Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Ferry Silitonga

My life = psychology + movies + musics

Mata Kelelawar

OPINI | 05 October 2010 | 08:03 Dibaca: 855   Komentar: 15   3

2.bp.blogspot.com
2.bp.blogspot.com

Mungkin tidak banyak yang tahu kalau kelelawar itu memiliki mata dengan jenis yang tidak bisa melihat pada jarak dekat. Tapi anehnya Tuhan menciptakan kelelawar untuk hidup di malam hari, yang pasti membutuhkan ketelitian dan kejelian yang lebih dibandingkan di siang hari.

Tapi kelelawar mempunyai yang namanya ekokolik, yaitu kemampuan untuk mengetahui jarak-jarak benda disekitarnya dengan menggunakan suara supersonik. Jadi, seandainya kelelawar merasa minder dan tidak mau berusaha mengambangkan potensinya, dia akan mati kelaparan karena takut terbang malam-malam menabrak sesuatu ketika mencari makan.

Manusia jelas melebihi kelelawar tersebut. Tuhan menciptakan menusia dengan begitu lengkapnya. Ada kekurangan tetapi juga memiliki kelebihan. Jadi jangan pernah merasa minder dengan kelemahan kita, karena kalau kita menggali lebih dalam, kita akan sadar kalau kelemahan kita merupakan kelebihan yang Tuhan berikan…

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Dari Kompasianival: Strategi Ahok, Emil, dan …

Ninoy N Karundeng | | 23 November 2014 | 08:22

Urusan Utang dan Negara: Masih Gus Dur yang …

Abdul Muis Syam | | 23 November 2014 | 05:39

Akrobat Partai Politik Soal Kenaikan BBM …

Elde | | 22 November 2014 | 21:45

Obama Juara 3 Dunia Berkicau di Jaring …

Abanggeutanyo | | 22 November 2014 | 02:59

Nangkring dan Blog Reportase Kispray: …

Kompasiana | | 12 November 2014 | 11:39


TRENDING ARTICLES

Selamat ke Pak Tjip, Elde dan Pakde Kartono …

Pakde Kartono | 4 jam lalu

Kesan-kesan Saya Ikuti Kompasianival 2014, …

Djarwopapua | 12 jam lalu

Catatan Kompasianival 2014: Aksi Untuk …

Achmad Suwefi | 14 jam lalu

Duuuuuh, Jawaban Menteri ini… …

Azis Nizar | 21 November 2014 22:51

Zulkifli Syukur, Siapanya Riedl? …

Fajar Nuryanto | 21 November 2014 22:00


Subscribe and Follow Kompasiana: