Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Alysia Biola Aslama

Jadikan hati seluas samudra

Hati Seluas Samudera

OPINI | 07 July 2011 | 22:58 Dibaca: 187   Komentar: 4   3


Sebuah kerikil coba anda masukkan kedalam gelas yang berisi air. Perhatikan apa yang terjadi ? mungkin anda melihat ada riak air disana, atau sebagian air dalam gelas akan tumpah.

Batu yang sama coba anda lemparkan kedalam danau. Kemungkinan besar tidak ada riak lagi yang kelihatan. Batu akan cepat hilang kedalam danau …bahkan jika batu yang lebih besar dijatuhkan, mungkin ada riak sebentar dan setelah itu air akan tenang kembali.

Air di dalam gelas atau di sebuah danau ibarat hati manusia. Sedangkan batu yang dijatuhkan ibarat semua persoalan yang dihadapinya. Jika wadahnya kecil maka persoalan kecil sekalipun menjadi berat, banyak guncangan di dalamnya. Sedangkan jika wadahnya semakin luas dan dalam, maka persoalan yang berat sekalipun bisa dijalani dengan ringan.

Karena itu wahai Saudaraku, mari perluas wadah kita. Tak cukup hanya seluas danau, kalau perlu seluas samudera. Lihatlah permukaannya yang tenang meskipun di dalamnya dia menyimpan segala rahasia.

Persoalan yang kita hadapi telah ditentukan kadarnya oleh Allah Ta’ala. Tinggal wadah hati kitalah yang akan menentukan apakah persoalan tadi menjadi terasa berat atau bisa dijalani dengan ringan. Kita menjadi berprasangka buruk karena merasa persoalan selalu datang menimpa, sedangkan orang lain hidupnya tenang-tenang saja. Karenanya jangan heran jika engkau terus menerus merasa berat dengan segala persoalan, mungkin wadahnya perlu diperluas, sekaligus diperkokoh.

Jadikan hatimu seluas samudera. Apapun yang datang akan diterima dan ditenggelamkannya dengan tenang. Dengan demikian, persoalan apapun yang hadir bisa dihadapi dengan sebuah senyuman, seperti menyambut tamu yang dinantikan kedatangannya.

Dan Allah Maha mengetahui segala sesuatunya ….

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ada Kain Benang Emas dan Ulos Gendongan Bayi …

Piere Barutu | | 24 April 2014 | 22:40

Lost in Translation …

Eddy Roesdiono | | 24 April 2014 | 22:52

PLN Gagap Online …

Andiko Setyo | | 24 April 2014 | 23:40

Drawing AFC Cup U-19: Timnas U-19 Berpotensi …

Primata Euroasia | | 24 April 2014 | 21:28

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12


TRENDING ARTICLES

Ahmad Dhani: Saya Dijanjikan Kursi Menteri …

Anjo Hadi | 9 jam lalu

Partai Manakah Dengan Harga Suara Termahal? …

Chairul Fajar | 10 jam lalu

Siapa yang Akan Bayar Utang Kampanye PDIP, …

Fitri Siregar | 11 jam lalu

Riska Korban UGB jadi “Korban” di Hitam …

Arnold Adoe | 12 jam lalu

Tangis Dahlan yang Tak Terlupakan …

Dedy Armayadi | 15 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: