Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Bona

Pencinta dunia, pendamba perdamaian dan perindu kesejahteraan bagi semua...

Kecaman Atas Ketidak-patutan

OPINI | 11 October 2011 | 18:13 Dibaca: 67   Komentar: 0   0

Catatan alakadar tentang teks dari Lukas 11: 42 – 46.

Bacaan kitab suci hari ini (12/10/2011) merupakan lanjutan dari bacaan kemarin (11/10/2011). Ada beberapa hal yang dikecam Yesus dalam teks ini. Yang pertama, sikap yang tidak seimbang, membayar persepuluhan tetapi tidak bertindak adil dan kasih (mengabaikan keadilan dan kasih Allah).

Kedua, Kebiasaan para pemuka umat yang suka duduk paling depan di rumah ibadat dan gemar menerima penghormatan dari orang lain.

Ketiga, Tidak mempunyai ciri atau pegangan hidup

Keempat, meletakkan beban-beban yang tak terpikulkan pada orang lain, tetapi diri sendiri tidak mau menyentuhnya.

Sikap-sikap yang dikecam Yesus di atas masih ada hingga kini. Kalau Yesus masih hidup bersama kita secara fisik hingga sekarang, Dia pasti mengkritisi banyak hal, seperti pertama, sikap hidup yang tidak menampkkan koneksi antara hal rohani dan jasmani. Melakukan ritual-ritual keagamaan tetapi tidak berlaku adil dan kasih kepada sesama adalah contoh sikap yang tidak disukai Yesus. Yesus menyukai keseimbangan, kualitas hubungan vertical dengan Tuhan harus tampak dalam hubungan horizontal dengan sesama.

Yesus juga pasti mengkritisi dengan keras sikap hidup yang melulu ingin dihormati karena berjubah misalnya, tetapi tidak rendah hati. Maunya di hormti atau diberi salam bila bertemudi mana pun.

Korupsi yang terus memburuk kondisinya pasti juga menjadi objek kritikan Yesus. Termasuk di dalamnya kebiasaan untuk menghindar dari tanggung jawab dan melemparkannya kepada orang lain.

Catatannya, masih sangat panjang, tetapi mataku sudah tidak bisa diajak kompromi.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Andai Masyarakat Tangerang Selatan Sadar, …

Ngesti Setyo Moerni | | 28 November 2014 | 17:27

Dari (Catatan Harian) Kompasiana ke (Sudut …

Lizz | | 28 November 2014 | 16:22

Kampret Jebul: Rumah …

Kampretos | | 28 November 2014 | 15:50

Saran untuk Ahok Cegah Petaka Akibat 100 …

Tjiptadinata Effend... | | 28 November 2014 | 15:30

Ayo Tulis Ceritamu untuk Indonesia Sehat! …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 21:46


TRENDING ARTICLES

Indonesia VS Laos 5-1: Panggung Evan Dimas …

Palti Hutabarat | 10 jam lalu

Timnas Menang Besar ( Penyesalan Alfred …

Suci Handayani | 10 jam lalu

Terima Kasih Evan Dimas… …

Rusmin Sopian | 12 jam lalu

Kongkalikong Dokter dengan Perusahaan Obat …

Wahyu Triasmara | 17 jam lalu

Hampir Saja Saya Termakan Rayuan Banci …

Muslihudin El Hasan... | 19 jam lalu


HIGHLIGHT

Ketika Jonru Murka #KJM …

Alan Budiman | 10 jam lalu

Kartu Kredit: Perlu atau Tidak …

Wahyu Indra Sukma | 10 jam lalu

Gerakan Desa Membangun: Sebuah Paradigma …

Yulio Victory | 11 jam lalu

Berbagai Pandangan “Era Baru Polri Dibawah …

Imam Kodri | 11 jam lalu

Anak Madrasah Juara 1 Olimpiade Indonesia …

Ahmad Imam Satriya | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: