Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Alysia Biola Aslama

Jadikan hati seluas samudra

Hati Seluas Samudera

OPINI | 07 July 2011 | 22:58 Dibaca: 190   Komentar: 4   3


Sebuah kerikil coba anda masukkan kedalam gelas yang berisi air. Perhatikan apa yang terjadi ? mungkin anda melihat ada riak air disana, atau sebagian air dalam gelas akan tumpah.

Batu yang sama coba anda lemparkan kedalam danau. Kemungkinan besar tidak ada riak lagi yang kelihatan. Batu akan cepat hilang kedalam danau …bahkan jika batu yang lebih besar dijatuhkan, mungkin ada riak sebentar dan setelah itu air akan tenang kembali.

Air di dalam gelas atau di sebuah danau ibarat hati manusia. Sedangkan batu yang dijatuhkan ibarat semua persoalan yang dihadapinya. Jika wadahnya kecil maka persoalan kecil sekalipun menjadi berat, banyak guncangan di dalamnya. Sedangkan jika wadahnya semakin luas dan dalam, maka persoalan yang berat sekalipun bisa dijalani dengan ringan.

Karena itu wahai Saudaraku, mari perluas wadah kita. Tak cukup hanya seluas danau, kalau perlu seluas samudera. Lihatlah permukaannya yang tenang meskipun di dalamnya dia menyimpan segala rahasia.

Persoalan yang kita hadapi telah ditentukan kadarnya oleh Allah Ta’ala. Tinggal wadah hati kitalah yang akan menentukan apakah persoalan tadi menjadi terasa berat atau bisa dijalani dengan ringan. Kita menjadi berprasangka buruk karena merasa persoalan selalu datang menimpa, sedangkan orang lain hidupnya tenang-tenang saja. Karenanya jangan heran jika engkau terus menerus merasa berat dengan segala persoalan, mungkin wadahnya perlu diperluas, sekaligus diperkokoh.

Jadikan hatimu seluas samudera. Apapun yang datang akan diterima dan ditenggelamkannya dengan tenang. Dengan demikian, persoalan apapun yang hadir bisa dihadapi dengan sebuah senyuman, seperti menyambut tamu yang dinantikan kedatangannya.

Dan Allah Maha mengetahui segala sesuatunya ….

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Lolo Sianipar, Sukses Menjalankan Bisnis …

Erri Subakti | | 23 October 2014 | 19:54

Pak Jokowi, Rakyat Cuma Ingin Bahagia… …

Eddy Mesakh | | 23 October 2014 | 19:57

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Gesture …

Pm Susbandono | | 23 October 2014 | 19:05

Catatan Yayat: Remote Control Traveller …

Kompasiana | | 23 October 2014 | 20:42


TRENDING ARTICLES

Akankah Pemkot Solo Berani Menyatakan Tidak …

Agus Maryono | 6 jam lalu

Jokowi-JK Tak Kompak, Langkah Buruk bagi …

Erwin Alwazir | 6 jam lalu

Jonru Si Pencinta Jokowi …

Nur Isdah | 8 jam lalu

Pak Presiden, Kok Sederhana Banget, Sih! …

Fitri Restiana | 8 jam lalu

Acara Soimah Menelan Korban …

Dean Ridone | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Wih, Sekarang Abdi Rakyat Bakalan Keteteran …

Ridha Harwan | 9 jam lalu

Antara Aku, Kompasiana dan Keindahan …

Rahmat Hadi | 9 jam lalu

Sejarah Qatar, Juara Piala Asia U-19! …

Giri Lumakto | 9 jam lalu

Makna Kegagalan …

Hanif Amin | 10 jam lalu

Ketika Islam Dianaktirikan Penganutnya …

Anni Muhammad | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: