Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Alphan Danny

Oliphan "School of Art" merupakan tempat serta cara berfikir sederhana dalam menelaah pengertian hidup, sehingga selengkapnya

Hidup Itu ‘Adanya Apa? bukan Apa Adanya’

REP | 16 January 2012 | 03:08 Dibaca: 499   Komentar: 0   0

Jika ada dua buah statement tentang kehidupan yakni ‘hidup itu apa adanya’ dan ‘hidup itu adanya apa’, maka kamu akan memilih yang mana?, Beberapa orang akan memilih ‘hidup itu apa adanya’, karena dari kalimat tersebut menandakan bahwa orang tersebut ‘nrimo’ (istilah bahasa jawa) dalam bahasa Indonesia berarti ‘menerima’. Mereka menerima akan apapun itu yang diberikan oleh Tuhan, apakah itu baik maupun buruk. Sebagian orang mengartikan kata ‘hidup itu apa adanya’ adalah salah satu tanda syukur keikhlasan kita kepada Tuhan yang telah memberikan apapun itu terhadap makhluk-Nya. Namun sebaliknya, menurut beberapa orang kata-kata ‘hidup itu adanya apa’, lebih bersifat konotatif yaitu dekat dengan materialistis. Hal tersebut merupakan salah satu pandangan yang sangat sempit karena jika kita fikir ulang kata-kata ‘hidup itu apa adanya’ maka akan muncul makna ‘KEIKHLASAN dengan rasa PESIMIS yang menyertai. Kata-kata tersebut cenderung menerima apa adanya, tanpa ada perlakuan yang lebih lanjut agar perbaikan hidup tetap berjalan setiap harinya. ‘Hidup itu adanya apa’,kata-kata tersebut memberikan pengertian bahwa hidup itu harus IKHLAS dan SELALU OPTIMIS. Misalnya, ada dua orang yaitu A dan B kita ingin memberi atau menginfakan harta kita untuk keperluan orang lain, maka A (hidup itu apa adanya) akan memberikan apa adanya, dan B (hidup itu adanya apa) akan mengupayakan apapun yang dimilikinya untuk diberikan kepada orang tersebut. Memang kalau kita fikir-fikir makna kedua kalimat tersebut sangatlah berdekatan, namun kita perlu ingat pula bahwa ‘mirip itu tak sama’

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ada Kain Benang Emas dan Ulos Gendongan Bayi …

Piere Barutu | | 24 April 2014 | 22:40

Lost in Translation …

Eddy Roesdiono | | 24 April 2014 | 22:52

PLN Gagap Online …

Andiko Setyo | | 24 April 2014 | 23:40

Drawing AFC Cup U-19: Timnas U-19 Berpotensi …

Primata Euroasia | | 24 April 2014 | 21:28

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12


TRENDING ARTICLES

Ahmad Dhani: Saya Dijanjikan Kursi Menteri …

Anjo Hadi | 9 jam lalu

Partai Manakah Dengan Harga Suara Termahal? …

Chairul Fajar | 10 jam lalu

Siapa yang Akan Bayar Utang Kampanye PDIP, …

Fitri Siregar | 11 jam lalu

Riska Korban UGB jadi “Korban” di Hitam …

Arnold Adoe | 12 jam lalu

Tangis Dahlan yang Tak Terlupakan …

Dedy Armayadi | 15 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: