Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Enal Zainal

Alumnus Fak.Sastra Universitas Hasanuddin 2012 #Citizen Journalism# Freelance#

Ceramah Tarawih Malam Ini Sungguh Indah

REP | 04 August 2011 | 02:51 Dibaca: 1434   Komentar: 0   0

Satu kata untuk ceramah tarawih mala mini di masjid nurul iman Telkom dai yang menyampaikan penuh semangat dan sangat lantang suaranya dalam menyuarakan kebenaran..dimulai dengan beberapa kalimat yang cukup menyentil para jemaah tarawih ,,dimana beliau ..memaparkan jika ingin masuk surge dan menghindari neraka maka kuncinya hanya 3 yakni dengan Ilmu,Amalkan dan Ikhlas,,terhadap apa yang di amalkan dan dituntut
Beliau juga memaparkan bahwa Al Qur’an sebagai kitab suci dan pedoman hidup umat islam satu-satunya kita yang jika dibaca maka akan di ganjar oleh Allah SWT ..beda dengan kitab ,Turat,Injil,dan yang lainnya serta akan selalu di jaga oleh Allak keaslian dan kemurnian kitab suci Al- Qur’an ini hingga akhir zaman ..
إَنَّانَحْنُ نَزَّلْنَا الذّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظِوْنَ
Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur’an dan sesungguhnya Kami tetap memeliharanya” (Q. S. Al-Hijr, 15:9).

Dan di segmen selanjutnya sang Dai yang juga merupaka seorang lulusan S3 atau Doktor ini juga mengungkapkan apa yang ada di dalam Al-Qu’an juga selaras dengan apa yang di temukan oleh dunia sains modern saat ini bahkan ketika di dalam Al Qur’an
Adapun beberapa bukti dari kemukjizatan Al-Qur’an, antara lain:
1. Di dalam Al-Qur’an terdapat ayat-ayat yang berisi tentang kejadian-kejadian yang akan terjadi di masa mendatang, dan apa-apa yang telah tercantum di dalam ayat-ayat tersebut adalah benar adanya.
2. Di dalam Al-Qur’an terdapat fakta-fakta ilmiah yang ternyata dapat dibuktikan dengan ilmu pengetahuan pada zaman yang semakin berkembang ini

Didalam sebuah ayat, kita diberikan sebuah informasi bahwa gunung-gunung itu tidaklah diam sebagai mana yang tampak, akan tetapi mereka (gunung-gunung) terus-menerus bergerak.
” Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap ditempatnya, padahal dia berjalan sebagai jalannya awan. (begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”5
Mengungkapkan kebenaran Al-Qur’an dari sudut pandang Ilmu pengetahuan
Bila pada uraian diatas kita melihat bagaimana Al-Qur’an menyebutkan sebuah fenomena tentang sebuah gunung yang berjalan sebagaimana awan yang bergerak. Maka kita akan mencoba mengkaji dari sudut pandang ilmu pengetahuan bagaimana sebuah gunung dapat berjalan sebagaimana awan yang bergerak.
Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. Kerak bumi ini seperti mengapung diatas lapisan magma yang lebih rapat. Pada awal abad ke-20 Alfred Wegener mengemukakan bahwa benua-benua pada permukaan bumi menyatu pada masa-masa awal bumi, namun kemudian bergeser kearah yang berbeda-beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauhi.
Para ahli geologi memehami kebenaran pernyataan Wegener baru pada tahun 1980, yakni 50 tahun setelah kematiannya. Sebagaimana yang pernah dikemukakan oleh Wegener , bahwa sekitar 500 juta tahun yang lalu seluruh tanah daratan yang ada dipermukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang dinamakanpangea.
Sekitar 180 juta tahun yang lalu, pangea terbelah menjadi dua bagian yang masing-masing bergerak kearah yang berbeda. Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika, Australia, Antartika dan India. Benua raksasa yang kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika utara dan Asia, kecuali India. Selama 150 tahun pemisahan ini, Gondwana dan Laurasia terbagi menjadi daratan-daratan yang lebih kecil.
Benua-benua yang terbentuk menyusul terbelahnya pangea telah bergerak pada permukaan bumi secara terus menerus sejauh beberapa sentimeter pertahun. Peristiwa ini juga menyebabkan perubahan perbandingan luas antara wilayah daratan dan lautan di bumi.
Pergerakan kerak bumi ini diketemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20. Para ilmuwan menjelaskan peristiwa ini terjadi sebagai berikut:
Kerak dan bagian terluar dari magma, dengan ketebalan sekitar 100 km, terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan. Terdapat enem lempengan utama dan beberapa lempengan kecil. Menurut sebuah teori yang bernama tektonik lempeng, lempeng-lempeng ini bergerak pada permukaan bumi, membawa benua dan dasar laut bersamanya.
Pergerakan benua telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm pertahun. Lempengan-lempengan tersebut terus menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. Setiap tahun, misalnya, samudra Atlantic menjadi sedikit lebih lebar.9
Ada sebuah hal penting yang perlu kita kemukakan disini: Allah menjelaskan kepada kita di dalam Al-Qur’an bagaimana gunung-gunung itu bergerak sebagaimana mengapungnya awan.
Dan ternyata istilah tersebut juga digunakan oleh Ilmuwan modern degan menggunakan istilah ”gerakan pengapungan benua” atau lebih dikenal dengan istilah ”continental drift” dalam teori/gerakan benua ini.
Dan ternyata tidak diragukan lagi, adalah salah satu keajaiban Al-Qur’an bahwa ayat-ayatnya yang berasal dari firman Allah mengungkapkan banyak sekali ilmu pengetahuan yang salah satunya kita bahas pada makalah ini. Dan sebuah keajaiban terlihat ketika para Ilmuwan modrn mengungkapkan sebuah fakta ilmiah ternyata telah lama dinyatakan di dalam Al-Qur’an. Dan semakin membuktikan kepada manusia kebenaran Al-Qur’an, karena semakin maju ilmu pengetahuan dan teknologi dan berkembangnya zaman ternyata semakin terungkaplah pesona dan kebenaran firman-firman Allah yang terdapat dalam Al-Qur’an dan bukan malah mengalami kemunduran.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ada “Tangan” Anjing Diborgol di Pasar …

Eddy Mesakh | | 18 December 2014 | 21:39

Konyolnya Dokumen Hoax Kementerian BUMN Ini …

Gatot Swandito | | 18 December 2014 | 09:24

Suka Duka Kerja di Pakistan …

Gaganawati | | 18 December 2014 | 23:19

Warga Hollandia Antusias Menyambut …

Veronika Nainggolan | | 18 December 2014 | 20:40

[UPDATE] Nangkring Parenting bersama Mentari …

Kompasiana | | 10 December 2014 | 17:59



Subscribe and Follow Kompasiana: