Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Helly Anggara

Tuhan telah menegurku dengan Cinta, Kini aku bukanlah sang "pungguk merindukan bulan", dengan kasih dan sayang selengkapnya

Tentang “Jati Diri”

OPINI | 25 December 2009 | 12:15 Dibaca: 12474   Komentar: 5   0

Apakah sebenarnya arti dari Jati Diri?

banyak yang menyatakan bahwa dirinya sedang dalam pencarian jati diri, saya pun pernah bahkan sering menyatakan hal tersebut, tanpa mengetahui apa arti dari jati diri itu sendiri.

bagaimana mungkin kita menemukan sesuatu yang bahkan kita sendiri tidak ketahui.
beberapa waktu lalu saat bertanya pada informanku (mbah google), “plak” aku tersadar.

dari sekian banyak blog, tak ada arti yang sebenar-benarnya tentang jati diri.
lalu ku buka KMBHI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), tak ada juga yang namanya Jati Diri.

lalu apa sebenarnya Jati Diri tersebut?

berdasarkan KMBHI

Baiklah, aku mulai dari kata Jati
jati (1) : pohon yg kayunya keras dan ulet, baik untuk bahan rumah dsb, daunnya besar, bulat, dan kasar pd permukaannya, tapi bukan yang itu mbah…….. yang satunya…

Jati : ciri-ciri, gambaran, atau keadaan khusus seseorang atau suatu benda; identitas atau yang mungkin lebih tepat disebut Inti

lanjut ke Diri
Diri : orang seorang(terpisah dari yang lainnya); badan

ku coba pahami dan gabungkan kedua makna diatas,

Jati Diri adalah identitas atau inti kehidupan dari seseorang.

ada sih beberapa orang yang di blog nya menyatakan telah menemukan Jati Dirinya, lalu apakah ada pertanda bahwa dia telah menemukan jati dirinya?
tanda-tanda seperti apakah orang yang telah menemukan jati dirinya?
hidup bahagia? mimpi yang terwujud? mendapatkan kekasih yang diinginkannya? pekerjaan yang layak? atau peringatan dari yang maha kuasa?

Sesaat saya berpikir, untuk apa saya mencari jati diri saya sendiri, untuk kebahagiaan? untuk membahagiakan orang lain?

Tak perlulah saya mencari jati diri saya lagi, karena inilah Jati diri saya.

Saya yang apa adanya

skrg yang perlu saya lakukan hanyalah menjadi saya yang lebih baik yang apa adanya.. dan bukan lebih baik yang ada apa-apanya

terima kasih

Angga Rascal

Tags: jati diri

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tentang Keaslian Akun Twitter @jokowi_do2 …

Blontank Poer | | 28 January 2015 | 16:12

Kisah Pencari Logam Mulia di Batu Hijau …

Dhanang Dhave | | 28 January 2015 | 09:59

Esensi “Tongsis” …

Fandi Sido | | 28 January 2015 | 10:42

Harta Karun Tanah Papua …

Rico Tude | | 28 January 2015 | 15:14

Ayah Bunda, Ini yang Sebaiknya Dilakukan …

Achmad Suwefi | | 27 January 2015 | 16:56


TRENDING ARTICLES

Aksi Heroik Raja Salman …

Muhammad Armand | 8 jam lalu

Pencalonan BG Bukan Inisiatif Jokowi! …

Elde | 9 jam lalu

Tim 9 Tidak Independen, Hanya Panggung …

Isson Khairul | 12 jam lalu

Inilah Alasan Effendi Simbolon Menunjukan …

Dean Ridone | 13 jam lalu

Jokowi Perlu Contoh Raja Baru Arab Saudi …

Mustafa Kamal | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: