Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Hamkani Abufikrie

Belajar Membuat Goresan-goresan Kecil Blog: www.hamkani.com

Bisnis Paling Menguntungkan

OPINI | 05 January 2012 | 01:03 Dibaca: 463   Komentar: 0   0

Hanya dengan modal Rp 1.000, Anda akan mendapatkan untung Rp 9.000. Dengan modal satu juta Anda akan mendapatkan keuntungan sembilan juta. Mau?? Berbisnislah dengan Allah.

Kedengarannya aneh. Tak tanggung-tanggung, berbisnis dengan Allah adalah bisnis yang paling tidak masuk akal dilihat dari bagi hasil yang diberikan. Bayangkan saja, adakah bisnis yang berani memberikan hasil 10 kali nilai investasi yang kita tanam? Misalnya kita berinvestasi satu juta rupiah, maka kita akan mendapatkan balasan sepuluh juta rupiah. Hal tersebut bisa kita peroleh kalau kita berinvestasi kepada Allah. Sebab Allah telah menjanjikan balasan 10 kali bahkan lebih untuk setiap satu kebaikan yang kita lakukan.

Tak berlebihan kalau Ustazd Yusuf Mansur dan Ippho Santosa menyebutnya dengan Matematika Allah dalam buku mereka ‘The Miracle of Shadaqah’ dan ‘Tujuh Keajaiban Rezeki’

Tidak seperti matematika yang sering kita pelajari bahwa 1 + 1 = 2, atau 10 - 1 = 9. Dalam matematika Allah 1 + 1 bisa menjadi 27, dan 10- 1 bisa mengasilkan 19, 2 - 1= 11 dan seterusnya.

Mengapa bisa demikian? Perhitungannya begini, Allah menjanjikan bahwa shalat berjamaah lebih tinggi derajatnya 27 kali dari shalat sendirian. Umpama saja ada satu orang yang melaksanakan shalat sendirian dia mendapat satu kebaikan. Ketika ditambah satu orang lagi sehingga menjadi dua orang yang melaksanakan shalat berjamaah, maka keduanya akan mendapatkan 27 kebaikan.

Demikian juga halnya dengan janji Allah tentang balasan sepuluh kali untuk setiap satu kebaikan yang kita lakukan. Misalnya kita mempunyai uang 10.000 rupiah, lalu kita sumbangkan sebesar 1.000 rupiah. Secara kasat mata keadaannya seperti matematika biasa yaitu 10.000 - 1.000 = 9.000. Tapi tidak demikian dengan matematika agama. Maka shadaqah kita yang 1.000 rupiah tersebut akan diganti Allah dengan dengan 10.000. Sehingga uang yang kita miliki menjadi 9.000 + 10.000 = 19.000.

Tapi pada praktiknya sebagian besar dari kita lebih berani berinvestasi di berbagai bidang usaha dengan berbagai resiko yang harus kita hadapi. Mulai dari kerugian sampai pada penipuan yang dilakukan rekan bisnis kita.

Mengapa demikian? Permasalahannya terletak pada keyakinan kita terhadap janji-janji Allah.Seyogyanya sebagai orang yang mengaku Islam dan beriman harusnya yakin dengan setiap yang dijanjikan Allah SWT dan Rasulnya.

Beranikah anda berbisnis dengan Allah? Selamat Mencoba dan dapatkan hasilnya.

Tags: religi

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

TV-One Mencatut 3 Foto Karya Saya …

Harja Saputra | | 01 February 2015 | 09:33

Bedanya Menyisihkan dengan Menyisakan (Uang) …

Rokhmah Nurhayati S... | | 01 February 2015 | 09:26

Mengejar Potensi Ekonomi (Selain) Dari Batu: …

Unggul Sagena | | 01 February 2015 | 00:25

Mengejar Jodoh Ala Anak Muda Saudi …

Mariam Umm | | 31 January 2015 | 19:56

Anggota DPR Dilarang “Ngartis”, …

Kompasiana | | 30 January 2015 | 12:24


TRENDING ARTICLES

Mitologi Jawa dalam Kepemimpinan Jokowi …

Musri Nauli | 14 jam lalu

Sebab Senyapnya KMP di Kegaduhan …

Pebriano Bagindo | 15 jam lalu

Titik Temu, Catatan Kritis untuk Mata Najwa …

Mahi Baswati | 20 jam lalu

Siapa Adu Domba Jokowi dan Megawati? …

Nusantara Link | 21 jam lalu

Menyorot Sisi Humanitas Kisruh Sawito, Samad …

Nararya | 22 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: