Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Gunawan Eswe

Insan biasa yg mencoba berbagi hal2 melingkupi kita walaupun kecil namun insyaAllah ada manfaatnya.....

Apa Tumakninah Sholat Itu?

OPINI | 16 November 2011 | 07:24 Dibaca: 4369   Komentar: 0   0

Tumakninah. Saya selalu mengingat itu. Seingat saya tumakninah, dalam sholat, punya pengertian diam sebentar/sejenak.  Pemahaman itu saya ingat sejak di bangku sekolah dasar dan masih melekat hingga sekarang.  Tumakninah dalam sholat artinya diam sekejap di setiap gerakan sholat. Misalnya kalau ruku, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, maka harus ada waktu untuk diam meskipun sekejap. Tumakninah setahu saya juga merupakan syarat sahnya sholat.  Dalam sebuah kisah nabi pernah memerintahkan seorang mengulang sholatnya karena sholatnya terburu-buru dan tidak ada tumakninah itu.  . . . . (juntat-juntit tok… istilahnya)

Tumakninah juga membuat gerakan sholat, ruku atau sujud misalnya, bisa memberikan manfaat secara nyata bagi tubuh.  Diam sejenak saat sujud memungkinkan darah mengalir ke bagian otak tertentu, yang hanya terjadi bila seseorang dalam posisi sujud. Apalagi bila dalam posisi ini, seseorang bisa khusyu’ dalam doanya.  Tapi jika sujudnya tidak pakai tumakninah/diam sejenak, maka alirah darah belum mencapai bagian otak tersebut, sehingga tidak akan memberikan manfaat yang baik bagi otak/tubuh seseorang yang sedang sujud/sholat. Apalagi bila seseorang tidak pernah sama sekali melakukan gerakan sujud ….

Saat tumakninah (tidak bergerak, diam sejenak itu) yang saya pahami, seseorang yang sedang sholat bisa memanfaatkannya untuk memahami bacaan apa yang telah dibacanya, juga berusaha untuk mengosongkan pikiran (dari hal-hal duniawi) dan sebisa mungkin “menghadirkan” Dzat yang disembah-Nya. Jika tidak bisa ya paling tidak kita berpikir fokus bahwa kita sedang dilihat oleh Yang kita Sembah (Tuhan Yang Mahakuasa). Begitu pesan yang pernah saya ingat dari guru agama di bangku sekolah dulu dan diingatkan oleh para ustadz saat mengaji. Jadi, setiap kali sholat saya selalu ingat tentang tumakninah ini. Kepada anak juga saya ingatkan untuk tumakninah. Mudah2an demikian jg setiap orang yang sedang sholat….

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Anak-anak Penyandang Tiga Huruf …

Rinta Wulandari | | 28 February 2015 | 18:09

Reformasi Sepak Bola Tiongkok Menuju Pentas …

Aris Heru Utomo | | 28 February 2015 | 12:05

Kenapa Harus Makan Nasi? …

Mira Marsellia | | 28 February 2015 | 14:41

Bermain Senapan, Tertembak; American Sniper …

Gaganawati | | 28 February 2015 | 17:25

Kompasiana - SKK Migas-Kontraktor KKS Blog …

Kompasiana | | 14 February 2015 | 13:45


TRENDING ARTICLES

Pemrop DKI Jakarta Membeli UPS Sebelum …

Eusebius Purwadi | 11 jam lalu

Ahok dan Anggota DPRD Bersalah …

Hendra Budiman | 11 jam lalu

#SaveAhok “You Never Walk Alone” …

Dheandra Kusumah | 11 jam lalu

Strategi Ahok Masih Ampuh …

Blind Side | 13 jam lalu

Kisah Sukses Shahrini, Sheikh Siti Jenar, …

Ninoy N Karundeng | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: