Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Ferry Silitonga

My life = psychology + movies + musics

Mata Kelelawar

OPINI | 05 October 2010 | 08:03 Dibaca: 886   Komentar: 15   3

2.bp.blogspot.com
2.bp.blogspot.com

Mungkin tidak banyak yang tahu kalau kelelawar itu memiliki mata dengan jenis yang tidak bisa melihat pada jarak dekat. Tapi anehnya Tuhan menciptakan kelelawar untuk hidup di malam hari, yang pasti membutuhkan ketelitian dan kejelian yang lebih dibandingkan di siang hari.

Tapi kelelawar mempunyai yang namanya ekokolik, yaitu kemampuan untuk mengetahui jarak-jarak benda disekitarnya dengan menggunakan suara supersonik. Jadi, seandainya kelelawar merasa minder dan tidak mau berusaha mengambangkan potensinya, dia akan mati kelaparan karena takut terbang malam-malam menabrak sesuatu ketika mencari makan.

Manusia jelas melebihi kelelawar tersebut. Tuhan menciptakan menusia dengan begitu lengkapnya. Ada kekurangan tetapi juga memiliki kelebihan. Jadi jangan pernah merasa minder dengan kelemahan kita, karena kalau kita menggali lebih dalam, kita akan sadar kalau kelemahan kita merupakan kelebihan yang Tuhan berikan…

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Backpacking 4D3N ke KL – Singapore Berdua …

Debora Mersiana | | 25 April 2015 | 21:18

Tiga Rahasia dari Seorang Instruktur Menulis …

Mauliah Mulkin | | 25 April 2015 | 13:39

Joshua Wong, Scholarism, dan Kisah …

Hardian Relly | | 25 April 2015 | 18:51

Serius, Jangan Mudah Percaya dengan …

Andrian Benny Hiday... | | 25 April 2015 | 17:00

10 Ulasan Kompasianer Terkait Kepergian Olga …

Kompasiana | | 25 April 2015 | 14:38



Subscribe and Follow Kompasiana: