Back to Kompasiana
Artikel

Filsafat

Aku Menelanjangi Diriku,…

OPINI | 04 December 2009 | 12:17 Dibaca: 281   Komentar: 3   0

Apakah Aku Tidak Mengenal Diriku,..?

Selamat berjumpa sdr Wangwung, saya ucapkan banyak terima kasih atas tanggapan anda, mengenai tulisan saya yag berjudul ” tidak mungkin hanya ada satu Tuhan,”

Karena sdr Wangwung menulis aku tidak tahu diri, bahkan tidak mengenal diri sendiri, maka itu aku akan memperkenalkan diriku sbb :

Aku terdiri dari tiga kepribadian yaitu,…

Aku Fisikal dikendalikan oleh naluri, a,l hidup, makan, berkembang biak, dan mati. Datangku dari tanah kembaliku kedalam tanah,,,

Aku Emosional dikegalikan oleh emosi, ambisi, cinta, pemikiran, kemudian lenyap, datangku dari sensansi2, sensasi lenyap, akupun lenyap juga.

Aku Kesadaran, adalah saksi bisu alam semesta, datangku dari alam kesadaran, dan kebaliku juga kedalam alam kesadaran,..

Aku yang berasal dari bawah, fisikal dan emosional, tidak mungkin mengenal Tuhan, dia hanya bisa mepunyai keyakinan akan adanya Tuhan. Betapapun kukuatan pikiran anda, tidak akan mengenal Tuhan karena anda berasal dari bawah. Kalau anda membaca dan memahami ajaran spititual Yesus anda akan mengerti perkataan Yesus “kamu berasal dari bawah”… biarlah orang mati menguburkan orang mati. Manusia dari bawah hakikatnya ialah orang mati, karena dia tidak memiliki kesadaran. Yesus katakan, aku ada dalam kamu, dan kamu ada dalam aku, kita sama-sama berada dalam Allah Bapa. Itulah sebabnya Yesus disalibkan dengan tuduhan menghujat Tuhan, karena dia mengenal bahkan menyatu dengan Tuhan.

Manusia dari atas terdiri dari emosional dan kesadaran, dialah yang hidup kekal, dialah yang mengenal dan melihat Tuhan. Jika kamu tidak dilahirkan dari roh, kamua tidak akan mengenal Tuhan

Manusia dari bawah memiliki kesadaran fisikal, jika fisiknya mati, maka kesadaran fisik itupun akan lenyap. Manusia dari atas memiliki kesadaran spirit, jika fisiknya mati, spiritnya tetap sadar, Pikiran adalah bahagian dari fisik, tidak mungkin mengenal Tuhan, dia hanya bisa meyakini adanya Tuhan, tetapi spirit adalah bahagian dari Tuhan, dia dapat mengenal Tuhan. Untuk mencapai kesadaran spirit anda harus menyelami diri anda , dengan terlebih dahulu harus membersihkan bathin anda.

Demikin dulu sdr Wangwung, betul kata anda, biar saya menulis segudang, anda tidak akan mengerti apa yang saya katakan, karena anda masih berada dalam kesadaran fisik dan emosional, Hanya orang yang dilahirkan dari roh yang dapat melihat roh. ,, Salam,. (madeteling@plasa.com)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mengubah Hujan Batu Menjadi Emas di Negeri …

Sekar Sari Indah Ca... | | 19 December 2014 | 17:02

Haruskah Jokowi Blusukan ke Daerah Konflik …

Evha Uaga | | 19 December 2014 | 12:18

Artis, Bulu yang ‘Terpandang’ di …

Sahroha Lumbanraja | | 19 December 2014 | 16:57

Bintang dan Tumor …

Iyungkasa | | 19 December 2014 | 21:29

Blog Competition Coca-Cola Sampai Akhir …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Singapura Menang Tanpa Perang Melawan …

Mas Wahyu | 4 jam lalu

RUU MD3 & Surat Hamdan Zoelfa …

Cindelaras 29 | 7 jam lalu

Potong Generasi ala Timnas Vietnam Usai …

Achmad Suwefi | 12 jam lalu

Penyebutan “Video Amatir” Adalah …

Arief Firhanusa | 12 jam lalu

Menteri Rini “Sasaran Tembak” …

Gunawan | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: