Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Mengapa Malaikat dan Setan Iri Pada Manusia?

OPINI | 10 May 2010 | 23:57 Dibaca: 1071   Komentar: 14   1

Malaikat dan setan iri pada kita, karena kita hidup sedang mereka abadi. Setiap detik, setiap menit, setiap jam, kita selalu dihadapkan pada kematian, pada kenikmatan, pada kesedihan. sementara setan dan malaikat tidak punya itu. Kematian, kenikmatan dan kesedihan malaikat dan setan hanya datang pada saat kiamat. Makanya mereka selalu menggoda kita, setan mengajak kita pada keburukan, malaikat mengajak pada kebaikan.

Manusia itu hidup. setan dan malaikat juga hidup. Yang membedakan, malaikat dan setan hidup abadi. Sementara manusia tidak. Ini yang membuat mereka iri. Siapa yang mengatakan, ya aku yang bilang. Kenapa demikian? Karena aku manusia, jadi bisa mengatakannya. Kenapa mereka iri pada kita, karena kita setiap detik, setiap menit, setiap jam selalu dihadapkan pada kematian, pada kenikmatan, pada kesusahan, dan yang hebat adalah adalah pada kisah percintaan manusia. Malaikat dan setan mana punya itu…

Yang dipunyai setan cuma kemurkaan, yang dipunyai malaikat cuma kepatuhan. Maka, mereka selalu berlomba-lomba mendekati manusia. Yang satu ingin mengajak ke jalan keburukan, satunya ingin mengajak ke jalan kebaikan. Kalau aku manusia, lebih memilih berada di jalan sirathol mustaqim. Tidak belok kanan atau kiri. Lurus terus hingga sidrathul muntaha.

Tags: umum

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Serangan Teror Penembakan di Gedung Parlemen …

Prayitno Ramelan | | 24 October 2014 | 06:00

Petualangan 13 Hari Menjelajahi Daratan …

Harris Maulana | | 24 October 2014 | 11:53

[ONLINE VOTING] Ayo, Dukung Kompasianer …

Kompasiana | | 16 October 2014 | 14:46

Proses Kreatif Desainer Kover Buku The Fault …

Benny Rhamdani | | 24 October 2014 | 14:11

Bagi Cerita dan Foto Perjalanan Indahnya …

Kompasiana | | 22 October 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Akankah Jokowi Korupsi? Ini Tanggapan Dari …

Rizqi Akbarsyah | 4 jam lalu

Jokowi Berani Ungkap Suap BCA ke Hadi …

Amarul Pradana | 5 jam lalu

Gerindra dapat Posisi Menteri Kabinet Jokowi …

Axtea 99 | 7 jam lalu

Nurul Dibully? …

Dean Ridone | 7 jam lalu

Jokowi Tunda Tentukan Kabinet: Pamer …

Ninoy N Karundeng | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Ada Esensi Pembelajaran Hidup dalam Lagu …

Yunety Tarigan | 8 jam lalu

Aplikasi Info KRL Anti-ketinggalan Kereta …

Nyayu Fatimah Zahro... | 8 jam lalu

Review “The Giver” : Kegagalan …

Irvan Sjafari | 8 jam lalu

Sudah Siapkah Indonesia Menghadapi AFTA …

Ira Cahya | 8 jam lalu

Brisbane akan jadi “Ibu Kota …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: