Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Hento2008

Praktisi Ayur Hypnotherapy dan Neo Zen Reiki. Menulis adalah upaya untuk mengingatkan diri sendiri. Bila selengkapnya

Apa yang Dimaksud Suara Hati??????

OPINI | 28 October 2011 | 15:28 Dibaca: 3798   Komentar: 3   2

Ketika orang dalam keadaan bingung untuk menentukan pilihan atau mengambil keputusan, sering diberikan nasehat: IKUTI SUARA HATIMU. Namun kebanyakan orang masih juga bingung, suara hati yang bagaimana?

Tanyakan nuranimu sendiri. Ini pun masih membingungkan. Lantas apa patokan bahwa kita sudah mengikuti suara hati?

Dalam setiap hati manusia bersinggasana Dia yang Maha Kuasa. Teori ini sudah banyak diberikan oleh para suci, avatar, dan para nabi. Namun orang masih saja bingung. Sulit memang membedakan antara gemuruhnya pikiran dan suara hati nurani yang sangat halus. Dalam keseharian, pikiran yang dipenuhi oleh keinginan yang menyamankan badan dan selalu ingin menang jauh lebih kuat dari nurani dimana Dia Yang Maha Agung bertahta. Bahkan cenderung tenggelam dalam gemuruh keserakahan dan keinginan untuk menang dan memiliki kelebihan dari sesama manusia. Baik pujian, ketenaran, dan kekuasaan lebih dari yang lain.

Namun jika lebih diteliti dengan seksama, semestinya suara hati nurani yang bening akan terdengar jelas. Lantas bagaimana membedakannya?

Suara yang bening identik dengan suara alam. Suara yang senang berbagi kebaikan, bukan mengutamakan kenikmatan duniawi. Perhatikanlah sifat matahari. Ia senantiasa berbagi, tidak memilah kepada siapa ia memberikan cahayanya. Sifat matahari yang demikian selaras dengan sifat semesta. Matahari adalah alat Dia Yang Mahapemberi untuk menerangi kegiatan manusia. Banyak sekali manfaat cahaya ataupun panas matahari membantu aktivitas manusia. Berbagilah demi keuntungan banyak orang. Itulah suara hati yang murni.

Sifat air yang senantiasa mengalir ke tempat yang lebuh rendah berarti memberikan kehidupan terhadap sesama. Ini pula suara hati. Hiduplah selaras dengan sifat alam. Berbagilah kehidupan terhadap sesama. Penuhilah kehausan sesama dan lingkungan dengan berbagi kesenangan. Berikanlah kesejukan bagi sesama ketika sahabat atau temanmu membutuhkannya.

Sifat bumi adalah senantiasa memberikan manfaat untuk memberikan hasil bumi yang dibutuhkan manusia untuk melangsungkan kehidupan. Ia senantiasa memberi walaupun diinjak oleh manusia. Ia senantiasa memberikan makanan untuk menunjang kehidupan manusia. Ia berada di bawah kaki kita, namun ia begitu murah berbagi. Tirulah sifat bumi yang senantiasa berbagi walaupun dihinakan. Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan. Balaslah kejahatan dengan kasih. Jika tidak bisa, upayakanlah paling tidak, tidak menyakiti.

Sifat laut yang luas. Laut bersifat mendaur ulang. Air bagaimanapun kotornya, begitu masuk laut, akan didaur ulang kembali menjadi air yang bersih melalui proses penguapan. Jadilah air hujan yang sudah dimurnikan. Sifat lautan yang memurnikan berarti kapabilitas manusia untuk senantiasa memaafkan. Dan itu bukan hal yang mustahil. Tergantung sifat keilahian yang begema dalam diri manusia.

Itulah sifat yang selaras dengan alam. Jadi yang dimaksud dengan suara hati adalah keselarasan hidup dengan sifat-sifat alam. Sifat yang lebih mengutamakan kepentingan umum. Bukan golongan, kelompok atau diri sendiri…. Karena kita hidup dalam lautan energi kebersamaan. Bukan pulau-pulau yang terpisah tanpa disatukan oleh lautan energi…

Itulah sifat yang dimuliakan oleh Tuhan………….

Itulah pula suara nurani kita……….

Itulah juga suara hatimu…………..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

“Bajaj” Kini Tak Hanya Bajaj, …

Hazmi Srondol | | 19 September 2014 | 20:47

Ekonomi Kemaritiman Jokowi-JK, Peluang bagi …

Munir A.s | | 19 September 2014 | 20:48

Imbangi Valencia B, Indra Sjafrie Malah …

Djarwopapua | | 19 September 2014 | 14:17

Kiat Manjakan Istri agar Bangga pada …

Mas Ukik | | 19 September 2014 | 20:36

Rekomendasikan Nominasi “Kompasiana …

Kompasiana | | 10 September 2014 | 07:02


TRENDING ARTICLES

ISIS Tak Berani Menyentuh Perusahaan yang …

Andi Firmansyah | 7 jam lalu

Mencoba Rasa Makanan yang Berbeda, Coba Ini …

Ryu Kiseki | 8 jam lalu

Fatin, Akankah Go Internasional? …

Orang Mars | 8 jam lalu

Timnas U23 sebagai Ajang Taruhan… …

Muhidin Pakguru | 11 jam lalu

Wajar, Walau Menang Atas Malaysia, Peringkat …

Achmad Suwefi | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Ketika Calo Berkeliaran di Baitulharam …

Choirul Huda | 8 jam lalu

BPJS dAN KJS Sangat Membantu Masyarakat …

Sony Hertanta | 8 jam lalu

Penipuan Bermodus Penangkapan!!! (Silahkan …

Christian Kelvianto | 8 jam lalu

Yuk, Jadi Pengguna Elpiji yang Cerdas dan …

Yoseph Purba | 8 jam lalu

Konsep Unik Band dengan Bertopeng …

Anto Karsowidjoyo | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: