Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Ludfi

Pencinta NKRI dg Pancasila sbg dasar Negara. Cinta damai dalam jalinan persaudaran sebangsa dan setanah selengkapnya

Nama-nama Nabi utusan Allah

REP | 07 October 2011 | 03:40 Dibaca: 1001   Komentar: 30   3

25 NAMA-NAMA NABI yaitu :

ADAM,  IDRIS,   NUH,   HUD,   SOLEH,   IBRAHIM,  LUTH,

ISMAIL,   ISHAK,   YA’KUB,   YUSUF,   AYYUB,   SYU’AIB,   MUSA,   HARUN,   ZULKIFLI,   DAUD,   SULAIMAN,   ILYAS,   ILYASA’,   YUNUS,   ZAKARIA,   YAHYA,    ISA, dan terakhir    MUHAMMAD.

Dari keturunan Nabi Ibrahim, mempunyai anak Ismail dan Ishak.

Dari Ishak, terdapat silsilah keturunan nabi-nabi  sebanyak 14 nabi hingga pada Nabi Isa. Kecuali Syu’aib dari keturunan Nabi Luth.

Dari Ismail, terdapat keturunan hanya seorang nabi yaitu Nabi  Muhammad, dan  sebagai Nabi Terakhir.

Masing-masing Nabi membawa ajaran risalah kerasulan. Sebagian besar ajarannya hanya terbatas untuk kaumnya, dengan tuntunan ajaran sesuai perkembangan jamannya , sesuai tingkat perkembangan sosial kemasyarakatan pada masanya.  Bentuk-bentuk kewajiban ibadah menyembah Tuhan Allah belum selengkap sebagaimana yang telah dituntukan melalui Nabi Muhammad.

Sedang pada nabi Muhammad sebagai penutup para Nabi, tuntunan risalah  kerasulan sudah bersifat komplek menyeluruh, universal dan untuk menjadi tuntunan seluruh umat dimuka bumi. Ajaran tuntunannya  sebagai agama diperuntukan untuk semua umat manusia dimuka bumi, tidak untuk kaum tertentu, suku tertentu atau bangsa tertentu;  dengan Al Qur’an sebagai tuntunan.

Muhammad sebagai Nabi penutup Rasulullah. Tidak akan ada nabi lagi. Al Qur’an sebagai pedoman ajarannya. Sedang kitab zabur, taurat dan injil yang menjadi risalah nabi-nabi sebelumnya;  esensi pokok kandungannya sudah tercantum dalam Al Qur’an.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tuntutan Kenaikan Upah Buruh yang Tak …

Agus Setyanto | | 31 October 2014 | 13:14

Soal Pembully Jokowi, Patutkah Dibela? …

Sahroha Lumbanraja | | 30 October 2014 | 20:35

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31

Hanya Kemendagri dan Kemenpu yang Memberi …

Rooy Salamony | | 31 October 2014 | 11:03

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Inikah Sinyal PKS Bakal Cabut UU Pornografi? …

Gatot Swandito | 3 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 7 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 7 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 7 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Senandung Rindu …

Ariesa Putris | 8 jam lalu

Perlukah Bbm Naik Karena Subsidi Jebol? …

Shohibul Hadi | 8 jam lalu

Serba Salah: Jokowi dan AM Tukang Tusuk Sate …

Stephanus Jakaria | 8 jam lalu

Hati Beling …

Binoto Hutabalian | 8 jam lalu

Berkaca Pada Dekrit Presiden …

Haries Sutanto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: