Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Othinx

Baru saja menyelesaikan studinya di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara…. Aktif di beberapa gerakan sosial khususnya yang selengkapnya

Mengapa Yesus Mati Disalib??

OPINI | 10 April 2010 | 03:02 Dibaca: 6363   Komentar: 45   2

Tulisan ini adalah ulasan secara singkat mengenai hukuman salib yang dijatuhkan kepada Yesus.

Bagi orang Kristiani kebanyakan, jika ditanya mengapa Yesus mati disalib, mereka akan menjawab untuk menebus dosa manusia dan itu semua sudah digariskan oleh Bapa-Nya disurga…

Tetapi buat saya, jawaban seperti itu hanyalah klise keagamaan saja.Padahal jawaban mengapa Yesus mati disalib dapat dijawab secara lebih ilmiah…

Awalnya para pemuka agama merasa terancam dengan keberadaan Yesus, mereka menganggap Yesus dapat menjatuhkan reputasi mereka, karena ajaran Yesus adalah ajaran yang sejati, ajaran yang benar benar menghidupkan yang mati!

Oleh karena itu setelah kejadian Yesus mengamuk di bait Allah dan menyebut diri-Nya Mesias…para ahli Taurat dan pemuka agama pun tidak menyia nyiakan kesempatan itu…

Dengan segera mereka mengadakan sebuah rapat tertutup untuk mengambil alih peran Yesus, saat itu hanya ada satu cara: BUNUH YESUS!

segera mereka pun menuduh Yesus yang mengatakan bahwa Ia adalah mesias anak Allah, tetapi jika mereka menggunakan alasan itu, Yesus tidak akan dihukum mati, akhirnya para pemuka agama itupun melakukan konspirasi dengan tokoh2 politik saat itu, yakni Pontius Pilatus!

Ya, mereka menghujat rakyat untuk menyalibkan Yesus dengan alih alih bahwa Yesus menyebut diri-Nya raja!

Dengan argumen tersebut, artinya Yesus melawan kekaisaran romawi dan harus dihukum mati!

Namun saat itu Pilatus sebenarnya sadar bahwa itu semua hanyalah akal2an para pemuka agama, oleh karena itu dengan desakan isterinya, ia mencuci tangannya sebagai lambang bahwa ia tidak ikut campur atas darah Yesus…

Akhirnya pun Yesus dihukum mati…hm…

sungguh Ia adalah anak Allah…

Ia mati karena kita...

Ia mati karena kita…

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bukti Nyata Power Sosial Media; Jonan, Ahok, …

Prayitno Ramelan | | 23 November 2014 | 10:59

Curhat Kang Emil pada Ko Ahok di …

Posma Siahaan | | 23 November 2014 | 16:12

Menikmati Kompasianival 2014 Lewat Live …

Gaganawati | | 23 November 2014 | 06:26

Saliman, Buruh Biasa yang Cepat Tangkap …

Topik Irawan | | 23 November 2014 | 16:44

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11


TRENDING ARTICLES

Selamat ke Pak Tjip, Elde dan Pakde Kartono …

Pakde Kartono | 16 jam lalu

Haru Biru di Kompasianival 2014 …

Fey Down | 21 jam lalu

Kesan-kesan Saya Ikuti Kompasianival 2014, …

Djarwopapua | 22 November 2014 23:42

Catatan Kompasianival 2014: Aksi Untuk …

Achmad Suwefi | 22 November 2014 21:41

Duuuuuh, Jawaban Menteri iniā€¦ …

Azis Nizar | 21 November 2014 22:51


HIGHLIGHT

Pomegranate, Buah Legenda Penumpas Penyakit …

Dara Nadira Daulay | 7 jam lalu

Jumlah Kasus HIV/AIDS di Kota Magelang, …

Syaiful W. Harahap | 8 jam lalu

9 Mitos Perihal Jerawat di Muka …

Tabloid Cantik | 8 jam lalu

Jokowi Siap Tak Populer, Produser Tak Siap …

Erwin Alwazir | 8 jam lalu

Tigaratus Guru Non-PNS di Gunungkidul Belum …

Bambang Wahyu Widay... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: