Kompasiana
Jumat, 10 Pebruari 2012

Filsafat

Jadikan Teman | Kirim Pesan

K. Rajawen

Menulis bukan untuk basa-basi dan dipuji ... Menulis untuk berbagi dan mewarnai dunia ini dengan seadanya dan sebisanya

Bingung…., Pusing…, Mengapa Nasibku Begini??!

OPINI | 11 March 2010 | 00:23 519 21 6 dari 8 Kompasianer menilai Bermanfaat

http://faisaljamil.wordpress.com.

http://faisaljamil.wordpress.com.

Bingung . . . Pusing. . . baru tanggal segini
Uang sisa lima puluh ribu
Hari yang tersisa masih panjang menanti

Bagaimana meneruskan hari?

Mengapa nasib harus begini?

Beginilah bila hanya mengandalkan gaji
Kebutuhan banyak sekali
Yang harus selalu dipenuhi
Inilah keluhan yang yang kudengar pagi ini

Inikah problema keluarga masa kini?
Dalam keadaan krisis ekonomi

Aku dan anda apakah mengalami masalah ini?

Tiada gunanya keluh kesah apalagi menangisi
Hidup harus terus dilalui
Apapun yang terjadi

Selagi masih ada rejeki
Walau makan hanya sepiring nasi
Minum segelas air putih
Sepantasnya selalu untuk disyukuri

Masih ada kesempatan menghirup udara pagi
Terbangun melihat mentari
Seharusnya patut berterimakasih

Setiap hari bisa mendengarkan burung-burung bernyanyi

Mengapa tak dinikmati ?


http://compaq40.wordpress.com

http://compaq40.wordpress.com

Kesimpulannya untuk hidup ini
Yang harus dilakoni
Tidak perlu banyak teori

Selalu dengan hati


Bersyukur, Berterimakasih, dan Nikmati



 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User



SUBSCRIBE AND FOLLOW KOMPASIANA:

About Kompasiana | Terms & Conditions | Tutorial | FAQ | Contact Us | Kompasiana Toolbar RSS
KOMPAS.com
© 2008 – 2012