

Saya melihat banyak anggota dewan seperti bertengkar pada siaran langsung sidang sidang pansus century, termasuk sidang hari ini, tampak para anggota dewan yang terhormat sudah mengabaikan sopan santun cita rasa orang Indonesia yang saling hormat menghormati, hormat kepada sesama, hormat kepada orang tua, hormat kepada orang yang lebih tua, hormat kepada ibu bapa, hormat kepada mertua, hormat kepada pemimpin kita, hormat kepada peminpin sidang. Paling tidak saya melihat sudah kendur kawan.
Saya jadi ingat lagi pepatah Indonesia, gara gara nila setitik rusak susu sebelanga.
Saya tanya kepada anak lelaki saya yang sekarang kelas sembilan, Adek, bapak lupa, kamu tahu arti pepatah “nila setitik rusak susu sebelanga”
Ah bapak, ada ada saja, enggak tahu ah.
Ini bapak kasih tahu “nila setitik rusak susu sebelanga” atinya ( dikutip dari wikiquote ) hanya karena kesalahan kecil yang tampak tidak ada artinya, seluruh persoalan menjadi kacau dan berantakan.
Salam dari Kuala Lumpur
Tags: rudi esape

Saya pernah komen di tulisannya Pak ASA yg tentang cucakrowo: Politikus sejati mestinya tahu sopan santun, mulutnya santun & tahu peradaban. Gak baik tingkah lakunya yang gak sopan dilihat orang banyak, memalukan. Contoh gak baik bagi generasi penerus.
Apa perlu diadakan pelajaran atau kursus etika & sopan santun bagi anggota DPR, MPR dan seluruh pejabat..?
+1
-1
tk Mbak, sepertinya Iya…………..
sudah nggak jelas semuanya, kita diluar, apakah itu bener atau memang begit adanya, mereka tampak akur akur saja, dua bulan duduk dan makan bersama……….kita penonton tertipu apa tidak ya?………….jangan jangan, jangan jangan
+1
-1
Dunia ini panggung sandiwara, Pak (kata Ahmad Albar…
)
+1
-1

kata Nike Ardila juga Mbak Tyas ,Dunia ini panggung sandiwara
ceritanya mudah berubah,ada peran wajah dan ada peran berpura-pura,,hehe
salam love,peace and gaul,,,
+1
-1
O, jadi semuanya panggung sandiwara, ya…………..banyak peran
jadi kita, bagaimana dong. Tidak usah nonton lagi saja ya?
tertipu aku………….
+1
-1

Ikutan komen, neh Pak. Biar rame.. kik…kik..kik…
+1
-1

padahal denger2 anggaran untuk Pansus Century ini mencapai 2M.
tapi 2M itu cuma buat bertengkar, bukan buat cari solusi.
dari sisi karakter masing2 sih bisa dimaklumi, ada yang temperamental, ada yang sabar, ada yang keliatannya cuek bebek, dan aneka karakter lainnya.
yang tak bisa dimaklumi adalah, koq semua perbedaan diantara mereka malah mereka kokohkan yang akhirnya malah memepertajam sinisme sehingga solusi2 ngga pernah terlihat.
mudah2an ada perubahan lah.
+1
-1
mas………… kalau saya sudah tidak hoiran lagi macam beginian,…………..mereka memang pandai, disidang memang itu bisa marah beneran, tapi diluar sidang biasanya mereka rangkulan………dengan berbagai alasan, bisa diterima dan masuk akal, berantemkan untuk urusan…..bukan pribadi kira kira begitu……………aslkan jangan lupa saja ini bukan panggung sandiwara, tiga S, santai semua selesai , sebaimana mustinya………….kalau salah ya salah…..
mudah mudahan, bukan panggung sandiwara.,…………..nila setitik rusak susu sebelanga
salam dan sukses
+1
-1
untung bukan nila setitik rusak susu sebelahnya…hahaha..
+1
-1
hahahahahha……onno ae sampian…………..
mas kalau mau ngomongin , susu baca juga dong, naik keeta jabotabek dapat hadiah susu gratis…………hehe, hoyyoo
Ya.
+1
-1
Guest User