Artikel

Filsafat

Nasib Blog, Jika Si-empunya Dijemput Ajal…


HL | 04 November 2009 | 23:34 Dibaca: 595   Komentar: 28   6 dari 6 Kompasianer menilai Inspiratif

Sudah hampir dua pekan kita semua kehilangan salah satu blogger di Kompasiana ini (kompasianers), Puri nama panggilannya telah berpulang akibat penyakit kanker payudara yang dideritanya. Namun beruntunglah Puri, karena ia telah menjadi seorang blogger dikomunitas yang tepat, sesaat sebelum kepergiannya menghadap sang Khalik.

Tulisan ini sebenarnya sudah pernah saya postingkan pada bulan November tahun 2008 yang lalu, tapi ketika Puri, sahabat kita semua di Kompasiana ini, yang juga seorang blogger benar-benar pergi meninggalkan kita semua, saya jadi teringat dengan tulisan yang pernah saya buat, berikut ini adalah kutipannya:

Mempersiapkan Blog Sambil Menunggu Ajal!!….

Tak tahu mengapa, tiba-tiba saja terlintas dalam benak saya sebuah saat dimana saya, anda dan kita semua tak sanggup menolaknya meskipun hanya sedetik. Ya, peristiwa itu adalah saat-saat dimana sang “Ajal” sedang menanti akan “Terjelang”!!!…..

Detik demi detik terus berjalan, menit ke menit telah kita lalui, jam ke jam sanggup kita lewati, hari ke hari sudah kita nikmati, minggu ke minggu juga terlampaui, bulan ke bulan tak terasa berlalu, tahun ke tahun pun sudah kita jalani, hanya satu yang pasti dan harus di ingat, yakni “Ajal kita semakin mendekat”.

Mungkin hanya satu diantara sejuta orang yang berpikir tentang kematian, apalagi saat ini kita tengah menikmati kehidupan duniawi yang penuh dengan kemewahan, sibuk menikmati kekuasaan, bingung menghabiskan kekayaan, bahkan pusing tujuh keliling bagaimana kita bisa bertahan untuk hidup ditengah kondisi perekonomian yang sangat sulit ini. Bisa dipastikan bahwa kita semua hampir tak punya waktu luang untuk berpikir selain mengenai kehidupan duniawi.

Biasanya kita hanya berpikir tentang hal-hal yang bertolak belakang dengan kematian, bahkan ada sebagian dari masyarakat kita yang menganggap bahwa kematian ini hanya akan membuat kita tidak termotivasi untuk menjalani kehidupan duniawi yang rasanya sangat sayang untuk terlewatkan (enjoy it!!…..mumpung masih hidup katanya!!….).

Pembicaraan mengenai kematian seringkali dianggap tabu dan tidak nyaman untuk dibahas, padahal sadar tak sadar kematian sedang menunggu kita semua. Kita semua tahu bahwa tidak ada yang bisa menjamin, satu hari setelah anda membaca tulisan ini ajal akan menjemput, bahkan satu jam atau satu detikpun itu semua bisa terjadi!!!…

Akhir kehidupan yang sangat dahsyat yang saat ini tengah menunggu manusia, seharusnya mampu menyadarkan dirinya bahwa ia bukanlah hanya tubuh semata, melainkan jiwa yang “dibungkus” dalam tubuh. Dengan lain perkataan, manusia harus menyadari bahwa ia memiliki suatu eksistensi di luar tubuhnya, apapun itu bentuknya, meskipun hanya sebagai “Blogger”!!!….

Siapapun orangnya, apapun profesinya (termasuk seorang blogger), pasti akan menghadapi saat itu, saat dimana ia akan mengalami kematian. Dari sekian banyak “Blogger” yang muncul saat ini, pernahkah kita berpikir ada berapa banyak jumlah “Blog” yang sudah tidak aktif karena ditinggalkan oleh pemiliknya???…Bukan karena tak ada waktu lagi untuk ngeblog, bukan karena lagi malas ngeblog, bukan karena sudah bosan ngeblog, dan bukan juga karena lupa id dan passwordnya, tapi karena satu hal, yakni “Ajal” sudah dijemput!!!…

Bagaimana jika ini terjadi pada saya, anda dan kita semua sebagai “Blogger”???….Apa yang telah kita persiapkan melalui “Blog”??? Jika kita meninggal, bagaimana nasib “Blog” yang selama ini kita banggakan???…Akankah ikut terkubur bersama tubuh kita???….Bisakah “Blog” kita akan tetap abadi dan bermanfaat bagi para pengunjungnya??? Bahkan tetap abadi sepanjang masa???……Jawabnya kembali kepada diri kita masing-masing!!!…

Tentunya kita semua berharap “Blog” yang kita bangun dan kelola selama ini akan tetap abadi meskipun kita telah tiada!!!… Bagaimana caranya??? Menurut saya ada satu jawaban yang akan membuat “Blog” kita bisa tetap abadi. Yakni dengan cara: “Mempersiapkan Blog Sambil Menunggu Ajal!!!”….

Bagaimana dengan Anda???… Adakah satu jawaban yang bisa membuat “Blog” anda tetap abadi meskipun Anda telah tiada???…

“Si-Blogger” bisa saja “Mati”, tapi “Blog” nya tidak akan pernah “Mati”, bahkan akan tetap abadi sepanjang masa!!!…..Semoga..

(ditulis saat tengah malam, 17 November 2008)

Please also visit this article at:

http://umum.kompasiana.com/2008/11/17/mempersiapkan-blog-sambil-menunggu-ajal/

Tulisan diatas saya sampaikan kembali hanya untuk sekedar mengingatkan kepada kita semua, bahwa kepergian Puri juga akan terjadi pada diri kita semua. Meskipun tidak tahu kapan “kontrak” kita didunia ini akan berakhir, namun tidak ada salahnya juga jika kita mulai mempersiapkan segala sesuatu hal terkait dengan kematian!….

Sebagai seorang blogger, saya merasa perlu untuk mempersiapkan “blog” yang saya banggakan saat ini agar tatkala saat itu terjelang, blog saya masih bisa diwariskan dan paling tidak masih bisa tetap bermanfaat bagi banyak orang!……

Selamat jalan Puri, semoga tenang berada di sisi-Nya. Semua yang kita lakukan selama kita hidup ini tidak akan menjadi sia-sia, meskipun hanya sebagai seorang blogger!…

Salam Gerakan Pita Pink,

www.yulyanto.com

* Artikel ini saya dedikasikan khusus untuk kepergian teman kita semua , seorang blogger kompasiana, Puriwati Purasari Andono (Puri).

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: