Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Sila Pertama Pancasila

OPINI | 01 June 2011 | 00:22    Dibaca: 968   Komentar: 1   0

Cuma satu kata yang keluar dari hati dan mulut untuk  dan pendiri bangsa lainnya kala membaca sila per sila dari , yaitu dahsyat!!! Sebagian warga Indonesia pasti pernah berpikir, andai saja benar-benar diterapkan maka republik ini pasti sudah menjadi negara maju. Lalu kenapa menerapkan lima sila saja susah sekali? Atau mungkin kita yang salah dalam mengkonsepkan  di dalam hati dan tindakkan?

Coba cara ini untuk meresapi nilai-nilai luhur Pancasila. Cukup baca sila pertama yang berbunyi “”, lalu diterapkan dalam tindakkan dan semua masalah akan selesai dengan bantuan-Nya. Tidak percaya? coba saja sendiri. Misalnya sekarang kita tidak punya pekerjaan, bagi yang beragama Islam, sering-seringlah beribadah ke masjid, lalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa-nya untuk mendapatkan pekerjaan. Saya yakin setelah kita sering berdoa, maka ada saja jalan perubahan untuk mendapatkan pekerjaan. Konsep ini pun berlaku untuk hal pendidikan, politik, kerukunan beragama, keadilan sosial, dan lain lain.Sila pertama di dalam Pancasila adalah sila induk dari keempat sila setelahnya.

Jika penerapan kita terhadap sila pertama kurang mantap, maka penerapan keempat sila setelahnya pun akan amburadul. Mau contoh? ya Indonesia ini. Andai saja semua warga negara Indonesia meyakini adanya Tuhan Yang Maha Esa, maka dia akan takut melakukan korupsi, karena dia juga pasti meyakini bahwa Tuhan Yang Maha Esa akan melakukan perhitungan di hari pembalasan.(Reza)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mendadak Bangka …

Sam Leinad | | 24 May 2015 | 19:38

Pedenya NET TV …

Iwan Permadi | | 24 May 2015 | 16:52

[Blog Competition] Ceritamu bersama …

Kompasiana | | 08 May 2015 | 18:25

Mau Jadi Kaya? Pikirkan Telebih Dulu secara …

Tjiptadinata Effend... | | 24 May 2015 | 20:04

KAA ke-60, Bandung Mendadak Bahagia …

Kompasiana | | 24 May 2015 | 18:15


TRENDING ARTICLES

Kisruh Golkar Senjata Jusuf Kalla, Petral …

Ninoy N Karundeng | 15 jam lalu

Lecehkan Ras Sunda, Color Run Subang Dicekal …

Jadiah Upati | 16 jam lalu

Beras Platik: Teror untuk Siapa? …

Gatot Swandito | 17 jam lalu

Rekayasa Hadi, Negara Rugi 2 Triliun, KPK …

Imam Kodri | 23 jam lalu

Presiden Jokowi Menerima Gratifikasi Batu …

Gunawan | 24 May 2015 05:08


Subscribe and Follow Kompasiana: