Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Sila Pertama Pancasila

OPINI | 01 June 2011 | 00:22 Dibaca: 941   Komentar: 1   0

Cuma satu kata yang keluar dari hati dan mulut untuk  dan pendiri bangsa lainnya kala membaca sila per sila dari , yaitu dahsyat!!! Sebagian warga Indonesia pasti pernah berpikir, andai saja benar-benar diterapkan maka republik ini pasti sudah menjadi negara maju. Lalu kenapa menerapkan lima sila saja susah sekali? Atau mungkin kita yang salah dalam mengkonsepkan  di dalam hati dan tindakkan?

Coba cara ini untuk meresapi nilai-nilai luhur Pancasila. Cukup baca sila pertama yang berbunyi “”, lalu diterapkan dalam tindakkan dan semua masalah akan selesai dengan bantuan-Nya. Tidak percaya? coba saja sendiri. Misalnya sekarang kita tidak punya pekerjaan, bagi yang beragama Islam, sering-seringlah beribadah ke masjid, lalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa-nya untuk mendapatkan pekerjaan. Saya yakin setelah kita sering berdoa, maka ada saja jalan perubahan untuk mendapatkan pekerjaan. Konsep ini pun berlaku untuk hal pendidikan, politik, kerukunan beragama, keadilan sosial, dan lain lain.Sila pertama di dalam Pancasila adalah sila induk dari keempat sila setelahnya.

Jika penerapan kita terhadap sila pertama kurang mantap, maka penerapan keempat sila setelahnya pun akan amburadul. Mau contoh? ya Indonesia ini. Andai saja semua warga negara Indonesia meyakini adanya Tuhan Yang Maha Esa, maka dia akan takut melakukan korupsi, karena dia juga pasti meyakini bahwa Tuhan Yang Maha Esa akan melakukan perhitungan di hari pembalasan.(Reza)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Wukuf di Arafah Puncak Ibadah Haji …

Aljohan | | 02 October 2014 | 15:27

2 Oktober, Mari Populerkan Hari …

Khairunisa Maslichu... | | 02 October 2014 | 15:38

Kopi Tambora Warisan Belanda …

Ahyar Rosyidi Ros | | 02 October 2014 | 14:18

Membuat Photo Story …

Rizqa Lahuddin | | 02 October 2014 | 13:28

[DAFTAR ONLINE] Nangkring bersama Bank …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:52


TRENDING ARTICLES

Ternyata, Anang Tidak Tahu Tugas dan Haknya …

Daniel H.t. | 2 jam lalu

“Saya Iptu Chandra Kurniawan, Anak Ibu …

Mba Adhe Retno Hudo... | 6 jam lalu

KMP: Lahirnya “Diktator …

Jimmy Haryanto | 7 jam lalu

Liverpool Dipecundangi Basel …

Mike Reyssent | 12 jam lalu

Merananya Fasilitas Bersama …

Agung Han | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Kenalkan Ini Batik Khas Bekasi …

Ahmad Syaikhu | 8 jam lalu

Pengembangan Migas Indonesia: Perlukah Peran …

Fahmi Idris | 8 jam lalu

Ka’bah dan Haji Itu Arafah …

Rini Nainggolan | 8 jam lalu

Celana Dalam Anti Grepe-grepe …

Mawalu | 8 jam lalu

Bioskop Buaran Tinggal Kenangan …

Rolas Tri Ganda | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: