Ini bukan wahyu, atau ramalan Lia Eden, tetapi perhitungan yang pasti seperti kepastian datangnya hari esok. Seperti kepastian datangya siang, setelah malam berlalu.
Seperti pasti lenyapnya zaman purba, seperti pasti jatuhmya para kaisar dan raja2
Kepercayaan, kalau sudah dijamah science, pasti akan lenyap seperti kepercayaan bumi itu ceper, setelah diketahui bumi ini bulat, kepercayaan serupa itupun lenyap pula.
Seperti waktu mendaratnya appolo di bulan, seorang kakek langsung mati karena serangan jantung. Kepercayaan kakek begtu tebal, bahwa tidak mungkin manusia bisa sampai di bulan. Setelah dia menonton pendaratan manusia di bulan, kepercayaannya musnah bersama lenyap nyawanya kakek
Kepercayaan purba lenyap, kepercayaan animisme lenyap, kepercayaan politheisme lenyap, kepercayaan monothisme pasti akan bernasib sama, tinggal tunggu waktunya. Kenapa kepercayaan bisa lenyap,..? karena kepercayaan adalah ujung dari kebodohan, kalau kebodohan diterangi oleh pengetahun , maka lenyaplah kepercayaan. Awal dari kepercayaan adalah ketidak tahuan, lanjut keraguan, lanjut kepercayaan, lanjut keyakinan, kemudian lenyap ditelan pengetahuan.
Pengetahuan apa yang melenyapkan agama,..? dasar agama adalah kepercayaan, kalau kepercayaannya itu diterangi oleh pengetahuan, bukankah doktrin agama itu seperti hantu kesiangan, anak2 akan menganggapnya sebagai barang antik.
Apakah Tuhan mungkin bisa diktahui,..? Yesus sudah mengajarkan hal ini dua ribu tahun yang lalu, tetapi sampai sekarang umat tidak tahu karena dihadang oleh doktrin agama.
yang menutup anak2 dengan jangkang kebodohan seperti anak keong yang dirutup jangkan sejak kecil.
Melalui internet anak2 keong bisa membuka jangkangnya, sehingga bisa melihat dunia luar yang lebih luas , anak2 katak bisa keluar dari tempurung sehingga mnegtahui bahwa dunia tempurungyan itu sempit, ternyata diluar ada dunia yang lebih luas.
Tetapi pengetahuan yang didapat dari internet jangan sampai mencelakai bapakmu,seperti ceritra seeikor anak katak. Sbb Anak katak keluar dan melihat seekor sapi, dia bilang sama bapaknya bahwa ada makhluk besar sekali. Bapak mengembungkan perutnya, apakah sebesar ini,..? lebih besar lagi papa kata anaknya, bapak mengembungkan lagi pertutnya,..anak tetap mengatakan lebih besar lagi, sampai perut bapaknya meletus. Biarlah kebodohan bapakmu apa adanya, jangan kamu memberikan dia pengetahuan yang tidak bisa dia cerna, sehingga mencelakai hidupnya.
Bacalah tulisan saya mengenai “ajaran spirtual Yesus” dan Doa bapa kami, disana ada ayat memberi perumpaan Roh seperti angin. Keberadaannya dapat kamu rasakan, pekerjaannya dapat kamu lihat, tetapi kamu tidak tahu dari mana datangnya dan kemana perginya. Itulah Roh dan roh itulah Tuhan.
Saya menulis pengetahuan tentang Tuhan bukan hal yang baru, duaribu tahun yang lalu Yesus sudah menulis dan meperlihatkannya, saya hanya mengulangi dengan bahasa orang awam, bukan bahasa spiritual yang sulit dimengerti..
Kenapa umat sulit mengetahui Tuhan,..? kareana mereka melihat dengan mata daging, karena mereka masih ditutup oleh lebu tanah, mereka belum lahir dari roh. Hanya roh yang dapat melihat roh, daging tidak mungkin melihat roh.
Bagaimana caranya lahir dari Roh,.bacalah artikel DOA Bapa kami, yang intinya adalah bersihkan bathinmu, buang dendam, buang cemburu, buang emosi, buang segala macam keinginan duniawi, sehingga hatimu bersih. Setelah hatimu bersih, datang ketempat sunyi, Tuhan akan temui kamu disana , sederhana bukan,..?
Bagi anak2 muda , menghadaplah kedepan, jangan menghadap kebelakang, sebab dunia belakang pasti akan berlalu , jangan berdiri dibawah tembok yang sudah miring kalau tidak ingin tertimbun reruntuhan zaman. Ini baukan nasihat tetapi filosofis kehidupan. Palu Kamis, 29 Oktober 2009
Zaman Science Tanpa Agama.
Saya tidak mengharapkam dinosorors musnah,..
Saya tidak menharapak hidup saya harus berakhir
Saya tidak mengharapkan agama lenyap.,.
Itulah hukum evolusi jangan salahkan siapa-siapa.
Kebodohan, kepercayaan, dan pengetahuan adalah rangkaian evolusi.
Kebodohan, tidak rela diganti dengan kepercayaan,..
Kepercayaan tidak rela diganti dengan pengetahuan,..
Raja tua tidak rela diganti dengan raja muda,.
Itulah hukum alam,..
Bagaimana modelnya masyarakat tanpa agama,..?
Bagimana modelnya masyarakat tanpa kepercayaan,..?
Hukumnya sangat sederhana,.yaitu objetivitas…
Dasarnya ialah realitas,..
Tata surya ditata dengan rapi, tanpa subjetivitas,
Masyarakat tanpa agama ditata dengan sience, tanpa subjetivitas
Setiap manusia tahu garis hidupnya, tahu lintasannya, tahu relnya,.
Sedikit kemungkinan bertabrakan dengan manusia lainnya,….
Kalau terjadi tabrakan , semua data masuk komputer, hasilnya adalah keputusan.
Tidak ada hakim, tidak ada jaksa, tidak ada polisi,
Semua kegiatan direkam dalam kompter, dapat diakses oleh siapa saja.
Zaman kepercayaan terlalu subjectif, setiap orang bisa menjadi hakim,..
Dasar hukumnya ialah kekuasaan,
Penguasa bisa buat skenario hukum untuk kriminalisa musuh-musuhnya
Dia lupa bahwa diatas langit masih ada langit.
Polisi, jaksa ,dan hakim ada dalam skenario, atasannya.
Keputusan sudah dibuat. Pasti sesuai pesanan penguasa yang berada dibalik layar.
Soal pekerjaan,.? .setiap orang sudah tahu job dan peran kelahirannya,..
Seperti daun,bunga batang dan ranting dalam satu pohon, semua tahu jobnya.
Tidak ada iri hati, tidak ada cemburu, tidak ada penghinaan, semua pada tempatnya
Tidak ada dosa, karena semua sesuai dengan perintah Tuhan..
Zaman agama banyak dosa, karena mereka tidak tahu relnya,
Pemulung coba jadi dpr, perampok coba jadi polisi, itulah dosa
Manusia tidak tahu untuk apa dia dilahirkan, apa jobnya, semua serba tidak tahu.
Zaman nanti semua orang sudah tahu,..karena anaknya diajar pengetahuan,.
Sekarang semua orang percaya, karena anaknya diajar kepercayaan
Palu, 29 Oktober 2009, madeteling@plasa.com
Bisnis kuliner menjamur dimana-mana. Bila Anda pernah menikmati hidangan atau masakan yang unik atau pernah
