Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Ronalmarta

Lelaki Minang yang pernah domisili di Melayu Riau, serta sempat mampir beberapa musim di Negeri selengkapnya

Doa Setelah Wudu’

OPINI | 26 February 2010 | 06:53 Dibaca: 2599   Komentar: 12   0

Bagi Sobat muslim saya yakin doa tersebut telas faham, atau paling lupa tuh, karna doa setelah wudu merupakan doa awal yang kita hafal dulu ketika masih kanak-kanak, disamping tentu doa makan dan mau tidur, iya khan Sobat. Wah, posting saya bukan bermaksud meminta Sobat sekalian buat melafaskannya, namun saya hanya ingin berbagi mengenai doa tersebut.

Begini, kemeran tepatnya tiga hari yang lalu, secara “tak terduga” saya membeli sebuah buku. Bukunya sih kecil, tipis lagi, dan buku” kadarluasa”. Tapi karna bentuknya mungil tersebut hati saya terbentik buat belinya. Tahu bukunya ?, wah andai saya kasih tau judulnya kau khan menertawaiku Sobat. Judulnya Risalah Tuntutan Shalat Lengkap, gimana keren khan bukunya. Ya, buka berwarna pink yang cetakan pertamanya tahun 76, dan telah dicetak ulang sampai 370 kali. Itu lho, karangan Drs.Mohm.Rifa’I yang diterbitkan PT.Karya Toha Putra Semarang, kenal khan ?.

Trus, apa hubangannya ?. Begini, pas saya baca, eh ada doa setelah wudu’, trus saya lihat lagi, wah ini khan doa yang sering saya lafalkan ketika mengaji di mushola dulu. Karena sudah kenal, saya ulangi membacanya dan alhamdulillah masih lancar nih memori. Lantas, saya niatin tuk mengikrarkannya setelah selesai wudu’. Opst, ada yang ganjil Sobat ?, benar, saya memang ngak pernah lagi mengamalkannya setelah “wawasan” saya berkembang. Entahlah, mungkin karena efek bahwa islam itu ngak sulit yang saya kenal ketika telah dewasa, maka doa setelah wudu’ pun tereliminasi dari rutinitas ibadah saya. Ku akui juga, bahwa ia bukan satu-satunya, banyak Sobat, seperti ketika bangkit setelah ruku’, tangan ini hanya diam, doa I’tidal, juga yang terpendek, serta yang lainnya, hal ini muncul karena pemahaman “simplepikasi” yang sempurna dariku.

Ketika Bilal memanggil, saya bangkit dan mengambil wudu’, ngak biasanya sih tepat waktu, mungkin efek sementara habis baca buku tersebut. Selesai wudu’, saya pun shalat, lantas habis salam, Astaqfirullah, doa yang “baru” kuhafal lupa kuterapkan. Ya udah, bisik hati ini, mungkin habis wudu’ selanjutnya kan kubaca. Bilal kembali memanggil, dan kaki ini pun melangkah mengambil wudu’, trus shalat, eh lupa lagi sobat. Sampai tulisan ini kutulis, doa “baru” tersebut belum juga terterapkan, padahal telah kutasbihkan tuk melakuin.

Sambil tulisan ini kutulis, bathin ini tersenyum, pepatah lama kembali terngiang “ingat jalan karena ditempuh, hafal kaji karena diulang”. Benar, ternyata Sobat, kebiasaan yang lama telah terabaikan, sulit tuk mempraktekannya lagi. Ada hal indah yang kudapat dari pengalaman ini, bahwa ilmu bukan tuk dipahami dan diperdebatkan, tapi diaplikasikan. Semoga ketika ini kutulis, dan ku “siarkan” di media ini, bisa mengingatkanku, dan alangkah bermanfaatkan pabila ada Sobat yang “sepengalam” tentang ini.

Ba’da Jum’at dan pertama mengamalkannya lagi,

Allahummaj’alnii minat-tawwaabina, waj’alnii minal-mutathahirina, waj’alnii min’ibaadikash-shaalihiin.

(Ya Allah jadikanlah aku orang yang ahli taubat, dan jadikanlah aku orang yang suci, dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh).

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 6 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 6 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 6 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 12 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Definisi Administrasi dan Supervisi …

Sukasmo Kasmo | 8 jam lalu

Kabinet: Ujian Pertama Jokowi …

Hans Jait | 8 jam lalu

Kinerja Buruk PLN Suluttenggo …

Hendi Tungkagi | 8 jam lalu

Jokowi-JK Berantas Koruptor Sekaligus …

Opa Jappy | 8 jam lalu

Luar Biasa, Indonesia Juara Matematika …

Dean Ridone | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: