Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Acc Klub

kesehatan, teknik and umum

Benarkah Setiap Berita Membawa Kabar Baik dan Kabar Buruk ?

OPINI | 10 May 2010 | 18:07 Dibaca: 146   Komentar: 2   1

“But after I have gone, I will send the Spirit to you.”

A friend said that when Jesus said this, Jesus uttered a Good News and Bad News.
The good news is the Holy Spirit will come, encourage and give direction to our lives who believe.
The bad news is jesus going to leave us until the time is not known (unless the Father in Heaven), His next arrival will give us, the ‘new world’

Any news we receive, could be good news or bad news. A friend gave examples: “A baby was born.”
The good news, they are happy with the presence of the baby, laughing with joy, even though the baby was crying.
The bad news, the baby crying (sad sign), some people think there will be additional costs, additional treatment, changes in attention (i.e. from parent to child, first child to the second child, etc.)

The other friend said that the bad news remains that it is bad. For example: Death. The first Friend gave an example: “Lady Di died in an accident.”
The good news: The flower merchants have lots of orders, the hotel owner about the show gets a lot of room so all the rooms full, the TV / electronic media to get good news, and so on.
The bad news: the fashion world lost an idol who always appear attractive, the lover / admirer of losing a female character that is soft and bold, and so on.

A minister said the good news or bad news depending on someone to remember / receive the news. When the news make happy, the good news. Most important news is the reflection. “The future is a mystery. The past is history. Today is a gift / blessing to be grateful.”

You have the same opinion? Or maybe different?
Or you have the same experience? Or different?

Bible References:
Acts.16:22-34 + Psalms.138:1-3,7-8 + John.16:5-11
Kis.16:22-34 + Mzm.138:1-3,7-8 + Yoh.16:5-11

“Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.”

Seorang teman mengatakan saat Yesus mengatakan hal ini, Yesus menyampaikan suatu Kabar Baik dan Kabar Buruk.
Kabar baiknya adalah Roh Kudus akan datang, menyemangati dan memberi arah hidup kepada kita yang percaya.
Kabar buruknya adalah Yesus pergi meninggalkan kita sampai waktu yang tidak diketahui (kecuali Bapa di Surga) Kedatangan-Nya kembali ke dunia akan memberikan ‘dunia yang baru’

Setiap kabar yang kita terima, bisa menjadi Kabar baik atau Kabar buruk. Seorang teman memberikan contoh: “Seorang Bayi telah dilahirkan dengan selamat.”
Kabar baiknya, mereka yang senang dengan kehadiran sang Bayi, tertawa dengan gembira, walaupun sang Bayi menangis.
Kabar buruknya, sang bayi menangis (tanda sedih), sebagian orang berpikir akan ada biaya tambahan, perawatan tambahan, perubahan perhatian (misal dari orang tua ke anak, anak pertama ke anak kedua, dst)

Seorang teman yang lain menyanggahnya bahwa kabar buruk tetaplah buruk. Misalnya: Kematian. Teman yang pertama memberikan contoh: “Lady Di meninggal karena kecelakaan.”
Kabar baiknya: Para pedagang bunga mendapat banyak sekali order, Para pemilik hotel sekitar acara mendapat banyak sekali tamu sehingga semua kamar penuh, TV/ Media elektronik mendapatkan berita yang bagus, dst.
Kabar buruknya: Dunia mode kehilangan sang idola yang selalu tampil menarik, Para pencinta/ pengagum kehilangan tokoh wanita yang lembut dan berani, dst.

Seorang pastur mengatakan Kabar baik atau kabar buruk, tergantung seseorang mau mengenangnya/ menerima kabar itu. Bila menyenangkan hatinya, Kabar Baik. Yang terpenting adalah refleksi. Masa depan adalah Misteri. Masa lalu adalah Sejarah. Hari ini adalah Karunia/Berkat yang harus disyukuri.

Anda mempunyai pendapat yang sama ? Atau mungkin berbeda ?
Atau Anda memiliki pengalaman yang sama ? Atau berbeda ?

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | | 01 September 2014 | 14:02

Karet Loom Bands Picu Kanker …

Isti | | 01 September 2014 | 20:48

Manajemen Pergerakan dan Arah Perjuangan …

Jamesallan Rarung | | 01 September 2014 | 22:12

Florence …

Rahab Ganendra | | 01 September 2014 | 19:09

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 13:48


TRENDING ARTICLES

Ratu Atut [Hanya] Divonis 4 Tahun Penjara! …

Mike Reyssent | 9 jam lalu

Benarkah Soimah Walk Out di IMB Akibat …

Teguh Hariawan | 10 jam lalu

Kisah Nyata “Orang Vietnam Jadi …

Tjiptadinata Effend... | 12 jam lalu

Pak Jokowi, Saya Jenuh Bernegara …

Felix | 15 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

V2 a.k.a Voynich Virus (Part 21) …

Ando Ajo | 9 jam lalu

Koalisi Merah Putih di Ujung Tanduk …

Galaxi2014 | 10 jam lalu

Pemuda Solusi Terbaik Bangsa …

Novri Naldi | 11 jam lalu

Rasa Yang Dipergilirkan …

Den Bhaghoese | 11 jam lalu

Kisah Rhoma Irama “Penjaga …

Asep Rizal | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: