Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Sila Pertama Pancasila

OPINI | 01 June 2011 | 00:22 Dibaca: 951   Komentar: 1   0

Cuma satu kata yang keluar dari hati dan mulut untuk  dan pendiri bangsa lainnya kala membaca sila per sila dari , yaitu dahsyat!!! Sebagian warga Indonesia pasti pernah berpikir, andai saja benar-benar diterapkan maka republik ini pasti sudah menjadi negara maju. Lalu kenapa menerapkan lima sila saja susah sekali? Atau mungkin kita yang salah dalam mengkonsepkan  di dalam hati dan tindakkan?

Coba cara ini untuk meresapi nilai-nilai luhur Pancasila. Cukup baca sila pertama yang berbunyi “”, lalu diterapkan dalam tindakkan dan semua masalah akan selesai dengan bantuan-Nya. Tidak percaya? coba saja sendiri. Misalnya sekarang kita tidak punya pekerjaan, bagi yang beragama Islam, sering-seringlah beribadah ke masjid, lalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa-nya untuk mendapatkan pekerjaan. Saya yakin setelah kita sering berdoa, maka ada saja jalan perubahan untuk mendapatkan pekerjaan. Konsep ini pun berlaku untuk hal pendidikan, politik, kerukunan beragama, keadilan sosial, dan lain lain.Sila pertama di dalam Pancasila adalah sila induk dari keempat sila setelahnya.

Jika penerapan kita terhadap sila pertama kurang mantap, maka penerapan keempat sila setelahnya pun akan amburadul. Mau contoh? ya Indonesia ini. Andai saja semua warga negara Indonesia meyakini adanya Tuhan Yang Maha Esa, maka dia akan takut melakukan korupsi, karena dia juga pasti meyakini bahwa Tuhan Yang Maha Esa akan melakukan perhitungan di hari pembalasan.(Reza)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

Curhat Kang Emil pada Ko Ahok di …

Posma Siahaan | | 23 November 2014 | 16:12

Menikmati Kompasianival 2014 Lewat Live …

Gaganawati | | 23 November 2014 | 06:26

Saliman, Buruh Biasa yang Cepat Tangkap …

Topik Irawan | | 23 November 2014 | 16:44

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11


TRENDING ARTICLES

Selamat ke Pak Tjip, Elde dan Pakde Kartono …

Pakde Kartono | 14 jam lalu

Haru Biru di Kompasianival 2014 …

Fey Down | 18 jam lalu

Kesan-kesan Saya Ikuti Kompasianival 2014, …

Djarwopapua | 22 jam lalu

Catatan Kompasianival 2014: Aksi Untuk …

Achmad Suwefi | 24 jam lalu

Duuuuuh, Jawaban Menteri ini… …

Azis Nizar | 21 November 2014 22:51


Subscribe and Follow Kompasiana: