Artikel

Filsafat

Bhtrg

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

Aku adalah satu diantara mereka dan kamu. Aku hanya bagian dari yang tidak terpisahkan diantara mereka dan kamu. Hidupku adalah bagian dari mereka dan kamu. Apa yang ada padaku adalah sebuah anugerah bagi mereka dan kamu. Aku Mereka dan Kamu adalah Indonesia.

Mbah Marijan Beriman kepada Siapa?


OPINI | 27 October 2010 | 16:19 Dibaca: 2139   Komentar: 15   1 dari 1 Kompasianer menilai Aktual

kompas.com

Fenomena Mbah Marijan, adalah sebuah kematian karena keyakinan. Dalam keyakinannya dan kesetiaannya dia telah wafat dalam sebuah tugas sebagai pemegang kunci Merapi. Salut untuk mbah Marijan. Namun disislain kepada siapakah seorang Marijan beriman sehingga rela mati? Inilah sebuah fenomena magis yang tidak terdefenisikan.

Kematian Mbah Marijan juga memicu kepada kematian banyak orang yang dalam berbagai alasan. Ada seorang dokter, ada yang karena ingin menevakuasinya, ada karena ingin mengabadikannya dan sebagainya dan sebagainya dan mereka semua menjadi mayat diantara Mbah Marijan. Apakah ini termasuk bagian dari keyakinan dan keteguhan hati seorang Mbah Marijan? Ternyata Marjan dengan keteguhan hatinya telah memicu banyak nyawa melayang. Lalu apakah itu yang diinginkan “Penguasa MErapi’ bersama penunggunya seorang Marijan, sang pemegang kunci merapi?

“Tuhan” mana yang menginginkan kematian orang-orang seperti ini? Katakanlah semua serba kebetulan dan semua sedemikian rupa terjadi bahwa merapi tiba-tiba mengenduskan awan panas (wedus gembel) dan mereka semua mati secara tidak terduga. Betapa kasihannya mereka dan mengapa mereka harus masuk kedalam lingkaran kematian karena alam yang sudah jelas sedang tidak bersahabat. Betapa mahal kematian seorang Marijan dengan keyakinanya.

Minimal ada dua kemungkinan yang terjadi bahwa iman yang dimilki mbah Marijan membuat dia tidak peka dengan apa yang harus dia lakukan. Marijan beriman kepada kekuatan yang dia sendiri tidak memahami kekuatan itu. Jika saja dia mengenal apa dan siapa yang dia imani maka seharusnya dia dapat melihat  kekuatan apa dibalik itu semua.  Yang kedua, dari trend arah wedus gembel terlihat bahwa apa yang dilakukan Marijan selama ini, tempat ritualnya, tempat dia meng-ABDI dan bahkan rumahnya semua habis terbakar. Fenomena ini menunjukkan apa yang dilakukan  Marijan semua menjadi binasa dan alam sekalipun tidak bersahabat dengan apa yang disembah dan diyakini oleh Marijan. Semua terbakar dan porak poranda.

Dalam arti yang luas sebagai filosfi api yang memusnahkan bahwa Marijan telah melakukan ritual dan beriman kepada kekuatan yang tidak dapat menyelamatkannya bahkan dia harus kehilangan nyawanya dan harta bendanya. Dan yang lebih parah lagi adalah dia membawa serta sejumlah orang dalam kematiannya hanya demi sebuah keyakinan yang tidak sempurna.

Bagi penulis misteri Mbah Marijan adalah contoh kebanyakan orang-orang jawa dengan ritual roh-roh yang tidak jelas, nyiroro kidul, sesembahan kejawen, gunung kawi, gunung merapi dan sebagainya.

Ingatlah 10 PERINTAH TUHAN YANG DIBERIKAN KEPADA BANGSA YAHUDI:

1. AKULAH TUHAN ALLAHMU JANGAN MENYEMBAH BERHALA DAN BERBAKTI KEPADAKU SAJA.

Tahukah anda mengapa ALLAH memberikan perintah 1 ini dari 10 perintah yang ada? Karena TUHAN ingin manusia tidak terjebak kepada roh-roh lain roh-roh yang tidak dikenal, roh-roh yang membawa kematian, roh-roh yang membawa kesenangan sementara, roh-roh yang menginginkan nyawa dan darah segar…………roh kematian.

YAKINLAH HANYA TUHAN YME YANG MAMPU MENGENDALIKAN SEMUANYA, KARENA ALLAH YANG MENCIPTAKAN ALAM SEMESTA, INDONESIA HARUS MENGENAL SIAPA TUHAN YANG SEBENARNYA. TUHAN TIDAK AKAN MAU DISATUKAN DENGAN roh-roh setan, roh-roh yang tidak terdefenisikan itu.

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: