Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Alphan Danny

Oliphan "School of Art" merupakan tempat serta cara berfikir sederhana dalam menelaah pengertian hidup, sehingga selengkapnya

Hidup Itu ‘Adanya Apa? bukan Apa Adanya’

REP | 16 January 2012 | 03:08 Dibaca: 511   Komentar: 0   0

Jika ada dua buah statement tentang kehidupan yakni ‘hidup itu apa adanya’ dan ‘hidup itu adanya apa’, maka kamu akan memilih yang mana?, Beberapa orang akan memilih ‘hidup itu apa adanya’, karena dari kalimat tersebut menandakan bahwa orang tersebut ‘nrimo’ (istilah bahasa jawa) dalam bahasa Indonesia berarti ‘menerima’. Mereka menerima akan apapun itu yang diberikan oleh Tuhan, apakah itu baik maupun buruk. Sebagian orang mengartikan kata ‘hidup itu apa adanya’ adalah salah satu tanda syukur keikhlasan kita kepada Tuhan yang telah memberikan apapun itu terhadap makhluk-Nya. Namun sebaliknya, menurut beberapa orang kata-kata ‘hidup itu adanya apa’, lebih bersifat konotatif yaitu dekat dengan materialistis. Hal tersebut merupakan salah satu pandangan yang sangat sempit karena jika kita fikir ulang kata-kata ‘hidup itu apa adanya’ maka akan muncul makna ‘KEIKHLASAN dengan rasa PESIMIS yang menyertai. Kata-kata tersebut cenderung menerima apa adanya, tanpa ada perlakuan yang lebih lanjut agar perbaikan hidup tetap berjalan setiap harinya. ‘Hidup itu adanya apa’,kata-kata tersebut memberikan pengertian bahwa hidup itu harus IKHLAS dan SELALU OPTIMIS. Misalnya, ada dua orang yaitu A dan B kita ingin memberi atau menginfakan harta kita untuk keperluan orang lain, maka A (hidup itu apa adanya) akan memberikan apa adanya, dan B (hidup itu adanya apa) akan mengupayakan apapun yang dimilikinya untuk diberikan kepada orang tersebut. Memang kalau kita fikir-fikir makna kedua kalimat tersebut sangatlah berdekatan, namun kita perlu ingat pula bahwa ‘mirip itu tak sama’

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pengalaman Masa Kecil Membuat Ahok Jadi …

Hendra Wardhana | | 23 November 2014 | 22:44

Pungutan di Sekolah: Komite Sekolah Punya …

Herlina Butar-butar | | 23 November 2014 | 22:08

Masyarakat Kampung Ini Belum Mengenal KIS, …

Muhammad | | 23 November 2014 | 22:43

Saliman, Buruh Biasa yang Cepat Tangkap …

Topik Irawan | | 23 November 2014 | 16:44

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11


TRENDING ARTICLES

Menampar SBY dengan Kebijakan Jokowi …

Sowi Muhammad | 13 jam lalu

Dengan Interpelasi, Jokowi Tidak Bisa …

Ibnu Purna | 13 jam lalu

Rangkuman Liputan Acara Kompasianival Akbar …

Tjiptadinata Effend... | 14 jam lalu

Kenaikan Harga BBM, Pandangan di Kalangan …

Indartomatnur | 14 jam lalu

Pak Jokowi Rasa Surya Paloh …

Bedjo Slamet | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Donor Darah di Perancis …

Bayu Teguh | 11 jam lalu

Baru 24 Tahun, Sudah Dua Kali Juara Dunia! …

Jimmy Haryanto | 11 jam lalu

Momentum Pencabutan Subsidi BBM, Memicu Dua …

Dwi Hartanto | 12 jam lalu

Mitos-mitos Seputar Kenaikan Harga BBM …

Axtea 99 | 12 jam lalu

Menggali Potensi Diri dengan Travelling …

Detha Arya Tifada | 13 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: