, sebab sebab ini berlaku pada segalanya. Anda tak dapat mendefinisikan sesuatu di dalam istilahnya sendiri. Jika anda dapat mendefinisikan sebuah prinsip. Ini bukanlah tao. Tao adalah sebuah prinsip. Dilain pihak , ciptaan adalah sebuah proses . demikianlah semuanya: prisip dan proses ,bagaimana dan apa.

Menurut tao semua ciptaan terungkap. Tidak ada jalan lain. Tao tidak bisa didefinisikan tetapi tetapi bisa diketahui. Metodanya adalah meditasi ,atau menghayati apa yang terjadi . dengan menghayati apa yang terjdi,say mulai mengetahui bagaimana hal ini terjadi. Saya mulai memahami tao.

Untuk memahami apa yang terjadi, saya harus mencurahkan perhatian dengan pikiran terbuka. Saya harus membuang prasangka atau bias. Dengan prasangka orang hanya melihat apa yang sesuai dengan prasangka tersebut.

Metoda meditasi dapat berjalan,karena prinsip dan prosesnya , tidak bisa dipisah-pisahkan. Semua proses menyatakan prinsip dasarnya. Ini berarti bahwa saya bisa mengetahui tao. Saya dapat mengetahui Tuhan.

Dengan mengetahui tao, saya mengetahui bagaimana sesuatu terjadi.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Nangkring Bareng Pertamina …

Maria Margaretha | | 29 August 2014 | 23:37

“Curhat Jokowi Kelelep BBM dan Kena …

Suhindro Wibisono | | 29 August 2014 | 16:40

Jose Mujica, Dihormati Meskipun Tidak Punya …

Putu Djuanta | | 29 August 2014 | 14:30

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: Kenapa …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Jogja Terhina, France Tidak Perlu Minta Maaf …

Nasakti On | 5 jam lalu

Rising Star Indonesia, ‘Ternoda’ …

Samandayu | 5 jam lalu

Yogya, Kamar Kos, dan Segarnya Es Krim Rujak …

Wahyuni Susilowati | 9 jam lalu

Doa untuk Mas Vik …

Aiman Witjaksono | 12 jam lalu

Kejadian di SPBU yang Bikin Emosi… …

Ryan M. | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Gojlokan Dian Kelana, Membuatku Kecanduan …

Seneng Utami | 7 jam lalu

Tentang Aktivis Mahasiswa …

Ardiabara Ihsan | 8 jam lalu

Mendahului Perubahan …

Ardiabara Ihsan | 8 jam lalu

Emak, Izinkan Aku Ikut Demo …

Fitria Yusrifa | 9 jam lalu

Insiden Heroik 19 September 1945 …

Www.parikanedansuro... | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: