Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Bhtrg

Aku adalah satu diantara mereka dan kamu. Aku hanya bagian dari yang tidak terpisahkan diantara selengkapnya

Manusia yang Dihormati Tuhan (tinjauan Bible).

OPINI | 27 April 2010 | 19:23 Dibaca: 350   Komentar: 2   1

Pendahuluan

Dalam kehidupan beragama/berTuhan, pada umumnya hubungan Tuhan dan manusia adalah sangat jauh secara rohaniah (Roh-roh; baca Roh Tuhan-roh manusia). Maksud secara rohaniah disini adalah Tuhan yang Maha Kudus, Mulia, Baik dan seterusnya. Sedangkan manusia adalah sebagai objek dan sekaligus subjek untuk diubahkan untuk menjadi lebih rohani, lebih kasih, lebih mulia, lebih baik dan seterusnya.

Sejak Adam dan Hawa jatuh kedalam dosa maka hubungan antara Tuhan dan manusia kian jauh. Adam dan Hawa mati secara roh. Tuhan adalah sangat supra, tinggi  dan mulia, serta agung yang berada di surga mulia. Disisi lain, manusia cendrung sebagai pendosa; sibebal; hamba, budak sebagai pelayan dan selanjutnya.   Dalam pengenalan berbagai agama,  akibat dosa-dosanya manusia  diangap  penuh dengan ketidak pantasan di hadapan Tuhan/Allah.

www.thirdeyehealth.com

Langkah Pemulihan Manusia

Didalam keselamatan Tuhan, di dalam Yesus, pemulihan itu dengan mengangkat derajat manusia, dari hamba menjadi anak bahkan pewaris tahta. Syaratnya adalah adanya Roh Tuhan tinggal di dalam manusia.

Bagaimana setiap orang dapat diubahkan, tentunya mereka harus percaya bahwa Tuhan telah mengenapi keselamatan di dalam Yesus. Yesus menjadi model keselamatan itu dan manusia tinggal mengikuti model tersebut. 

Manusia dengan Esensi Roh Tuhan Menjadi Anak Allah.

Kisah Para Rasul 12: 13; Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh. Dalam kekeristenan, setiap yang percaya dan dibaptis maka mereka memiliki Roh Allah yang tinggal di dalamnya.  Sebab semua orang yang dipimpin oleh Roh Allah adalah Anak Allah (Roma 8:14). Menjadi anak Allah adalah memiliki Roh Allah di dalam hidup personal. 

Dalam ayat Roma 8:16 dikatakan: Roh itu (Tuhan/Allah) dan roh-manusia bersaksi bahwa kita adalah anak-anak Allah. Ayat ini terbuka kepada setiap orang yang memilki Roh Allah di dalamnya. Bahkan di ayat Roma 8:28 ditegaskan bahwa Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Yang menunjukkan bahwa  di dalam setiap orang percaya memilki warisan (anak sulung) seperti yang dimiliki Yesus.  Dalam Yakobus 1. 18 jelas mengatakan: Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran, supaya kita pada tingkat yang tertentu menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya. Ayat ini menunjukkan bahwa manusia diingini Tuhan pada tingkatannya menjadi anak sulung, dengan mencontoh Yesus sebagai model dengan anugerah kesulunganNya. Hal ini tentunya terkait dengan keselamatan hingga kekehidupan kekal.

Di Hormati BAPA/Allah

Namun keinginan Tuhan di dalam Yesus adalah agar semakin banyak manusia mendapatkan keselamtan. Dengan melakukan pengajaran dan contoh yang telah diberikan Yesus sendiri. Karena keselamatan adalah HAK MUTLAK BAPA maka Yesus memberikan pengajaran akan bagaimana caranya agar manusia dapat dihormati oleh BAPA/ALLAH. 

Kata yesus di dalam Yohanes 12: 26. Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.

Dalam ayat di atas mengandung makna bahwa syarat dihormati Bapa adalah MELAYANI YESUS? Apakah yang dimaksud melayani Yesus? Melayani Yesus sesunguhnya melakukan kehendakNya. Apakah Kehendak BAPA? yaitu adalah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Hidup didalam sistem keselamatan Tuhan dan meyampaikan kabar baik akan keselamatan keseluruh dunia. Allah menghormati setiap orang yang tidak menyangkan nyawanya demi kemuliaan Tuhan. Hal ini seperti apa yang telah ditunjukkan oleh para murid Yesus, seperti Petrus yang harus kehilangan nyawanya demi menyampaikan kemuliaan Tuhan.

Kesimpulan 

Tuhan memilki program yang cukup jelas hal pemulihan manusia. Untuk melakukan pemulihan itu setiap orang harus memilki Roh Allah di dalam dirinya. Yesus sebagai model rohani. Bagi orang yang melayani Yesus bahkan rela kehilangan nyawanya di hormati Bapa/Allah. 

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pelajaran Akan Filosofi Hidup dari Pendakian …

Erik Febrian | | 18 April 2014 | 10:18

Memahami Penolakan Mahasiswa ITB atas …

Zulfikar Akbar | | 18 April 2014 | 06:43

Curhat Dinda dan Jihad Perempuan …

Faatima Seven | | 17 April 2014 | 23:11

Sandal Kelom, Sandal Buatan Indonesia …

Acik Mdy | | 18 April 2014 | 00:40

Inilah Pemenang Kompasiana - ISIC 2014 Blog …

Kompasiana | | 17 April 2014 | 15:52


TRENDING ARTICLES

Semen Padang Mengindikasikan Kemunduran ISL …

Binball Senior | 5 jam lalu

Senjakala Operator CDMA? …

Topik Irawan | 6 jam lalu

Tips Dari Bule Untuk Dapat Pacar Bule …

Cdt888 | 7 jam lalu

Seorang Ibu Memaafkan Pembunuh Putranya! …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Manuver Amien Rais Menjegal Jokowi? …

Pecel Tempe | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: