Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Percy Jackson

Aku ingin menulis, menulis dan menulis

Wujud

REP | 09 September 2011 | 05:12 Dibaca: 323   Komentar: 15   1

wujud adalah salah satu dari sifat Nya….
wujud artinya ADA
dan ini adalah sifat nafsiahNya
segala sesuatu realitas kauniyahNya adalah tak berwujud/tak ada
adanya jika diadakan oleh yang Ada…
jika kauniyah ini tak ada maka mengapa kenyataannya kok menjadi ada?
telaah ini menjadi polemik ribuan tahun yang lalu
dan saya dengan sedikit pemahaman yang saya pahami akan mencoba menuangkan
akan hal itu agar semua menjadi termaknai dan terfahami dengan jelas
sebelumya perlu diketahui bahwa Allah adalah Nama …ismu al addhom
ALLAH berasal dari kata lahun…,yang artinya sesembahan
lalu mendapat imbuhan lam ta’rif yaitu isim ma’rifat…(nama yang yang perlu diketahui )
lalu jadilah ILAHUN /sesembahan itu ALLAH…,yang artinya
sesembahan yang punya nama dan harus diketahui
siapa pemilik dari nama tersebut
karena setiap segala sesuatu yang bernama pasti ada ‘WUJUD’nya
baik secara lahiriah maupun bathiniyah…
kenapa demikian? karena agar bila kita menyembahnya tak hanya sebatas menyembah nama saja.
Al-Imam Ja’far Ash-Shodiq ‘Alayhissallam pernah menyatakan : “Allah” (kadang-kadang dieja, “Al-lah”) berasal “ilah” dan “ilah” mengandung makna “ma’luh,” (yang disembah), dan nama (ism) tidaklah sama dengan yang dinamai (al-musamma). Maka barangsiapa menyembah nama tanpa makna, ia sungguh telah kafir dan tidak menyembah apa-apa. Barangsiapa menyembah nama dan makna (sekaligus), maka ia sungguh telah musyrik dan menyembah dua hal. Dan barangsiapa menyembah makna tanpa nama maka itulah Tauhid.”
dalam hal ini Dia menyitir ayat dalam AL QURAN.
QS YUSUF 12 ; 40
( kecuali hanya menyembah AsmaNnya ,yang kamu dan nenek moyangmu kamu buat-buat)
akan saya mulai penjabaran sederhana ini,smoga bermanfaat ;
WUJUD itu ada 2(dua)
wujud sifat dan wujud dzat..
wujud sifat adalah segala sesuatu yang bisa dilihat oleh indra…
sedang WUJUD dzat tidak bisa dilihat oleh indra , tetapi
bisa dirasakan adanya.
(Anda akan tahu maksud saya jika pernah mempelajari sedikit ilmu kimia, misal begini, wujud dari SIFAT KERAS akan anda temukan dalam bentuk batu atau besi, dan Anda tidak bisa melihat WUJUD DZAT dari manis ~bentuk gula bukanlah wujud dari manis, ia adalah bentuk fisik yang membentuk gula, BUKAN BENTUK DARI MANIS~ kecuali anda merasakannya dengan lidah anda)
seperti gula,garam,madu dan lain lainnya….
wujud lahiriyah dari semua itu adalah wujud sifat
sedang rasa manis dan asinnya adalah wujud dari dzat contoh-contoh tersebut
manis/asin tak bisa dilihat,tetapi hanya bisa dirasakan
wujud sifat dalam taukhid berasal dri NUR MUHAMMAD
yang disini dalam hadits digambarkan ibarat burung merak yang brwarna warni
dan nur muhammad ini mulai ada di alam wahdah dalam teori martabat tanazul
dan dalam hal ini rasullullah pernah berkata dalam satu hadits
‘ana minurillah wakholaquluhum minnuriy’…
(aku berasal dari nur Allah,dan semua kejadian berasal dari nurku )
artinya bahwa muhammad sebagai rasul itu sendiri berasal dari NURMUHAMMAD
dan itu berlaku untuk smua kejadian…siapapun dan apapun
dilain sabdanya lagi disebutkan
‘innallaha kholaqo ruhannabiya sallallahu alaihi wasalam mindzatihi’..
(sesunguhnya Allah menciptakan ruh nabi muhammad itu dari dzatnya)
bisa terfahami bahwa ruh itu berasal dari dzat Allah itu sendiri.
perlu diketahui bahwa antara Muhammad dan kita sama sekali tak ada
bedanya dalam hal penciptaan
sahabat……renungkan dg hati iklas agar tabir itu mulai terbuka..
dan disinilah ketika bayi dalam kandungan itu ditiupkan RUHNYA..
‘wanafakhtu fihi min ruhi’
(dan Aku tiupkan ruhKu padany)
kita batasi pembahasan RUH dan DZAT itu agar tak membias…
karena jika diterangkan dengan detail,tak cukup
sehari atau dua hari dalam pembahasannya
karena RUH adalah bagian daripadr DZAT itu sendiri…
bisa difahami dengan sederhana
seperti apa yang terurai diatas bahwa apapun yang bisa dilihat oleh indra
adalah SIFATNYA ini adalah WUJUD dari wujudNya
dan RUH yang ada adalah bagian DZATNYA….
maka….ketauhilah…..
bahwa jasad dan ruh itu tak bisa dipisahkan
seperti gula dan manisnya
sahabat janganlah terkejut atau kaget bahwaw semua wujud
yang ada ini adalah wujudNya apapun dan siapapun…
dan kita semua adalah realitasNYA…
SEMUA yang didunia ini adalah wujud ALLAH
‘LAA MAUJUDA BIL HAQ ILLA ALLAH’…
( tak ada wujud haqiqi kecuali wujudNya )
sedang dalam Al-Qur’an..
juga disebutkan …nahnu aqrabu ilaihi minkum walakil laa tub sirunn
(Kami lebih dekat kepadamu dari drimu dan mengapa kamu tak mengetahuinya ?? )
ahhh….Kamu adalah aku dan aku adalah Kamu….
inilah mutiara terpendam itu dan sekarung ilmu yang diberikan Abu Hurairah yang tak
kita ketahui itu….
lalu…bgmn dng dzat yang latif dan mukhid itu ???
yang tentu saja keberadaanya ada diluar tubuh kita…
karena DZAT ada didalam dan diluar…
tapi juga tak diluar dan didalam…..
ada dimana-mana tetapi tak kemana….
jagad raya beserta isinya ini ibarat kapas dalam air,
didalam kapas dan diluar kapas tersebut diliputi air
itulah ilustrasi sederhana untuk memudahkan pengertian
bahwa DZAT ALLAH itu spt air..
dan air itu dalam quran disebutkan sebagai MAUL HAYAT
nanti akan saya terangkan LEBH JAUH.jika memungkinkan…
inilah sedikit yang ada….
jika sahabat ada yang lebih dari ini mohon tambahan keterangannya
karena sifat 20 ini bisa difahami dari bnyak sisi dan sudut keilmuan..
dan jika ada yang kurang sependapat dengan ini…
mungkin…anda bukanlah orang ditaruh olehNya dikeilmuan ini
karena setiap ilmu ada orangnya sendiri-sendiri…
(seperti yang disebutkan Al-Ghazali dalam misykat al anwar )
maaf… ini masih sedikiiiiiiiit yg sempat terurai
krn jari2 saya mulai canthengen/cenut2..
jadi gak bisa lancar ,hehehe……
salam mumet/lieur…
krn saya sendiri juga lagi mumet/lieur…,hhehee….
SALAM SATU JIWA……


Jalancintapencari.Blogspot.com

Tags: catatanku

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pecahnya “Kapal” PPP dan Upaya …

Irham Wp | | 20 April 2014 | 03:26

Bisakah Membangun Usaha Tanpa Uang? …

Maskal Novessro | | 20 April 2014 | 08:52

Ketika Rupiah Tidak Lagi Dianggap sebagai …

Dhita Arinanda | | 20 April 2014 | 05:10

Musafir; Aku Pasti Pulang …

Elkhudry | | 20 April 2014 | 06:29

[Puisi Kartini] Petunjuk Akhir Event Puisi …

Fiksiana Community | | 20 April 2014 | 09:25


TRENDING ARTICLES

Gara-gara Amien Rais Mental Prabowo dan …

Mas Wahyu | 5 jam lalu

PDI-P Sudah Aman, tapi Belum Tentu Menang …

El-shodiq Muhammad | 7 jam lalu

Rapor TimNas U-19 Usai Tur Timur Tengah dan …

Hery | 19 jam lalu

Nasib PDIP Diujung Tanduk …

Ferry Koto | 19 jam lalu

Alumni ITB Berkicau, Demo Mahasiswa ITB …

Hanny Setiawan | 20 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: