Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Sulistiyo Hadi

Orang biasa saja.

Makna Kupat

OPINI | 05 September 2011 | 03:45 Dibaca: 133   Komentar: 0   0

Setiap hari raya ‘idul fitri kita sering disuguhi kupat. Kupat atau ketupat bagi orang jawa memiliki makna simbolis.Kupat dapat berarti ku-ngaku pat-lepat. Ngaku lepat (mengaku kesalahan) baik kesalahan yang dilakukan secara kasar (nyata/disengaja) maupun yang halus (tidak kelihatan/tidak disengaja).Kupat dapat berarti pula,ku-laku,perilaku (tindakan) dan pat-papat(empat). Perilaku 4 (empat) yang dimaksud adalah 1.Lebar (barusan,selesai) menjalankan ibadah puasa. 2. Luber ( lebih,keluar) mengeluarkan zakat . Baik zakat fitrah,maal,infak maupun shadaqah. 3. Lebur ( hancur,hilang) segala dosa yang pernah dibuatnya. 4. Labur (mengecat putih) mengembalikan pada kesucian.

Parikan (pantun jawa) yang menggunakan kata kupat, a.l :Sego kupat duduhe santen,menawi lepat nyuwun pangapunten. Sego kupat santene klopo,menawi lepat nyuwun pangapuro. Sego kupat gado-gado,menawi lepat ojo dipindho.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ada Sakura Mekar Salah Musim di Cibodas …

Rumahkayu | | 26 April 2015 | 10:44

Kehangatan Kompasiana Nangkring Bareng …

Kang Didno | | 26 April 2015 | 00:58

Mari Lestarikan Air Bersama AQUA! …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 19:03

Tidak Ada Tukang Sapu Jalan di Australia …

Roselina Tjiptadina... | | 26 April 2015 | 06:25

Kenakalan Sosial Media dan Kita …

Alan Budiman | | 26 April 2015 | 11:08


TRENDING ARTICLES

Biar Miskin Tapi Terhormat …

Ifani | 17 jam lalu

Kenapa Harus Marah? …

Daniel H.t. | 21 jam lalu

Pembekuan PSSI Tidak Akan Ada Sanksi FIFA …

Wilfun Afnan | 22 jam lalu

Tren Musik Kita, Sekarang Dangdut jadi Raja …

Uzi Ne 45 | 23 jam lalu

Siti Juhro Meramal: Jokowi Tak Akan Lama …

Imam Kodri | 25 April 2015 14:54


Subscribe and Follow Kompasiana: