Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Khilmiya Nur

seorang wanita yang berhasrat meraih surga di dunia dan akhirat

HIDUP ADALAH PILIHAN

OPINI | 16 October 2011 | 03:46 Dibaca: 1976   Komentar: 1   1

Hidup adalah pilihan. Kata-kata ini sering didengar tapi sulit untuk menjalaninya. Kalau benar hidup adalah pilihan seharusnya takkan ada kata duka, nestapa, sedih, sengsara dan kata-kata lain yang mewakili kegelapan.

Kala hidup terasa gelap dan tak mampu mengatasinya maka manusia akan mengatakan itulah takdir. Jadi bagaimana kita harus menghadapi kehidupan? Sebagai pilihan ataukah sekadar takdir yang harus dijalani dengan kepasrahan?

Saya rasa hidup adalah keduanya. Karena takdir adalah sebuah pilihan dalam menjalani dan menikmati hidup. Kala kemalangan datang, maka kala kita bangkit, mengamati keneaa kemalangan menimpa kita lalu kita memperbaiki hidup kita dengan belajar mengatasi kemalangan maka itulah menghadapi takdir yang sesungguhnya. Kala kita hanya berduka dan menyalahkan sesuatu yang kita tuduh dengan kata takdir maka itu adalah keterpurukan.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pelajaran Akan Filosofi Hidup dari Pendakian …

Erik Febrian | | 18 April 2014 | 10:18

Memahami Penolakan Mahasiswa ITB atas …

Zulfikar Akbar | | 18 April 2014 | 06:43

Curhat Dinda dan Jihad Perempuan …

Faatima Seven | | 17 April 2014 | 23:11

Sandal Kelom, Sandal Buatan Indonesia …

Acik Mdy | | 18 April 2014 | 00:40

Inilah Pemenang Kompasiana - ISIC 2014 Blog …

Kompasiana | | 17 April 2014 | 15:52


TRENDING ARTICLES

Semen Padang Mengindikasikan Kemunduran ISL …

Binball Senior | 5 jam lalu

Senjakala Operator CDMA? …

Topik Irawan | 6 jam lalu

Tips Dari Bule Untuk Dapat Pacar Bule …

Cdt888 | 7 jam lalu

Seorang Ibu Memaafkan Pembunuh Putranya! …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Manuver Amien Rais Menjegal Jokowi? …

Pecel Tempe | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: