Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Florensius Marsudi

Lelaki sederhana, istri satu, anak satu, putri. Sedang belajar (lagi). Belajar menulis....

Ya Allah bersegeralah menolong aku…

OPINI | 31 July 2010 | 21:24 Dibaca: 2063   Komentar: 18   1

Ya Allah bersegeralah menolong aku, aku tak dapat berjalan sendiri,
Ya Allah bersegeralah menolong aku, aku tak dapat hidup sendiri,
Ya Allah bersegeralah menolong aku, aku menangis sendiri,
Ya Allah bersegeralah menolong aku, aku tak punya rumah,

Ya Allah bersegeralah menolong aku, hatiku disakiti rekan kerjaku,
Ya Allah bersegeralah menolong aku, istriku selingkuh,
Ya Allah bersegeralah menolong aku, suamiku selingkuh
Ya Allah bersegeralah menolong aku, anakku sakit

Ya Allah bersegeralah menolong aku, aku sedang dongkol jalan selalu macet
Ya Allah bersegeralah menolong aku, jerawat dimukaku tak mau hilang…
Ya Allah bersegeralah menolong aku, kakiku panjang sebelah, orang sering mengejekku, bumi bergoyang
Ya Allah bersegeralah menolong aku, tetanggaku memfitnah

Ya Allah bersegeralah menolong aku, suamiku katakan, aku nggak “hot” lagi…blong
Ya Allah bersegeralah menolong aku, suamiku seperti gedebog pisang, letoy…
Ya Allah bersegeralah menolong aku, aku sering merasa kesepian
Ya Allah bersegeralah menolong aku, mengapa “punyaku” kecil sekali, istriku bilang seperti pensil….

Ya Allah bersegeralah menolong aku, sandalku sering hilang jika sembahyangan berjamaah
Ya Allah bersegeralah menolong aku, aku tak suka imamku, pengkotbahku…penyindir
Ya Allah bersegeralah menolong aku, ketua RT-ku yang selalu marah-marah melulu…
Ya Allah bersegeralah menolong aku, mengapa mobilku rusak terus….

Ya Allah bersegeralah menolong aku, bos tempat kerjaku suka jahil
Ya Allah bersegeralah menolong aku, aku pingin naik pangkat

___________________________________________________

“HANYA itu yang kau keluhkan dan kau mintakan tolong?” Tanya Allah.
“Ya, Allah”. Jawabku
“Oh…..kalau begitu, jalani hidupmu. —Berterimakasihlah—, kau masih hidup. Kau masih dapat mengupayakannya. Orang mati tak membutuhkan semuanya itu. Jawabanku inilah pertolonganmu, dan besok MATAHARI MASIH KUTERBITKAN UNTUKMU”.
“………………..”

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[Wisata Purbalingga] Sepotong Kisah Lingga …

Kandar Tjakrawerdaj... | | 22 December 2014 | 16:24

Percuma Merayakan Hari Ibu! …

Wahyu Triasmara | | 22 December 2014 | 11:58

Tumbangnya Pohon Beringin Tanda Bencana …

Cariefs Womba | | 22 December 2014 | 20:33

Berani Duduk di Bangku Paling Depan—Cupu …

Frida Kurniawati | | 22 December 2014 | 18:22

Melatih Anak Jadi Kompasianer …

Muslihudin El Hasan... | | 22 December 2014 | 23:47


TRENDING ARTICLES

Penyelidikan Korupsi RSUD Kota Salatiga …

Bambang Setyawan | 5 jam lalu

Akankah Nama Mereka Pudar?? …

Nanda Pratama | 7 jam lalu

Kasih Ibu dalam Lensa …

Harja Saputra | 8 jam lalu

Hebatnya Ibu Jadul Saya …

Usi Saba Kota | 9 jam lalu

Gabung Kompasiana, Setahun Tulis 8 Buku …

Gaganawati | 10 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: