Artikel

Filsafat

Dimas Sumarsono

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

Semua manusia pasti punya kelebihan masing-masing. Tuhan tak akan menciptakan anda tanpa peran sama sekali di dunia ini. walaupun itu sekecil apapun. Mudahan peran diriku ini bisa memberikan kebahagiaan bagi orang lain. another blog: http://uikpokpok.blogspot.com

Bagaimana peran ayah dalam keluargamu?


OPINI | 31 July 2011 | 22:43 Dibaca: 160   Komentar: 0   1 dari 1 Kompasianer menilai inspiratif

Bagaimana peran Ayahmu dalam keluarga?

Berbagai petikan ungkapan tentang Ayah:

Yang baik…

“Aku bangga, aku punya ayah yang baik.”

“Ayahku hebat, dia selalu tahu apa yang dibutuhkan keluarganya.”

“Ayah, aku rindu ayah, aku rindu kita nonton sepakbola sama-sama.”

“Berkat ayah, aku bisa jadi orang sukses seperti ini”

“Ayah, aku tahu engkau bisa menolongku.”

“Ayah, kenangan yang tak terlupakan adalah saat engkau mengajari aku berenang.”

“Aku sedih, ayah menjadi terluka akibat mengajari aku naik sepeda, tapi aku bangga, karena aku jadi bisa.”

“Lihat! Baguskan kapal mainanku, ini ayah yang buat loh.”

“Aku bahagia, walau ayahku biasa-biasa saja tapi beliau menyanyangiku setulus hatinya.”

“Ayah, dialah panutanku!”

“Aku ingin menjadi seperti dia, sayang sama keluarganya dan bertanggung jawab.”

“Aku rindu ayah, aku rindu.”

Yang tidak baik…

“Aku benci, karena dia selalu marah-marah.”

“Sepanjang ingatanku, hanya rasa sakit akibat pukulannya saja yang ada.”

“Aku tak ingin melihat dia lagi.”

“Ayahku suka main perempuan, aku benci, aku tak ingin melihat dia lagi.”

“Karena dia, Ibu sakit!”

“Keluargaku terlantar, karena Ayah tidak sayang ibu, dia lebih sayang sama istri barunya.”

“Kalau aku melihat dia, ingin kubunuh rasanya.”

“Parah, bikin malu keluarga kami aja, Ayah suka mabuk dan jarang pulang.”

“Siapa?! Ayah!, tak sudih aku melihat dia lagi, dia pergi meninggalkan keluarga kami yang sedang kesusahan dan hampir mampus ini!”

“Ayah, apa yang bisa kupikirkan tentang dia? Dia pergi meninggalkan ibu, ketika aku masih dalam kandungan.”

Ayahmu, bukan ayahku, setiap ayah memberikan peran yang berbeda-beda dalam keluarganya. Peran ayah sangat besar, ayah adalah pemimpin keluarga. Ayahlah sebagai peletak dasar perkembangan keluarganya. Bagaimana nanti perkembangan keluarganya, ayahlah yang menentukan meskipun peranan seorang ibu tidak dapat dipisahkan.

Bagi kalian yang telah menjadi ayah ataupun yang kelak akan menjadi, buatlah semua hal yang baik untuk keluarga anda. Walaupun dengan segala keterbatasan yang dimiliki, usahakanlah bertanggung jawab dan menyanyangi keluarga anda. Walau mungkin kadang terasa berat, percayalah, sesungguhnya Tuhan selalu mengetahui dan membantu anda. Jangan pernah menyerah.

Seorang anak selalu menganggap ayahnya sebagai panutan dan contoh yang ditiru, dari sana ia belajar. Jika lantas, anak kehilangan kepercayaan terhadap sosok yang dianutnya, maka kemanakah dia akan mencari?

“Aku sayang Ayah”.

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: